| Mulakhkhas Fiqhi : Panduan Fiqih Lengkap [ Jilid 1] |
| Ditulis Oleh: Syaikh Prof DR Shaleh bin fauzan bin Abdulloh Al Fauzan | ||||
Halaman 1 dari 2 Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- telah memberikan kenikmatan kepada umat Islam dengan agama yang diridhai-Nya, yaitu Islam, dan menjadikannya sebagai agama yang sempurna. Tidak ada satu perkara pun yang ditinggalkan oleh Islam, kecuali telah diterangkan dengan jelas pengetahuan tentangnya, baik itu menyangkut akidah, ibadah maupun muamalah.Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- telah memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya untuk menuntut ilmu, agar dapat memahami agama ini dengan sebaik-baik-nya. Bahkan di saat jihad pun Allah memerintahkan kepada kaum muslimin agar ada di antara mereka yang tetap tinggal dan tidak ikut serta pergi berjihad, agar dapat menuntut ilmu dan mengajarkannya kepada saudara-saudaranya saat mereka pulang dari jihad. Ini semua menunjukkan pentingnya mempelajari agama ini dengan sebaik-baiknya. Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam- juga telah mengabarkan pada kita, bahwa di antara tanda kebaikan pada diri seseorang adalah ketika orang tersebut me¬mahami agama ini secara mendalam. Beliau juga mengabarkan bahwa seseorang akan menjadi mulia di sisi Allah dan di hadapan manusia, ketika ia memiliki ilmu dan mengamalkannya dengan sebaik-baiknya, demi meraih ridha Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- . Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam- di dalam banyak haditsnya telah menjelaskan, bahwa ibadah yang tidak didasari dengan pengetahuan yang benar, adalah kerugian yang besar bagi pelakunya. Karena di samping ibadah tersebut tertolak, pelakunya juga diancam dengan siksaan yang berat kelak di hari Kiamat. Demikian pula halnya dengan ilmu yang diamalkan bukan karena Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- , kelak akan membawa pelakunya pada kesengsaraan di akhirat. Banyak sekali gambaran-gambaran mengerikan yang terjadi pada orang-orang yang perbuatannya menyelisihi ilmunya, atau perbuatan-nya tidak disertai dengan keikhlasan kepada Allah tH di hari Kiamat kelak. Seperti yang terjadi pada tiga orang yang telah diberikan kenikmatan oleh Allah berupa kemampuan membaca al-Quran dengan bagus, harta melimpah dan kesempatan untuk berjihad dijalan-Nya. Akan tetapi ketika mereka menyalahgunakan kenikmatan tersebut dan tidak melandasinya dengan keikhlasan semata karena Allah, maka Allah pun mengadzab mereka. Na'uudzubillaah. Kerusakan yang ada di muka bumi ini -dengan berbagai bentuk-nya- tidak lain karena minimnya pengetahuan umat manusia terhadap syari'at Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- . Mereka bahkan keluar dari aturan-aturan Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- , lalu dengan seenaknya melanggar rambu-rambu yang telah Allah tetapkan demi kemaslahatan mereka, hanya sekedar untuk memenuhi kepuasan hawa nafsu. Fenomena kesyirikan, kezhaliman, permusuhan, pemutusan tali silaturahim, kecurangan dalam bermuamalah, serta memakan harta anak yatim dengan zhalim dan berbagai macam kejahatan lainnya dalam kehidupan ini, merupakan realita nyata dari kerusakan yang diakibatkan oleh kebodohan umat manusia terhadap agama yang diridhai ini. Maka ketika umat ini ingin kembali kepada al-Qur-an dan as-Sunnah, mempelajari keduanya dengan benar dari mengembalikan seluruh perselisihan pendapat kepada keduanya, niscaya mereka akan menjadi umat yang beriman dan bertakwa kepada Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- . Karena keduanya merupakan modal utama dalam meraih kebahagiaan, ketentraman dan kemakmuran. Sebagaimana yang telah Alloh janjikan dalam banyak ayat di dalam al-Quranul Karim. Di antaranya adalah firman Alloh Azza Wa Jalla , yang artinya "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa , pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari la-ngit dan bumi. Akan tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS. Al-A'raaf: 96) Ketika sebagian umat ini menyadari akan pentingnya hal terse¬but, mulai dari keutamaan menuntut ilmu syar'i dan kedudukan orang yang berilmu di sisi Allah, hingga betapa ilmu memiliki pengaruh yang begitu besar dan dominan dalam memperbaiki umat manusia, di berbagai segi, maka mereka pun mengerahkan seluruh kemampuan untuk mencarinya, demi meraih pahala yang besar dan menumbuh-kan rasa takut kepada Allah. Di samping mereka mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari, mereka juga mengajarkannya kepada umat. Maka berdirilah lembaga-lembaga pendidikan dan halaqah-halaqab (kajian-kajian) ilmiah yang mengajarkan ilmu-ilmu keislaman di dalamnya. Tidak hanya sebatas itu saja, mereka juga mengarang buku-buku dalam berbagai disiplin ilmu syari'at, seperti Aqidah, Tafsir, Hadits, Fiqih (hukum), Ushul Fiqih, dan lain-lain, demi mengeluarkan manusia dari gelapnya kebodohan dan kekufuran menuju terangnya ilmu pengetahuan dan Islam. Inilah buku yang akan memandu kaum