|
Ditulis Oleh: Ust. Zaenal Abidin Syamsuddin Lc
|
 Ada segelintir orang yang menyangka bahwa sikap tawakal meniadakan berbagai macam bentuk usaha dan ikhtiar, sehingga banyak di antara mereka yang enggan bekerja dan malas berusaha. Padahal bekerja bisa berhukum wajib, sunnah, mubah, atau makruh, bahkan bisa haram tergantung pada kondisi, jenis dan tujuan bekerja. Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam manusia yang paling bertawakal kepada Alloh Azza wa Jalla tetapi beliau tetap bekerja dan berkarya, baik dengan pergi ke medan perang maupun berniaga di pasar untuk mencari nafkah, bahkan orang-orang kafir berkomentar sebagaimana yang tercantum dalam firman Alloh Azza wa Jalla " Dan mereka berkata:"Mengapa Rosul itu memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengan dia? (QS. Al-Furqan 1251:7) |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Faishal bin Ali Al Ba'dani
|
 "Haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga," demikian sabda Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam . Adakah yang lebih berharga daripada surga?, Dunia berikut segala isinya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengannya, bahkan kain kerudung bidadari di surga itu lebih baik ketimbang dunia berikut segala isinya. Tak heran bila kaum Muslimin sangat berkeinginan untuk melaksanakan ibadah haji, bahkan ada yang ramai-ramai demonstrasi di jalanan karena kuota haji daerahnya dikurangi.?!!. Tarif ongkos naik haji (ONH) yang tinggi tidak menyurut minat kaum Muslimin untuk menunaikan ibadah haji, karena mendambakan surga yang berharga itu. Di samping itu, ibadah haji adalah rukun Islam ke-lima yang wajib dikerjakan oleh orang-orang yang mampu. |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Dr Abdussalam Muqbil Al majdi
|
 Sungguh, Alloh Azza wa Jalla telah mengutus Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam dengan misi dakwah dan tugas beliau sebagai penyampai Kalamulloh kepada manusia. Alloh Azza wa Jalla berfirman, yang artinya: " maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang." [QS An Nahl 82] Alloh Azza wa Jalla juga berfirman, yang artinya," Hai Rosul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." [QS Al maidah 67]. Juga Seperti halnya kewajiban yang diberikan oleh Alloh Azza wa Jalla kepada para Rosul lainnya, sebagaimana firman Alloh Azza wa Jalla yang artinya ," Dan kewajiban Rosul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan seterang-terangnya." [QS Al Ankabut 18]. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh: /pembicara: ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat
|
 Al-lmam Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal, adalah seorang Imam Ahlussunnah. Beliau lahir pada bulan Rabi'ul Awwal 164 H dan wafat 241 H. Perjalanan kehidupan beliau seluruhnya ilmiyyah dan amaliyyah, sebagai pembeda antara sunnah dan bid'ah. Imam As-Syafi'i Rahimahullah Ta'ala menjelaskan: "Imam Ahmad bin Hanbal disebut imam atas 8 perkara; Imam dalam hadits, Imam dalam fiqh, Imam dalam lughoh (bahasa arab), Imam dalam AI-Qur'an, Imam dalam kefakiran, Imam dalam Zuhud, Imam dalam Wara' dan Imam dalam Sunnah. Dalam penjelasannya yang lain, "Aku keluar dari kota Baghdad (menuju Mesir), maka tidak aku tinggalkan di kota ini, seorang yang lebih utama, lebih 'alim, lebih faqih dari Ahmad bin Hanbal Rahimahullahu Ta'ala. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
<< Awal < Sebelum 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Berikut > Akhir >>
|
| Hasil 65 - 68 dari 669 |