Shifat Sholat Nabi
Ditulis Oleh: Ust. Yazid bin Abdul Qodir Jawas   
Lompat Ke
Shifat Sholat Nabi
Halaman 2

 "Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata, (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yting mcnibncakan kmbaran-lembaran yang suci (Al-Qur-an), di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar). Dan tidaklah berpecah belah orang-orang Ahli Kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata. Padahal mereka hanya diperintahkan  menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar mereka melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar). " (QS. Al-Bayyinah: 1-5)
Allah Ta'ala juga memerintahkan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam untuk memerangi manusia agar mereka mengucapkan dua kalimat syahadat, mendirikan shalat, dan membayar zakat.
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, dan membayar zakat. Jika mereka telah melakukan hal tersebut, maka mereka telah melindungi darah dan harta mereka dariku, kecuali dengan hak Islam, dan hisab mereka ada pada Allah 'Azza wa Jalla."[ Hadits riwayat Bukhari no 25, dan Muslim no : 22]
Shalat adalah Rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim dan muslimah.
Shalat merupakan tiang agama yang wajib ditegakkan dan dikokohkan,
Shalat adalah sebaik-baik amal
Shalat adalah cahaya kehidupan seorang mukmin.
Shalat adalah amal yang membawa keselamatan di dunia dan akhirat.
Shalat adalah amal yang membawa ketenangan hati dan barakah.
Shalat adalah jalan menuju Surga.
Shalat merupakan hubungan antara hamba dengan Rabb-nya Subhanahu wa Ta'ala yang wajib dilaksanakan lima waktu sehari semalam, sesuai petunjuk Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, sebagaimana sabda beliau,
"Shalatlah, sebagaimana kalian melihat Aku shalat " [ Al Bukhari no : 631,6008,7246, dan selainnya]
     Para ulama fiqih telah berbicara dan mcnulis ton tang sifat (tata cara) shalat Nabi shallallanhu 'alaihi wa sallam. Hal itu karena syarat diterimanya ibadah ada dua:
1.    Ikhlas karena Allah Ta'ala semata.
2.   Ittiba' (mengikuti contoh) Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam.
Tentang ikhlas karena Allah Ta'ala, maka masalah ini dibahas oleh para ulama tauhid dan 'aqidah. Sedangkan masalah ittiba' (mengikuti contoh) Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam dibahas oleh para ulama fiqih.
Lawan dari ikhlas adalah syirik, sedangkan lawan dari mutaba'ah adalah bid'ah.
Oleh karena itu, barangsiapa yang mengikuti contoh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam tanpa keikhlasan maka ibadahnya tidak sah, berdasarkan firman Allah Ta'ala dalam hadits Qudsi:
"Aku tidak butuh kepada semua sekutu. Barangsiapa beramal dengan mempersekutukan-Ku dengan yang lain, maka Aku biarkan dia bersama sekutunya." [Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2985) dan Ibnu Majah (no. 4202) dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu.]
 Dan barangsiapa yang iklas karena Alloh Subhanahu WaTa'ala, tetapi tidak mengikuti contoh Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam maka ibadahnya tertolak, berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam,
"Barangsiapa beramal tanpa adanya tuntunan dari kami, maka amalan tersebut tertolak." [Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 2697), Muslim (no. 1718 (18)), dan Ahmad (VI/146,180, 256) dari 'Aisyah radhiyallaahu 'anha.]
     Shalat wajib dikerjakan dengan ikhlas dan ittiba' serta shalat wajib dikerjakan dengan khusyu' dan thuma'-ninah. Oleh karena itu, beruntunglah orang yang raengerjakan shalat dengan khusyu' dan thuma'ninah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya." (QS. Al-Mu'-minuun: 1-2)
Sebaliknya merugilah orang-orang yang lalai dari shalatnya dan mengerjakannya dengan tidak khusyu' dan tidak thuma'-ninah.
Allah Ta'ala berfirman, '
"Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya." (QS. Al-Maa'uun: 4-5)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang mengerjakan shalat selama enam puluh tahun, tetapi tidak ada satu shalat pun yang diterima darinya. Barangkali ia menyempurnakan ruku', tetapi tidak menyempurnakan sujud, dan menyempurnakan sujud, tetapi tidak menyempurnakan ruku'."[ Hasan: Diriwayatkan oleh al-Ashbahani ( j 236/2) dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu. Dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 2535)]
     Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam juga bersabda,
"Alloh Subhanahu Wa Ta'ala tidak akan melihat kepada shalat seorang hamba yang tidak meluruskan punggungnya pada saat berdiri di antara ruku' dan sujudnya (i'tidal)." [Sanadnya Jayyid: Diriwayatkan oleh Ahmad (IV/22) dari Thalq bin 'Ali al-Hanafi radhiyallaahu 'anhu. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 2536).]
      Hadits ini adalah ancaman bagi orang yang tidak khusyu' dan tidak thuma'-ninah dalam shalatnya. Hadits ini menunjukkan wajibnya khusyu' dan thuma'-ninah dalam shalat. Dan ini wajib dijaga dalam semua shalat.
Barangsiapa menjaga shalat yang lima waktu dengan khusyu' dan thuma'-ninah serta dengan ikhlas dan sesuai dengan contoh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, maka pada hari Kiamat ia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan. Dan Allah akan menjanjikannya untuk masuk Surga.
Shalat akan mendidik seorang muslim agar selalu cinta, takut, dan mengharap hanya kepada Allah, yang apabila dilaksanakan dengan khusyu' dan thuma'-ninah, maka shalat tersebut akan mencegah seorang hamba dari perbuatan keji dan mungkar.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
"Bacalah Kitab (Al-Qur-an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) sesungguhnya mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaan-nya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-'Ankabut: 45)


 
< Sebelum   Berikut >

KATEGORI PRODUK

PENERBIT/PRODUSEN




Hubungi Kami

   Telp :+62274.7022121
   Mobile :+62819.2469.325
   Chat on WhatsApp & LINE PIN: +628192469325

  maktabah_al_aisar

Pembayaran

online saat ini

2 Tamu Online

Best Seller

 Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]

Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]

Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]

Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]

Para ulama -rahimakumullah-  telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]

Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...

Selengkapnya...
 
 Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]

Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]

Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]

Allah menurunkan Al Qur’an  kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam-  d...

Selengkapnya...
 
 Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]

Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...

Selengkapnya...
 
 Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]

Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...

Selengkapnya...
 
 Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]

Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...

Selengkapnya...
 
 Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]

Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...

Selengkapnya...
 
 Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]

Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...

Selengkapnya...
 
 Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]

Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...

Selengkapnya...
 
 Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al  Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini.
Shahih Bukhari [ 5 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Kitab Shahih Muslim  adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari.
Shahih Muslim [4 Jilid lengkap]

.bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...

Selengkapnya...
 
 Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]

Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...

Selengkapnya...