| Mengenal Tokoh -Tokoh Ikhwanul Muslimin |
| Ditulis Oleh: Syaikh Ahmad bin Yahya bin Muhammad An Najmi -rahimahulloh- | ||||
Halaman 2 dari 2 Di sini Alloh Subhanahu Wa Ta'ala memerintahkan untuk menyampaikan kalimat yang lembut kepada Fir'aun padahal dia mengaku memiliki jabatan Rububiyyah (ketuhanan), jika demikian halnya, maka tentu untuk penguasa selain fir'aun pastilah lebih utama untuk medakwahi dan memberi nasehat dengan lemah lembut. Kemudian ketahuilah! Bahwa keluar dari pemerintah itu ada dua ,Keluar dengan kata-kata, yaitu dengan menyebutkan kekurangan atau aib mereka dengan terang-terangan di tempat-tempat umum atau di atas mimbar (demonstrasi dan orasi), hal itu tcrhitung scbagai kedurhakaan terhadap mereka, pembangkangan, hasutan untuk melakukan penentangan, menanam benih ketidakpercayaan pada pemerintah dan provokasi untuk melakukan pemberontakan secara nyata. Melalui lisan Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam , Alloh Subhanahu Wa Ta'ala mengharamkan pemberontakan melawan pemerintah kaum muslimin, sebab padanya terdapat dampak negatif yang maha dahsyat dan tidak terbatas; yang terbesar diantaranya Mengorbankan jiwa kaum muslimin yang tidak berdosa, menumpahkan darah yang terlindungi oleh Islam, merampas harta benda, ketakutan yang mencekam di jalan-jalan, tersebarnya kelaparan sebagai pengganti keluasan hidup, ketakutan menggantikan rasa aman dan kerisauan mrnggantikan ketentraman. Semua ini di dunia, adapun di akherat maka hanya Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang mcngetahui apa yang akan diterima oleh seorang yang menjadi penyebab berkobarnya fitnah. Menjatuhkan suatu negara lalu mendirikan ncgara lain sebagai pcnggantinya bukan-lah perkara enteng, bahkan ia teramat sangat sulit. Oleh sebab itu, peringatan Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam sangat tegas dari melakukan tindakan tersebut, sampai-pun pemerintah itu seorang yang zhalim dan fasik. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas -Rodliallahu Anhu- bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa tidak menyukai sesuatu dari pemimpinnya hendaklah dia bersabar atasnya, sebab tidaklah seseorang keluar dari penguasa sejengkal saja lantas dia mati dalam keadaan demikian melainkan dia mati dengan kematian Jahiliyah." [Shahih Muslim no 1849]. Dari Abu Hurairah -Rodliallahu Anhu - dari Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam ,beliau bersabda, "Barangsiapa keluar dari ketaatan dan berpisah dari jama'ah lalu mati, maka dia telah mati dengan kematian Jahiliyah. Barangsiapa yang berperang di bawah bendera keangkuhan, marah karena ta'ashub (fanatik golongan), menyeru kepada ta'ashub, atau membela ta'ashub lalu terbunuh, maka ia mati Jahiliyah. Dan barangsiapa yang keluar menyerang umatku -menghantam orang baik maupun jahatnya- tanpa menghindari orang mukminnya dan tidak memenuhi isi perjanjian kepada pemilik perjanjian, maka dia bukan dariku dan aku bukan darinya." [Shahih Muslim no 1848]. Pada era kebangkitan Islam ini syaitan telah menyusupkan perkara yang menimbulkan perpecahan pada mereka, berpecah-belahnya kalimat, bercampur-aduknya kebenaran dengan kebatilan, Sunnah dengan bid'ah, bahkan tauhid dengan syirik, sehingga semuanya itu menjadi diterima sekalipun menyalahi akidah dan dianggap baik walaupun bertentangan dengan Islam, karena ajaran Itu muncul dari beberapa "alim" yang mereka yakini kebaikannya dan mereka kultusan sehingga semua ajarannya mereka anggap baik -sebab tidak terbayangkan dalam benak pengikutnya bahwa orang-orang " alim" tersebut akan menyalahi Islam karena dia mendakwahkan Islam dan tidak mungkin akan menghancurkan Islam padahal yang mereka kehendaki adalah membangun, bahkan keyakinan tentang seluruh orang "alim "itu atau sebagiannya bahwa mereka sampai pada tingkat ma'shum (tidak akan melakukan kesalahan). Dengan begitu, mereka telah jatuh dalam perangkap syaitan dimana para panutan dijadikan oleh pengikutnya sebagai "tuhan-tuhan" tandingan Alloh Subhanahu Wa Ta'ala , mereka menaatinya dalam kemaksiatan kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala , berjalan di rel yang tuhan-tuhan mereka itu gariskan baginya walaupun menyelisihi jalan Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam- serta mereka berpegang teguh dengan kewajiban yang diharuskan oleh tuhan-tuhannya walaupun di dalamnya terjadi sesuatu yang membuat murka Alloh Subhanahu Wa Ta'ala . Tatkala penulis melihat hal itu telah menyebar pada mereka; mereka telah terpecah menjadi berbagai golongan dan hizbi yang masing-masing