| Sirah Shahabat |
| Ditulis Oleh: Syaikh Dr. Abdurrahman Raf'at Al Basya | ||||
Halaman 2 dari 2 Banyak sekali dalil-dalil dari al-Qur'an maupun as-sunnah yang memerintahkan kita untuk ittiba' kepada para sahabat, di antaranya: Alloh berfirman : Dan barang siapa yang menentang Rosul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. (QS. an-Nisa' 14): 115) Dan dalam hadits: Dari Abu Burdah dari bapaknya ia berkata: "Selepas kami sholat maghrib bersama Rosululloh ,kami katakan: ' Seandainya kita tetap duduk di masjid dan menunggu sholat isya' bersama Rosululloh Maka kami pun tetap duduk, hingga keluarlah Rosululloh untuk sholat isya'. Beliau mengatakan: 'Kalian masih tetap di sini?' Kami katakan: 'Wahai Rosululloh , kami telah melakukan sholat maghrib bersamamu lalu kami katakan, alangkah baiknya bila kami tetap duduk di sini menunggu sholat isya' bersamamu.' Maka Rosululloh menjawab: 'Kalian benar.' Lantas Rosululloh mengangkat kepalanya ke langit dan beliau sering mengangkat kepalanya ke langit lalu berkata: 'Bintang gemintang itu adalah para penjaga langit, apabila bintang itu lenyap maka terjadilah pada langit itu apa yang telah dijanjikan, aku adalah penjaga para sahabatku, bila aku tiada maka akan menimpa mereka apa yang telah dijanjikan, dan para sahabatku adalah para penjaga umatku, apabila para sahabatku telah tiada maka akan menimpa umatku apa yang telah di-janjikan.' " (HR. Muslim 7/183} Berkata al-Imam an-Nawawi -rahimahulloh- : "Makna hadits di atas adalah selama bintang itu masih ada maka langit pun akan tetap ada, apabila bintang-bintang itu runtuh dan bertebaran pada hari kiamat kelak maka langit pun akan melemah dan akan terbelah dan lenyap. Dan sabda Rosululloh : 'Aku adalah penjaga para sahabatku, bila aku tiada maka akan menimpa mereka apa yang telah dijanjikan', yaitu akan terjadi fitnah, pertempuran, perselisihan, dan pemurtadan. Dan sabda Rosululloh : 'Para sahabatku adalah para penjaga umatku, apabila para sahabatku telah tiada maka akan menimpa umatku apa yang telah dijanjikan', maknanya akan terjadi kebid'ahan dan perkara-perkara baru dalam agama dan juga fitnah..." (Syarh Shohih Muslim 16/83) Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Alloh dan Rosul-Nya. Alloh akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. (QS. al-Ahzab [33]: 57) Orang-orang yang menyakiti para sahabat berarti mereka telah menyakiti Rosululloh sedangkan siapa saja yang menyakiti Rosululloh berarti telah menyakiti Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan siapa pun yang menyakiti Alloh Subhanahu Wa Ta'ala maka dia adalah orang yang di-laknat dan tercela. Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda: "Jangan kalian mencela sahabatku, seandainya salah seorang di antara kalian menginfaqkan emas sebesar Gunung Uhud maka tidaklah menyamai i mud mereka atau setengahnya. " (HR. Bukhori: 3470 dan Muslim: 2540) Dan Rosululloh juga bersabda: "Barang siapa mencela sahabatku, atasnya laknat Alloh, para malaikat dan manusia seluruhnya." (HR. Thobaroni dalam Mu'jamul Kabir 12/142, dihasankan oleh al-Albani dalam Silsilah Ahadits ash-Shohihah: 2340) Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang menun-jukkan kemuliaan para sahabat -Rodliallahu Anhum- dan haramnya mencela apalagi mencaci para sahabat Rosululloh . Bahkan kewajiban kita adalah memuliakan mereka karena mereka telah memuliakan Alloh dan Rosul-Nya. Inilah manhaj (metode) yang ditempuh oleh Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Siapa saja yang menyimpang dari metode ini berarti mereka adalah orang-orang yang tersesat dari jalan yang Haq. Berkata al-Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahulloh- : "Termasuk hujjah yang jelas adalah menyebut kebaikan-kebaikan para sahabat Rosululloh seluruhnya, dan menahan lisan dari membicarakan keburukan mereka dan perselisihan yang terjadi di antara mereka, siapa saja yang mencela para sahabat Rosululloh atau salah satu di antara mereka, mencacat dan mencela mereka, membongkar aib mereka atau salah satu dari mereka maka dia adalah mubtadi' (ahli bid'ah), rofidhi (orang rofidhoh/syi'ah) yang busuk yang tersesat. Mencintai para sahabat adalah sunnah, mendo'akan kebaikan untuk mereka adalah amalan ketaatan, meneladani mereka adalah perantara (ridho-Nya), mengikuti jejak mereka adalah kemuliaan. Para sahabat Rosululloh adalah manusia terbaik, tidak dibenarkan bagi seorang pun menyebut-nyebut kejelekan mereka, tidak pula mencacat atau mencela dan membicarakan aib salah satu di antara mereka." Inilah buku yang menceritakan siroh sebagian dari Sahabat Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam, mudah-mudah Alloah memberikan kita jalan kemudahan dan semangat untuk mengikuti mereka dalam ilmu dan amal mereka rodliallahu anhum. Sirah Shahabat Judul asli :Shuwat min hayati Ash Shahabah ( khamsah wa Sittin Syahshiyyah) Penulis : Syaikh Dr. Abdurrahman Raf'at Al Basya Fisik : buku ukuran sedang 16x25cm, hardcover, 560 hal Penerbit : Pustaka As Sunnah Harga Rp 125.000 Pemesanan : Alamat Email ini dilindungi dari bot spam,Antum Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya , sms : 0819.2469.325 |
||||
| < Sebelum | Berikut > |
|---|

Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]
Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...
Selengkapnya...
Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]
Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...
Selengkapnya...
Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]
Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]
Para ulama -rahimakumullah- telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]
Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...
Selengkapnya...
Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]
Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...
Selengkapnya...
Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]
Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...
Selengkapnya...
Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]
Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...
Selengkapnya...
Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]
Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...
Selengkapnya...
Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]
Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...
Selengkapnya...
Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]
Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]
Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]
Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...
Selengkapnya...
Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Kitab Shahih Muslim adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]
Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...
Selengkapnya...