ASN syrh ringkas riyadhusShalihinKitab Riyadhush Shalihin sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin. Kitab hampir dipakai di semua kalangan muslimin baik di bidang lingkungan pendidikan ataupun selainnya, atau dengan mudah kita bisa dapati kitab ini ada di masjid-masjid dan perpustakaan-perpustakaan kaum muslimin. Sedemikian besar kebutuhan umat terhadap kitab ini, dikarenakan pembahasan yang terkandung di dalamnya. Barakah yang terkandung dalam kitab yang disusun oleh Al-Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi -rahimahullah- , yang lebih dikenal dengan Imam An-Nawawi, demikian nyata pada kaurn muslimin, sejak dahulu hingga sekarang. Alloh Tabarraka Wa Ta'ala jadikan manfaat yang besar dan luas untuk kaum muslimin dengan kitab ini. Karena di dalamnya berisi bimbingan ilahi, berupa Al-Quran dan hadits Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam, yang akan menunjukkan dan menerangi jalan seorang hamba menuju ridha Allah  dan untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak.


Pembahasan dalam kitab ini mencakup perkara-perkara yang mendasar, yang menjadi bekal seorang hamba untuk memperbaiki jiwa dan amalannya, berupa : perkara tauhid, tazkiyatun nafs (penyucian jiwa dari akhlak-akhlak tercela), zuhud, qana'ah, amar ma'ruf nahi mungkar, taubat, istiqamah, amanah, tanggung jawab, hak dan kewajiban seorang muslim, menjaga diri dari perbuatan dosa dan perkara yang lainnya. Terlebih lagi pada zaman sekarang, dimana kemerosotan akhlak kaum muslimin sudah mencapai tingkat yang sangat parah, bahkan pada mayoritas mereka. Sehingga saat ini sudah sangat sulit didapati orang-orang yang berakhlak mulia dan lebih mementingkan kehidupan akhirat mereka daripada dunianya. Menilik kondisi yang demikian, kita akan sadari l3ahwa kebutuhan kaum muslimin tentang pembahasan ini sangat besar dan urgen, yang dengannya diharapkan akan mengembalikan kejayaan kaum muslimin, sebagaimana yang telah dicapai pada zaman Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam dan Khulafa' Rasyidun


Inilah rangkaian kitab hasil terjemahan dari kitab Asli karya Al Allamah Fadlilatusy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin -rahimahullah-
Yag telah direngkas dengan judul Syarah Ringkas riyadhus Shalihin, yang merupakan penjelas dari hadits-hadits yang terkandung dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi -rahimahullah-. Sebuah kitab kumpulan hadits Nabawi yang cukup sistematis yang memuat tema akhlak, dab, anjuran berbuat kebaikan atau Sunnah, dan larangan mengamalkan hal-hal keharaman dan makruh dan tema lainnya.


Info tambahan

  • Judul Asli Syarah Ringkas Riyadhus Shalihin [2 Jilid/set ]
  • Penulis Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin -rahimahullah-
  • Dimensi Buku Buku ukuruan sedang 24,5 x16 cm
  • Tipe Cover Hardcover
  • Jumlah Halaman 2 Jilid /set
  • Bahasa Indonesia
  • ISBN -
  • Penerbit Pustaka As Sunnah
  • Harga Rp 490.000 Diskon jadi Rp 392.000
  • Cara Pemesanan Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 , (kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)

PA alMuhalla setInilah Edisi terjemah edisi lengkap dari kitab" Al Muhalla" karya Al Imam Ibnu Hazm Al Andalusi -rahimahullah- .Salah satu Ulama besar Ahlus Sunah madzab Dhahiriyyah.Tingginya Ilmu beliau diakui oleh ulama-ulama lainnya.
Syaikh Izzuddin bin Abdus Salam -rahimahulloh- berkata,"Ibnu Hazm termasuk ulama mujtahid, aku tidak pernah melihat kitab yang membicarakan tentang keislaman seperti kitab Al Muhalla karya Ibnu Hazm dan kitab Al Mughni karya Ibnu Qudamah Al Maqdisi."
Imam Adz Dzahabi -rahimahullah- berkata," Apa yang dikatakan Syaikh Izzudin bin Abdussalam adalah benar. Dan kitab ketiga setelah kedua kitab tersebut adalah Sunan Al Kubro karya Al Baihaqi -rahimahullah- , sedangkan yang keempat adalah At-Tamhid karya Imam Ibnu Abdil Barr -rahimahullah- .Barangsiapa yang bisa mendapatkan kitab-kitab ini dan dia termasuk mufti yang paling cerdas dan kemudian dia terus mempelajarinya, maka dia akan menjadi orang yang benar-benar faqih."
kitab Al Muhalla ini adalah kaya terbesar Imam Ibnu Hazm -rahimahulloh- dalam masalah fiqih yang terbilang langka dan jarang dikenal di masyarakat . Disajikan dalam bentuk yang unik dan khas berbeda dengan kitab fiqih lainnya.
Ibnu Hazm -rahimahullah- menguraikan permasalahan fiqih satu per satu dengan penomoran pada setiap masalah dengan disertai uraian jawaban dengan hujjah yang kokoh, tanpa pengklasifikasian tiap permasalahan dalam subjudul tertentu.


