Awas ..! Bahaya Bid'ah : Bid'ah Berkedok Sunnah
Ditulis Oleh: Syaikh Dr Said bin Ali bin Wahf Al Qohthoni   
Lompat Ke
Awas ..! Bahaya Bid'ah : Bid'ah Berkedok Sunnah
Halaman 2

   Asy-Syathibi rahimahullah menjelaskan bahwa tingkatan-tingkatan ini berbeda-beda kadar dosanya sesuai dengan cara pandang terhadap tingkatan-tingkatan tersebut.    [lihat : al itishom : 2/515-559]
Selanjutnya, beliau rahimahullah menjelaskan bahwa di antara tingkatan-tingkatan ini ada yang haram dan ada pula yang makruh. Namun, sifat sesat itu mencakup semua macam bid'ah yang ada.
     Tidak diragukan bahwa sesuai dengan tingkatan-tingkatan dosanya, maka bid'ah itu terbagi menjadi tiga bagian.
Pertama, bid'ah yang merupakan kekufuran yang nyata.
Kedua, bid'ah yang merupakan dosa-dosa besar.
Ketiga, bid'ah yang merupakan dosa-dosa kecil
    Bid'ah yang merupakan dosa kecil mempunyai beberapa syarat berikut :
Pertama, bid'ah itu tidak dikerjakan secara terus-menerus. Bid'ah yang berupa dosa kecil yang dikerjakan secara terus-menerus dapat berubah menjadi dosa besar.
Kedua, tidak didakwahkan. Jika seseorang mengajak kepada bid'ah itu, maka dosanya akan semakin besar karena semakin banyak orang yang mengerjakannya.
Ketiga, bid'ah itu tidak dikerjakan di tempat-tempat berkumpul dan tidak pula dikerjakan di tempat-tempat ditegakkannya Sunnah.
Keempat, tidak menganggap kecil dan meremehkan bid'ah itu. Tindakan seperti ini menunjukkan sikap meremehkan bid'ah tersebut, sedang menganggap remeh dosa itu lebih besar dosanya daripada dosa yang diremehkan itu
    Sebutan sesat itu berlaku pada ketiga bagian bid'ah ini karena Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menetapkan bahwa setiap bid'ah adalah sesat. Ini mencakup bid'ah yang menyebabkan kekufuran dan bid'ah yang menyebabkan kefasiqan baik berupa dosa besar maupun dosa kecil [ lihat al itishom 2/516]
   Ada sebagian ulama yang membagi bid'ah itu berdasarkan lima hukum yang terdapat dalam syariat Islam.Merekaberpendapat bahwa ada bid'ah yang hukumnya wajib, ada bid'ah yang hukumnya haram, ada bid'ah yang hukumnya sunnah, ada bid'ah yang hukumnya makruh, dan ada bid'ah yang hukumnya mubah (boleh).
Pembagian bid'ah semacam ini jelas-jelas bertentangan dengan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam [artinya],
" Sesungguhnya setiap perkara baru [dalam urusan agama] adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah sesat."
      Imam asy-Syathibi rahimahullah secara terang-terangan menolak pembagian bid'ah semacam itu setelah ia mengemukakan pembagian-pembagian bid'ah beserta pelakunya. la berkata, "Tanggapan [atas pembagian bid'ah ini] adalah bahwa pembagian [bid'ah] seperti ini adalah perkara yang diada-adakan yang sama sekali tidak didukung oleh dalil syar'i. Bahkan, pembagian itu sendiri adalah tertolak karena bid'ah itu pada hakikatnya adalah amalan yang tidak ditunjukkan oleh dalil syar'i baik dari nash-nash syar'i maupun kaidah-kaidahnya. Sekiranya ada dalil dari syariat yang menunjukkan hukum wajib, sunnah, atau mubah, maka hal itu bukanlah bid'ah, dan amalan tersebut termasuk dalam keumuman amalan-amalan yang diperintahkan atau amalan-amalan yang diperintah untuk memilihnya. Oleh karena itu, menggabungkan hal-hal di atas adalah bid'ah, dan menggabungkan keberadaan dalil-dalil yang menunjukkan hukum wajib, sunnah, atau mubah adalah penggabungan yang saling menafikan (bersifat kontradiktif). Adapun bid'ah yang makruh dan yang haram, maka hal itu dapat diterima ditinjau dari sisi bahwa hal itu memang bid'ah, bukan dari tinjauan yang lain [ al itishom 1/246]
     Buku : " Awas...! Bahaya Bid'ah " ini memuat penjelasan tentang pengertian sunnah dan ahli sunnah, nama-nama untuk ahli sunnah, karakteristik ahli sunnah, dan kedudukan ahli sunnah. Penjelasan tentang syarat diterimanya amal perbuatan. Penjelasan tentang pengertian bid'ah, sebab-sebab munculnya bid'ah, pembagian bid'ah, dan bid'ah-bid'ah yang tersebar pada zaman sekarang.
   Buku ini mengajak kita untuk sejenak mendengarkan nasehat para alim ulama tentang Islam yang sesungguhnya, Islam yang murni sebagaimana yang dibawa oleh junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, yang beliau terapkan beserta para sahabat yang mulia, yang tidak dikotori oleh berbagai takhayul, bid'ah, dan khurafat.

Awas ..! Bahaya Bid'ah :  Bid'ah Berkedok Sunnah

Judul asli : Nurus sunnah wa dzulumatul Bidah fi dhauil Kitab wa Sunnah
Penulis : Syaikh Dr Said bin Ali bin Wahf Al Qohthoni
Fisik : buku ukuran sedang 14,5x21cm, Softcover, 168 hal
Penerbit : maktabah Al hanif
Harga Rp 28.000
Pemesanan : Alamat Email ini dilindungi dari bot spam,Antum Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya , sms : 0819-2469-325




 
< Sebelum   Berikut >

KATEGORI PRODUK

PENERBIT/PRODUSEN




Hubungi Kami

   Telp :+62274.7022121
   Mobile :+62819.2469.325
   Chat on WhatsApp & LINE PIN: +628192469325

  maktabah_al_aisar

Pembayaran

online saat ini

3 Tamu Online

Best Seller

 Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]

Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]

Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]

Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]

Para ulama -rahimakumullah-  telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]

Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...

Selengkapnya...
 
 Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]

Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]

Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]

Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]

Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...

Selengkapnya...
 
 Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]

Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...

Selengkapnya...
 
 Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]

Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]

Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]

Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...

Selengkapnya...
 
 Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al  Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini.
Shahih Bukhari [ 5 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Kitab Shahih Muslim  adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari.
Shahih Muslim [4 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]

Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...

Selengkapnya...