Nasehat Untuk Mereka yang Salah jalan : menganggap Terorisme Sebagai Jihad
Ditulis Oleh: Syaikh Prof Dr Abdul Muhsin bin Hammad Al Abbad Al Badr   
Lompat Ke
Nasehat Untuk Mereka yang Salah jalan : menganggap Terorisme Sebagai Jihad
Halaman 2
Halaman 3
Halaman 4

 Imam Ibnul Qoyyim -rahimahulloh- berkata: "Apabila seorang merasa kesulitan tentang hukum suatu masalah, apakah boleh ataukah haram, maka hendaknya dia melihat kepada kerusakan dan hasil yang ditimbulkan olehnya. Apabila ternyata sesuatu tersebut mengandung kerusakan yang lebih besar, maka sangatlah mustahil bila syari'at Islam memerintahkan atau memperbolehkannya bahkan keharamannya merupakan sesuatu yang pasti. Lebih-Iebih apabila hal tersebut menjurus kepada kemurkaan Alloh dan Rosul-Nya baik dari jarak dekat maupun dari jarak jauh, seorang yang cerdik tidak akan ragu akan keharamnnya [Madarijus Salikin 1/589]
Imam Syathibi -rahimahulloh-   berkata: "Memikirkan buah suatu perbuatan adalah sangat penting dalam pandangan syari'at, baik perbuatan tersebut benar atau salah, sebab seorang alim tidak bisa menghukumi secara benar tentang suatu perbuatan kecuali setelah melihat buah yang dihasilkan dari perbuatan tersebut berupa kebaikan atau keburukan." " [At-Muwafaqat 5/177]
   Dengan bercermin kepada ucapan yang berharga ini marilah kita bersama-sama melihat hukum pengeboman [ dan semua aktifitas yang berkaitan dengan memberontak, angkat senjata melawan penguasa  dan semisalnya dengan mengatasnamakan jihad menurut pemahaman mereka ] secara adil, apakah yang kita dapati bersama?!! Kita akan mendapati dampak negatif dan kerusakan-kerusakan yang banyak akibat pengeboman di negara Islam, di antaranya:

1.   Hilangnya Keamanan Negara dan Munculnya Kekacauan
Tidak ragu lagi bahwa keamanan merupakan ke-nikmatan besar dan kebutuhan primer bagi pribadi, masyarakat dan negara, bahkan keamanan bagi manusia lebih penting daripada kebutuhan pangan. Maka tidak halal bagi seorang untuk mengusik keamanan yang sudah berjalan.
"Tidak halal bagi seorang muslim untuk menakut-nakuti saudara muslim lainnya."[ HR. Abu Dawud: 5004 dan Ahmad: 23064 dengan sanad shohih, dishohihkan al-AIbani  dalam Ghoyatul Marom 447]
 Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- juga bersabda:
Barang siapa yang mengisyaratkan (menodong) kepada saudaranya dengan besi maka malaikat akan melaknatnya hingga dia meninggalkannya, sekalipun saudara satu bapak dan ibunya (sekandung). " [HR Muslim no 2616]
   Perhatian dan fahamilah , kalau mengisyaratkan dengan senjata saja tidak boleh, maka bagaimana kiranya dengan aksi pengeboman dan peledakan?!.' Pikirkanlah!

2. Hancurnya Bangunan
Tanyakanlah betapa banyak gedung atau bangunan  rusak dan harta benda hilang me-layang? Bukankah ini akan merugikan kita sendiri juga?! Bukankah seorang muslim terjaga hartanya, darahnya, dan kehormatannya?.
"Sesungguhnya darah-darah kalian, harta-harta kalian haram atas kalian seperti haramnya harta  ini, di bulan ini, di negeri ini."" [ HR Muslim 3009]
Tidakkah engkau wahai orang yang berakal berpikir bagaimana kalau sekiranya yang terkena bom itu adalah keluarga Anda atau rumah Anda?! Masih ada-kah kasih sayang dalam hatimu ataukah hatimu sudah membeku seperti batu?!

3.  Terbunuhnya Nyawa
Imam Syathibi -rahimahulloh- berkata: "Seluruh umat, bahkan semua agama bersepakat bahwa syari'at itu diletakkan guna menjaga lima kebutuhan pokok, yaitu agama, nyawa, kehormatan, harta, dan akal."
Lihat-lah, betapa banyak nyawa yang melayang karena aksi ini?! Bukankah terkadang yang menjadi korban adalah manusia-manusia yang tidak bersalah?! Bila mereka adalah muslim, maka ingatlah sabda Nabi Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- :
"Hilangnya dunia beserta isinya sungguh lebih ringan di sisi Allah daripada terbunuhnya seorang muslim dengan tidak benar." [HR- Ibnu Majah: 2668, Tirmidzi: 1395, Nasai: 3998, dengan sanad shohih]
   Dan bila mereka (target dan korban peledakan, penembakan dan semisalnya]
adalah non-muslim, maka ingatlah sabda Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam-
"Barang siapa yang membunuh jiwa yang mu'ahad (orang kafir yang ada perjanjian damai), maka dia tidak akan mencium bau surga, padahal baunya dapat dicium dari perjalanan selama empat puluh tahun. " [Hadits riwayat Bukhari no 6914]
Apa yang akan kita katakan kelak di hadapan Alloh kalau kita ditanya: "Kenapa engkau terbunuh dan kenapa engkau membunuh orang yang tidak boleh dibunuh?!!" - perhatikan !!!-
Setelah itu, maka sungguh mengherankan jika seorang yang meninggal dunia dalam aksi ini malah di-gelari "mujahid"(!!), "mati Syahid", dan sebagainya.
Kita berlindung kepada Alloh dari kebutaan hati dan kebodohan terhadap syariat Alloh.


 
< Sebelum   Berikut >

KATEGORI PRODUK

CARI DI KATALOG

PENERBIT/PRODUSEN



KITAB ARAB

Sunan Nasai
Sunan Nasai
Rp 530.000,00
B E L I

Al Hulal Adz-Ddzahabiah Syarh Thufatuts Tsaniyah
Al Hulal Adz-Ddzahabiah Syarh Thufatuts Tsaniyah
Rp 115.000,00
B E L I


Hubungi Kami

   telp : [0274]-6634073
   sms : 0819-2469-325
   admin@al-aisar.com

  maktabah_al_aisar

Pembayaran

online saat ini

50 Tamu Online

DISKON SPESIAL 25%

 Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]

Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...

Selengkapnya...
 
 Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]

Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]

Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...

Selengkapnya...
 
 Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]

Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...

Selengkapnya...
 
 Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]

Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]

Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...

Selengkapnya...