Info tambahan

  • Judul Asli Al Muhalla
  • Penulis Imam Abu Muhammad Ali bin Ahmad bin Said bin Hazm Al Andalusi -rahimahullah-
  • Dimensi Buku buku ukuran sedang 15 x23,5 cm,
  • Tipe Cover Hardcover
  • Jumlah Halaman 18 Jilid lengkap
  • Bahasa Indonesia
  • ISBN -
  • Penerbit Pustaka Azzam
  • Harga Rp 2.702.000 diskon jadi Rp 2.161.000 ,( anda bisa hemat lebih dari Rp 500.000 !!)
  • Cara Pemesanan Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 , (kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)

DH jalan selamatAqidah Tauhid merupakan pegangan pokok yang menentukan bagi kehidupan manusia di dunia dan akhirat, karena tauhid merupakan pondasi bangunan agama, menjadi dasar bagi setiap amalan yang dilakukan oleh hamba-Nya. Tauhid merupakan inti dakwah para Nabi dan Rasul. Mereka pertama kali memulai dakwahnya dengan tauhid dan tauhid merupakan ilmu yang paling mulia.

Aqidah yang benar adalah perkara yang amat penting dan kewajiban yang paling besar yang harus diketahui oleh setiap muslim dan muslimah, karena diterimanya amal ibadah tergantung dari tauhid yang benar. Kebahagiaan dunia dan akhirat dapat diperoleh oleh orang-orang yang berpegang pada aqidah yang benar ini dan menjauhkan diri dari hal-hal yang menafikan (meniadakan) aqidah tersebut.

Aqidah yang benar adalah aqidah al-Firqatun Najiyah (golongan yang selamat), Ahlus Sunnah wal Jama'ah, disebut juga sebagai Aqidah Salaf yakni aqidah yang diajarkan Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam - , yang difahami dan diamalkan oleh Shohabat - Rodliallahu Anhum -, kemudian diwariskan kepada generasi selanjutnya : tabiin, Tabiut Tabiin, Ulama Sunnah, para Imam madzab Ahlus sunnah dan sampai ulama zaman sekarang yg mengikuti mereka dengan benar . Adapun Pemahaman/aliran/firqoh/ tarekat atau paham yang murujuk pada orang ( syaikh, kyai, Imam, dan lain nya ) atau tokoh yang dianggap maksum yang tidak merujuk kepada aqidah salaf ini , sudah dipastikan adalah paham sesat yang menyesatkan.

Mengapa Aqidah Salaf menjadi penting ?,

Syaikh Muhammad Alawi As Saqqaf menjelaskan dalam kitab Syarah Aqidah Al Waasitiyah karya Syaikh Khalil harras -rahimahullah- , bahwa dengan aqidah salaf :

Pertama: Bahwa dengan aqidah Salaf ini, kaum muslimin dan da'i-da'inya akan bersatu, karena aqidah Salaf ini berdasarkan Al-Qur-an dan As-Sunnah menurut pemahaman para Shahabat. Adapun aqidah selain aqidah Salaf ini, maka persatuan tidak mungkin akan tercapai ,bahkan yang akan terjadi adalah kehancuran.

Kedua: Bahwa dengan aqidah Salaf ini seorang muslim akan mengagungkan Al-Quran dan As-Sunnah, adapun Aqidah lainnya disebabkan mashdar (sumber)nya adalah hawa nafsu, maka mereka akan bermain-main dengan dalil, sedang dalil dan tafsirnya mengikuti hawa nafsu.

Ketiga; Bahwa dengan aqidah Salaf ini akan mengikat seorang muslim dengan generasi yang pertama, yaitu para Shahabat radhiyallaahu 'anhum yang mereka itu adalah Sebaik-baik masa atau generasi.

Shahabat Ibnu Mas'ud -rodliallohu anhu- berkata,

"Sesungguhnya Allah melihat hati hamba- hamba-Nya dan Allah mendapati hati Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam adalah sebaik-baik hati manusia, maka Allah pilih Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam itu sebagai utusan-Nya. Allah berikan kepadanya risalah. Kemudian Allah melihat dari seluruh hati hamba-hamba-Nya setelah hati Nabi-Nya, maka didapati bahwa hati para Shahabat merupakan hati yang paling baik, maka Allah menjadikan mereka pendamping-pendamping Nabi-Nya yang mereka berperang atas agama-Nya. Apa yang dipandang oleh kaum muslimin (para Shahabat) itu baik maka itu baik di sisi Allah dan apa yang dipandang oleh kaum muslimin (para Shahabat) itu jelek maka di sisi Allah itu jelek."
[diriwayatkan oleh Ahmad (1/379), dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Muhammad Syakir]

Dan sabda Rasullulah shallallaahu 'alaihi wa sallam:
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian yang sesudahnya, kemudian yang sesudahnya lagi."
Dalam riwayat lain, Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah tidak mengumpulkan umat ini, atau beliau bersabda: Umat Muhammad, di atas kesesatan." (HR. At-Tirmidzi dalam Sunannya, Kitabul Fitan dan Al Albani menshahihkan hadits ini dalam al Misykah 1/61 no 173)

Keempat: Aqidah Salaf ini jelas, gampang, dan jauh dari ta'wil, ta'thil, dan tasybih. Oleh karena itu, dengan kemudahan ini seseorang akan tenang dengan qadha' dan Qodar Alloh Azza wa Jalla , serta akan meng-agungkan-Nya.

