| Hadits-Hadits Lemah dan Palsu di Sekitar Kita dan Ciri Untuk Mengetahuinya |
| Ditulis Oleh: Al Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah -rahimahullah- | |
Sesungguhnya tidaklah tersamar bagi setiap orang yang masih berhati bersih dan berakal sehat, bahwa Sunnah Nabawiyyah memiliki kedudukan yang sangat agung, Salah satu landasan berhujjah yang teramat kokoh sebagaimana Al-Qur'anul Karim.Sunnah Nabawiyyah merupakan penafsiran dari ayat-ayat Al-Qur'an dan penjelasnya; menerangkan perkara-perkara yang samar, menyebutkan rincian atas hal-hal yang masih global, dan memberikan batas-batas tertentu dari masalah-masalah yang bermakna mutlak. Dan dalam Al Quran sendiri disebutkan bahwa Sunnah Nabawiyyah wajib untuk diikuti. Allah Azza Wa Jalla berfirman, "Dan taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul-Nya, dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa Sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang." [Qs. Al Maidah: 92] Allah Azza Wa Jalla berfirman, diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya." [Qs. Al Hasyr: 7] Allah Azza Wa Jalla telah menurunkan 'Adz-Dzikr'- yaitu Al Kitab dan As-Sunnah dan Allah menjamin akan menjaganya dengan penjagaan yang sempurna sesuai dengan kesempurnaan Allah. Sesungguhnya Allah Maha Menjaga dan Mengawasi atas segala sesuatu. Allah Azza Wa Jalla berfirman, "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." [Qs. Al Hijr: 9] Al Quran sebagai Kalamullah , tidak ada seorangpun yang mampu menyelewengkan dan merubahnya, baik menambah maupun mengurangi meski hanya satu huruf. Sedangkan Sunnah Nabi yang suci dan mulia tidak selamat dari kedustaan dan pemalsuan orang-orang yang berniat jahat sehingga lantaran mereka, banyak manusia yang rusak dunia-akhirat. Di antara wujud kesempurnaan penjagaan Alloh Azza wa Jalla adalah dengan diutusnya balatentara-Nya untuk menjaga Sunnah yang diberkahi ini. Menegakkan yang haq meruntuhkan yang batil. Menetapkan yang shahih menyingkirkan yang dho'if atau palsu. Muncul sejumlah besar dari ulama terdahulu yang mulia dan diberkahi, yang membela Sunnah Nabi, melindungi benteng nubuwwah dari para penyelundup yang berusaha menyusupkan sesuatu yang dinisbatkan sebagai bagian dari nubuwwah, padahal bukan darinya. Dengan penjagaan inilah, manusia akan semakin baik dalam ber-ittiba' kepada Sunnah Nabawiyyah dan semakin sempurna pula hidayah yang diperoleh, dan pada akhirnya mereka akan selamat. Para imam yang pertama kali berbicara dalam bidang ini adalah Syu'bah bin Al-Hajjaj, Malik, Hisyam Ad-Dustuwa'i, Ma'mar, Ibn Al-Mubarak, Husyaim, Ibnu 'Uyainah, Yahya Al-Qoththon serta murid-muridnya seperti Ali ibn Al-Madiny, dan Yahya bin Ma'in – rahimakumulloh-, Kemudian jejak mereka diikuti oleh para ulama abad ke-3 hijriyah seperti Al-Imam Ahmad dan para imam yang semasa, diikuti pula oleh murid-murid mereka seperi Al-Bukhari, Muslim, Abu Zur'ah dan Abu Hatim, kemudian At-Tirmidzi, An-Nasa'iy dan yang lainnya - rahimakumulloh- , hingga berakhirnya masa periwayatan hadits, yaitu di tahun tiga ratusan hijriyah. Tatkala kita perhatikan sepak terjang para pemalsu hadits berikut hadits-hadits yang mereka palsukan, setidaknya kita akan dipahamkan akan dua hal penting: Pertama: Bahaya hadits palsu bagi umat Islam dan pengaruh yang sangat membekas Kedua: Kesungguhan para ulama dalam membela Sunnah Nabi. Pada masa sigharut tab'in (yaitu setelah tahun 150 hijriyah) -di masa itu juga terdapat generasi kibaru atba'it tabi'in – partai/keompok politik mulai bermunculan, berbagai sekte dan aliran sesat tersebar dimana-mana, budaya asing menyaingi syariat. Di masa itulah muncul oknum-oknum yang dengan sengaja berbuat dusta dan memalsukan hadits atas nama Nabi. Tujuan mereka beragam. Ada yang bertujuan membela madzhab, melestarikan kebid'ahan, meraup dunia, mencari ridho para penguasa, atau tujuan-tujuan lain yang batil. Maka para ulama di zaman itu tidak tingga! diam. Mereka betul-betul mewaspadai dan mengawasi semua oknum yang terlibat dalam kebatilan ini. Al-Khathib Al-Baghdadi -rahimahullah- meriwayatkan dari Sufyan Ats-Tsaury -rahimahullah- , ia berkata, "Para malaikat adalah penjaga langit dan ahli hadits adalah penjaga bumi." Beliau juga meriwayatkan dari Yazid bin Zurai' dia berkata,"Tiap agama memiliki pasukan berkuda. Dan pasukan berkuda umat ini, mereka adalah ahli hadits." Beberapa abad kemudian muncul lagi segolongan kecil dari ulama muta'akhirin yang mengikuti jejak mereka dengan sebaik-baiknya. Mereka memisahkan hadits-hadits palsu dan menyusun-nya dalam sebuah kitab tersendiri, sehingga makin kokoh dan kuatlah penjagaan terhadap Sunnah Nabawiyyah. Kitab-kitab yang masyhur yang ditulis dalam bidang ini, diantaranya: 1. Al Maudhu'aat, karya Ibn Al-Jauzi. 