membanggakan hizbi-nya dan berkasih sayang hanya dengan sesama partainya, mereka menjadikan hizbi itu sebagai ikatan yang dengannya mereka saling menolong, di atasnya mereka bersatu, untuknya mereka saling mencintai, menyebarkan doktrin pemegang kendali jama'ahnya meski mengandung kebathilan, serta menghinakan apa yang diajarkan oleh selain panutannya meskipun membawa kebenaran. Siapa yang mengarahkan suatu kritikan kepada salah seorang panutannya maka serentak mereka memusuhinya, walaupun kritikan itu tertuju pada berbagai bid'ah dan kesyirikannya, mereka akan bersikap antipati terhadap kitabnya walaupun kitab itu menunjukkan letak kesalahan-kesalahan dalam buku-buku panutannya dan sekalipun jumlah kesalahan itu sangat banyak, mereka memusuhi siapa saja yang menyebarkannya walaupun seorang yang telah berjasa pada mereka bahkan menuduhnya bodoh dan jahil walaupun sebenar-nya seorang yang memiliki kecerdasan dan keindahan ucapan. Inilah buku yang memberikan nasehat kepada kita muslimin zaman sekarang ini, suspaya lebih berhati-hati terhadap fitnah manhaj-manhaj / kelompok-kelompok menyimpang yang mengaku-ngaku beramal berdasar Islam, namun, sungguh Islam berlepas diri dari mereka. Pokok-pokok pembahsan dalam buku ini : 1. Hikmah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala Menciptakan Manusia 2. Penjelasan Tentang Ibadah yang Alloh Subhanahu Wa Ta'ala Telah Menciptakan Manusia untuknya. 3. Para Rasul adalah Perantara Alloh Subhanahu Wa Ta'ala bdengan Makhluk. 4. Jaminan Keselamatan. 5. Penjelasan Tentang Manhaj Para Rasul dalam Berdakwah (Menyeru) kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala 6. Penjelasan bahwa Menyimpang dari Manhaj Para Rasul adalah Meninggalkan Jalan Lurus yang Alloh Subhanahu Wa Ta'ala Perintahkan untuk Diikuti 7. Penjelasan bahwa Hizbiyyah Bukan Manhaj Para-Nabi Tetapi Bid'ah 8. Penjelasan Tentang Keburukan-Keburukan Hizbiyyah 9. Penjelasan Tentang Penyimpangan Ikhwanul Muslimin 10. Penjelasan Tentang Penyimpangan Jama'ah Tabligh 11. Penjelasan Tentang Wajibnya Berjalan di atas Manhaj Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- dalam Berdakwah Menuju Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan Perkara Lainnya 12. Celaan Terhadap Bid'ah dan Ahli Bid'ah 13. Penjelasan Tentang Pahala bagi Orang-Orang yang Komitmen Terhadap Sunnah Mengenal Tokoh-Tokoh Ikhwanul Muslimin Judul asli : Al Mauridu Al adzbi Az Zalaal Fiima Untuqida' Alaa Ba'dli Al Manahij Ad Da'awiyah Min Al Aqaaid wa Al A'mal ( Melindungi kemurnian mata air Islam yang menyegarkan dari penyimpangan manhaj-manhaj dakwah dalam keyakinan dan amalan) Penulis: Syaikh Ahmad bin Yahya bin Muhammad An Najmi -rahimahulloh- Fisik : buku ukuran sedang P=32.5 cm, Softcover, 400 hal Penerbit : cahaya tauhid Press Harga Rp call Pemesanan ; Alamat Email ini dilindungi dari bot spam,Antum Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya , sms : 0819.2469.325 |
||||
| < Sebelum | Berikut > |
|---|

Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]
Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...
Selengkapnya...
Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]
Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...
Selengkapnya...
Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]
Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]
Para ulama -rahimakumullah- telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]
Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...
Selengkapnya...
Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]
Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...
Selengkapnya...
Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]
Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...
Selengkapnya...
Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]
Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...
Selengkapnya...
Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]
Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...
Selengkapnya...
Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]
Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...
Selengkapnya...
Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]
Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]
Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]
Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...
Selengkapnya...
Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Kitab Shahih Muslim adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]
Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...
Selengkapnya...