|
Ditulis Oleh: Syaikh DR Muhammad bin Abdurrahman Al Khumais
|
|
Imam Abu Al Hasan Al Asy'ari, sosok ulama yang seringkali dinisbatkan sebagai pendiri aliran asy'ariyah. Sesungguhnya Beliau -rahimahullah- pernah mengalami tiga fase dalam beraqidah. Pertama, Beliau menganut akidah mu'tazilah selama sekitar 40 tahun karena banyak terpengaruh oleh bapak tirinya yang sekaligus gurunya, Al Jubbai. kedua beraqidah Kullabiyah, aliran yang diajarkan oleh Ibnu Kullab Al Bashri.Ketiga,setelah mempelajari lebih mendalam dan memperoleh dalil yang sahih dan lebih kuat, pada akhirnya beliau mantap dan kembali ruju' kepada manhaj Salaf. Akidah beliau ini tertuang secara mendetail dalam kitabnya "Al Ibanaah fi Ushul Ad Diyanah" dan "Maqolat Al islamiyyah wa Ikhtilaf Al Mushallin".
|
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Imam Nawawi dan Al Qosthalani
|
|
Firman Allah yang menggunakan redaksi Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam dan tanpa perantaraan malaikat Jibril disebut hadits qudsi . Jumlah hadits qudsi menurut ulama hadits relatif banyak, ada yang berpendapat lebih dari 100 hadits dan ada pula yang berpendapat lebih dari 200 hadits. Banyak kitab para Imam hadits yang khusus menghimpun hadits qudsi diantara yang sangat populer adalah 'Al Kalimu Ath Thayyibah' karya Ibnu Taimiyah, 'Adab Al Ahadits Al Qudsiyyah' karya Ahmad asy Syarbasyi (kedua kitab ini memuat lebih dari 100 hadits), 'Al Ittihaf Ats Tsaniyyah bi Al aHadits Al Qudsiyyah karya Abdurrauf Al Manawi memuat 272 hadits).
|
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis Oleh: Khalid Abu Shalih
|
|
Sesungguhnya jiwa manusia bisa mengalami kejenuhan sebagaimana tubuh, jiwa juga memiliki kecenderungan yang sama dengan tubuh. Jiwa juga bisa berkarat sebagaimana besi. Oleh karena itu kadangkala dibutuhkan penyegaran jiwa dengan membaca kisah-kisah yang berkesan, agar jiwa yang keras menjadi lembut.Apalagi kisah-kisah yang bisa meningkatkan semangat kita dalam menjalankan ibadah mendorong kita untuk selalu bersabar dan istiqomah. Kisah-kisah teladan yang bisa dijadikan ibrah dan pelajaran. Khususnya bagi jiwa yang telah mengeras dan gerah mendengarkan nasehat.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh: yaikh Su'ud bin Shalih As Sa'di
|
|
Apakah syirik dan kekafiran itu tidak akan terjadi kecuali hanya dengan keyakinan yang didalamnya hanya ada unsur pengingkaran dan istihlal (klaim halal atau sesuatu yang haram)? Apa esensi dari ibadah itu, apa mesti berkaitan dengan keyakinan dan jenis syirik apa yang terjadi dalam ibadah dan apa indikasinya? Apa hukum orang yang meninggalkan sholat secara total disebabkan oleh rsa malas dan meremehkan namun tidak mengingkarinya? Apakah orang yang bersyahaat dengan ikhlas dari lubuk hatinya akan terbebas dari kekalnya adzab di neraka meskipun dia tidak pernah mengerjakan amal sholat dan meskipun dia melakukan perbuatan haram selain syirik ? simak pembahasannya dalam buku ini yang membahas masalah ini secara mendalam.
Risalah Ahlus Sunnah Wal Jamaah : menepis Syubhat dalam Syahadat, Shalat dan pengkafiran Judul asli : Ijma' Aimmah 'Ala Nushrati Madzab Ahlus Sunnah Penulis : Syaikh Su'ud bin Shalih As Sa'di Murojaah : Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi'I -rahimahullah- Syaikh Washiyullah Muhammad Abbas Fisik : Buku ukuran sedeang ( 15x23 cm), 200 Hal, Softcover Penerbit : Pustaka As Sunnah Harga Rp 31.000 |
|
|
<< Awal < Sebelum 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 Berikut > Akhir >>
|
| Hasil 801 - 804 dari 977 |