|
Ditulis Oleh: Syaikh mahmud Ahmad Rasyid dan Syaikh Abu Sanad Muhammad
|
 Al Fiqh fi Ad Diin (pemahaman dalam agama) dan kebutuhan umat ini terhadap keberadaannya sangatlah penting, di samping kebutuhannya terhadap makan dan minum. Sebuah hadits yang diriwayatkan dari Mu'awiyah -rodliallohu anhu- , bahwa Nabi Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda : "Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan baginya, niscaya Allah akan pahamkan baginya (urusan) agama." [HR. Bukhari (I/24) dan Muslim (11/718)] Dalam 'samudera' perbedaan pendapat, 'al 'Ashabiyah al- Madzabiyah' (fanatik mazhab), serta banyaknya ucapan qiila wa qaala (katanya dan katanya.), dan benarlah apa yang disabdakan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam tentang kita: "Sesungguhnya Alloh Tabarraka Wa Ta'ala tidak mengambil ilmu dengan mencabut dari hamba, tetapi Allah mengambil ilmu dengan diwafatkanya para ulama hingga tidak tersisa seorang alim-pun. Lalu mereka mengambil orang-Orang yang bodoh sebagai pemimpin mereka, mereka bertanya dan mereka memberikan fatwa tanpa ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan." [HR. Bukhari (I/100) dan Muslim (IV/2058)] |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Imam Ahmad bin hanbal -rahimahullah-
|
 Musnad adalah kitab yang berisi kumpulan hadits yang tidak diurut berdasarkan urutan bab-bab fiqih namun dikelompokkan/diurutkan menurut setiap Shohabat rodliallohu anhum , baik hadits shahih, hasan atau dhaif. Urutan nama-nama para Shohabat didalam musnad kadang berdasarkan huruf hijaiyah atau alfabet sebagaimana dilakukan oleh ulama dan ini yang paling mudah, kadang juga berdasarkan pada kabilah dan suku, atau berdasarkan yang paling dahulu masuk Islam, atau berdasarkan negeri (asal). |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Zaenal Abidin Syamsudin Lc
|
 Alloh Tabarraka Wa Ta'ala mengutus Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam kepada masa vakum kenabian, manusia hidup dalam kondisi jahiliyah sempurna, perpecahan terjadi dimana-mana, kesyirikan menggurita, tatanan moral rusak dan suasana kehidupan tidak mengenal agama Allah, kecuali segelintir mereka yang masih menghargai agama nabi Ibrahim. Bahkan mereka menyembah sesembahan selain Allah, dengan dalih melestarikan keyakinan nenek moyang, sebagaimana firman Allah , "Bahkan mereka berrkata, "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka-" (QS. Az-Zukhruf [43]: 22) |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh: Ust. Abdul Hakim Abdat & ust. Yazid Abdul Qodir Jawas
|
|
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
<< Awal < Sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikut > Akhir >>
|
| Hasil 37 - 40 dari 894 |