2. Al-la'aly Al-Mitsbnu'ah fi_Ahadits AL-Maudhu'ah, karya Imam As-Suyuthy, yang merupakan ringkasan dari Al-Maudhu'at, dengan berbagai tambahan. 3. Tanziih asy-Syari'ah Al-Marfu'ah 'an Al-Ahaditsi Asy-Syann'ah Al Maudhu'at, karya Ibnu 'Iraq yang beliau ringkas dari kitab-kitab sebelumnya. Ini adalah kitab yang sangat berfaedah dan bermanfaat. 4. Al Fawaaid Al-Majmu'ah fi Al-Ahaadits Al-Maudhu'ah, karya Imam Asy Syaukani. 5. Naqdu Al-Manqul Wa Al-Mahki, Al-Mumayyiz Baina Al-Mardsid WaAl-Maqbul yang juga terkenal dengan Kitab Al-Manarur Al-Munif Fi Asb-Shahih Wa Adh-Dha'if. Kitab ini adalah rangkaian mutiara dari Imam Ibnu Al-Qoyyim yang manakala kita membaca satu baris dari kitab beliau ini, kita akan terdorong untuk terus membaca baris-baris berikutnya, lembar demi lembar, sehingga hampir-hampir kita tidak ingin meninggalkan kitab ini kecuali setelah membacanya hingga lembar terakhir. Dalam kitab ini beliau membawakan hadits-hadits disertai dengan penyebutan kaidah-kaidah dan rambu-rambu yang sangat gamblang, ciri-ciri untuk mengenali hadits palsu yang akan mempertajam respek dan sensitifitas kita tatkala mendengar hadits-hadits yang dipalsukan atas Nabi Sehingga meski baru mendengarnya satu kali, seseorang bisa mengenal dengan baik bahwa hadits tersebut palsu/lemah. Inilah edisi terjemah dari Kitab Al-Manarur Al-Munif Fi Asb-Shahih Wa Adh-Dha'if sebuah karya dari sekian banyak karya Al Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah -rahimahullah- yang membahas kaidah mengenali hadits lemah dan palsu, serta contoh hadits palsu yg tersebar di masyarakat. Hadits-Hadits Lemah dan Palsu di Sekitar Kita dan Ciri Untuk Mengetahuinya judul asli : Al-ManarurAl-Munif Fi Asb-Shahih Wa Adh-Dha'if penulis : Al Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah -rahimahullah- fisik : buku ukuran sedang, Softcover,192 hal Penerbit : Pustaka Salafiyah harga Rp 38.500 pemesanan : Alamat Email ini dilindungi dari bot spam,Antum Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya sms : 0819.2469.325 |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|

Tafsir Al Qur’an : tafsir As Sa'di [ Edisi Lengkap 7 Jilid ]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Tafsir Ath Thabari [Edisi lengkap 26 Jilid ]
Inilah rangkaian 26 jilid lengkap serial terjemahan dari kitab Tafsir Jamiul Bayan An Ta'wil Ayi...
Selengkapnya...
Tafsir Al Qurthubi [ Edisi 20 Jilid Lengkap ]
Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -r...
Selengkapnya...
Tafsir Adhwa’ul Bayan:Tafsir Al Quran dengan Al Quran [Edisi 12 Jilid Lengkap]
Inilah dari rangkaian Kitab terjemah tafsir Adwaul Bayan, sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Al A...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [ Edisi 18 Jilid Lengkap ]
Para ulama -rahimakumullah- telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah ...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [4 Jilid lengkap]
Kitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua ka...
Selengkapnya...
Subulus Salam Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 3 Jilid]
Sesungguhnya para ulama umat ini -semoga Allah memberi mereka balasan yang lebih baik- telah mengera...
Selengkapnya...
Tafsir Al Aisar [ 7 jilid lengkap]
Tafsir Al Quran ditulis untuk menjelaskan makna dan maksud ayat didalamnya sehingga kaum muslimin da...
Selengkapnya...
Tafsir Al Muyassar [ 3 jilid lengkap]
Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- d...
Selengkapnya...
Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]
Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabd...
Selengkapnya...
Tafsir Ibnu Katsir [6 Jilid Lengkap, Edisi Lux]
Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya t...
Selengkapnya...
Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]
Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhamm...
Selengkapnya...
Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]
Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang ba...
Selengkapnya...
Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]
Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziri...
Selengkapnya...
Syarah Shahih Muslim [12 Jilid Lengkap]
Para ulama telah bersepakat bahwa kitab terbaik setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Al Bukhori...
Selengkapnya...
Tidak diragukan lagi bahwa kitab Shahih Al Bukhari merupakan kitab hadits paling otentik di muka bumi ini. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Kitab Shahih Muslim adalah salah satu dari kitab yang paling sahih setelah al-Qur'an, selain Shahih Al Bukhari. .bl {background: url(http://al-aisar.com/components/com_magazine/layouts/images/bl.gif) 0 100% ...
Selengkapnya...
Shahih At Targhib wa Tarhib [6 Jilid Lengkap]
Sesungguhnya semangat ibadah seorang muslim akan tumbuh bila janji pahala dan indahnya balasan berta...
Selengkapnya...