muslimin mengenal ajaran yang berkaitan dengan Ibadah seorang muslim terhada Rabb nya . Kitab 'Mulakhkhas Fiqhi', yang berarti “Fiqih Ringkas', buku ini membahas masalah-masalah fiqih secara ringkas dan praktis. Namun demikian, bukan berarti buku ini tidak berbobot. Bagaimana tidak, karena pada asalnya buku ini adalah ringkasan dari kitab: ar-Raudh al-Murbi' Syarah Zaad al-Mustaqni yang sangat populer itu. Yang menjadi kelebihan buku ini adalah, walaupun masalah-masalah fiqih dibahas secara ringkas di sini, akan tetapi pada dasarnya itulah inti dari ilmu fiqih yang kadang dibahas dengan panjang lebar oleh para ulama fiqih. Bagi kalangan awam yang bukan ahli di bidang fiqih, untuk membaca kitab-kitab fiqih yang sangat luas pembahasanya tersebut sangatlah melelahkan dan membuat jenuh. Karenanya, buku ini sangatlah tepat untuk kaum muslimin yang ingin mempelajari ilmu fiqih dan mendalaminya dengan berbagai kesibukan yang mereka miliki. Buku ini juga sangat penting bagi para da'i sebagai materi yang mereka sampaikan dalam kajian-kajian fiqih. Mengingat di masa sekarang ini menuntut penjelasan masalah agama secara ringkas tapi padat. Mengenai keilmiahan kitab ini, tidak perlu diragukan lagi, mengingat nama penulis yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Di mana beliau adalah salah seorang ulama besar abad ini dan merupakan anggota Lembaga Ulama-Ulama Besar Arab Saudi, serta anggota Komisi Tetap Fatwa Saudia Arabia, yang hanya beranggotakan empat orang ulama terbesar. Di samping itu, pada setiap pembahasan dalam kitab ini, penulis selalu menyebutkan dalil-dalil dari al-Qur-an dan as-Sunnah yang shahihah, kecuali beberapa hadits saja yang kami dapati didha'ifkan oleh Syaikh al-Albani dan Syaikh Syu'aib al-Arna-uth. Dan ini tidak mengurangi kredibilitas penulis dan kualitas buku ini. Sebab itu merupakan hal yang sangat wajar dan manusiawi. Karena setiap orang, apakah dia ulama yang paling berilmu sekalipun, pasti memiliki kekurangan dan kesalahan. Bahkan para ulama dari kalangan Salaf tidak sedikit di antara mereka yang kita dapati menyebutkan hadits dha'if di dalam buku-buku karya mereka, tanpa mereka sengaja. Dan hal tersebut tidak serta merta mengurangi kredibilitas yang bersangkutan dan kualitas karya mereka. Karenanya, buku terjamah ini secara utuh sesuai de¬ngan naskah aslinya, tanpa ada sedikit pun bagian dari naskah asli dibuang. Hal ini untuk menjaga keasliannya dan sebagai wujud amanat ilmiah yang harus di jaga. Adapun langkah-langkah lain untuk menambah keilmiahan, serta untuk memberikan kemudahan kepada pembaca buku ini adalah: 1. Mencantumkan penomoran ayat-ayat dan surat, yang banyak disebutkan dalam banyak pembahasan dalam kitab ini. 2. menyertakan nomor bab dalam setiap hadits yang terdapat dalam kitab ini. Hal inidilakukan karena beberapa alasan, di antaranya : Terkadang penulis menyebutkan dalam takhrij hadits nama atau nomor bab, di mana hadits tersebut berada. Namun terkadang juga beliau meninggalkannya. Setelah di teliti ternyata penomoran bab yang beliau cantumkan berbeda-beda. Terkadang untuk hadits dari perawi yang sama, beliau menggunakan penomoran al-Mu'jam al-Mu-fahras li alfazh al-Hadits untuk penomoran babnya, terkadang juga menggunakan penomoran Tuhfah al-Asyraf. Hal ini dipandang akan menyulitkan pembaca yang ingin merujuk kembali hadits-hadits tersebut dalam kitab aslinya. |
||||
| < Sebelum | Berikut > |
|---|

Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]
Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...
Selengkapnya...
Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]
Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...
Selengkapnya...
Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]
Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]
Para ulama -rahimakumullah- telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]
Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...
Selengkapnya...
Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]
Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...
Selengkapnya...
Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]
Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...
Selengkapnya...
Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]
Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...
Selengkapnya...
Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]
Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...
Selengkapnya...
Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]
Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...
Selengkapnya...
Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]
Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]
Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]
Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...
Selengkapnya...
Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Kitab Shahih Muslim adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]
Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...
Selengkapnya...