Kelima: Bahwa aqidah Salaf akan membawa kepada keselamatan di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu, berpegang kepada aqidah Salaf ini hukumnya wajib.

Keenam: Aqidah Salaf ini adalah aqidah yang selamat, karena as-Salafush Shalih lebih selamat, lebih tahu, dan lebih bijaksana.

Sungguh, Begitu banyak golongan yang terjatuh dalam kesalahan dalam memahami Aqidah Salaf, terutama terkait masalah Tauhid Asma`dan Sifat, bahkan termasuk di antaranya adalah mereka yang menyatakan diri sebagai Ahlus Sunnah wal Jama’ah, tetapi ternyata justru menyimpang dari manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Salah satu manhaj untuk mengkaji masalah seperti ini, ketika ada sejumlah pihak yang mengklaim diri paling benar, adalah membandingkan dan menimbangnya -dalam rangka menguji siapa yang haq- berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah dengan berlandaskan pemahaman as-Salaf ash-Shalih.

Inilah yang diuraikan dalam buku ini, yaitu dengan menjelaskan manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang haq terlebih dahulu, berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah, yang diletakkan dalam kaidah-kaidah fundamen yang baku, sehingga setiap masalah ilmiah terurai secara sistematis dan rapi. Sehingga setelah uraian tersaji secara seksama, semua yang tidak sejalan dengan kebenaran, akan muncul dengan sendirinya secara jelas.

Karena itu, dengan buku ini, kita bisa menimbang berbagai permasalahan akidah yang terkait dengan tiga masalah pokok yang disajikan di dalamnya, yaitu:

– Tauhid Asma` dan Sifat.

– Syariat.

– dan Takdir.

Inilah salah satu buku terbaik yang menguraikan ketiga masalah di atas, dengan sederhana, jelas dan sistematis, sehingga menjadi sangat efektif mengoreksi yang salah dan tidak tepat pada diri kita terkait dengannya, juga menjadi timbangan bagi banyak kekisruhan yang terjadi di antara Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan orang-orang dan golongan-golongan yang mengklaim mengikuti Ahlus Sunnah wal Jama’ah.




Info tambahan

  • Judul Asli Taqrib Tadmuriyah
  • Penulis Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-Utsaimin
  • Dimensi Buku 14.5 x 21.0 cm
  • Tipe Cover Softcover
  • Jumlah Halaman -
  • Bahasa Indonesia
  • ISBN 978-602-6845-28-3
  • Penerbit Darul Haq
  • Harga Rp 40.000
  • Cara Pemesanan Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 (kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)

DH kesempurnaan islamAgama Islam adalah karunia dan nikmat terbesar yang dianugerahkan kepada umat manusia. Cahayanya menerangi kalbu yang kelam. Sinarnya menghempaskan kejahilan umat. Petunjuknya di atas petunjuk yang lain; melebihi petunjuk insting, indra dan akal. Keutamaannya tak lekang dimakan masa.

Keutamaan-keutamaan Islam inilah yang dibahas dalam buku ini secara simple dan tuntas berdasarkan dalil-dalil yang shahih. Metodologi sajian matannya adalah sebagaimana yang ditempuh oleh para ahli hadits, yaitu dengan memberikan judul tema, lalu menyebutkan ayat al-Qur`an dan hadits. Nah inilah yang disyarah oleh Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah al-Fauzan, dan inilah buku kita ini.

Buku ini juga mengulas tentang Islam dari berbagai segi, yaitu: wajibnya menganut agama Islam bagi semua manusia, makna Islam, dalam berislam itu cukup hanya dengan mengikuti al-Qur`an dan as-Sunnah, masuk Islam itu wajib secara kaffah (keseluruhan), bid’ah dalam agama itu lebih besar dosanya daripada dosa-dosa besar, terhalangnya taubat dari ahli bid’ah, Islam itu agama fitrah, Islam itu datang dalam keadaan asing dan akan kembali dianggap asing, dan masih banyak yang lainnya.

Ini adalah salah satu buku kajian paling lengkap tentang Islam dari berbagai aspeknya, yang sangat patut menjadi perhatian setiap Muslim.


Info tambahan

  • Judul Asli Syarah Fadhlul Islam
  • Penulis Syaikh Dr Shalih bin Fauzan Al Fauzan
  • Dimensi Buku 14.5 x 21.0 cm
  • Tipe Cover Softcover
  • Jumlah Halaman -
  • Bahasa Indonesia
  • ISBN 978-602-6845-27-6
  • Penerbit Darul Haq
  • Harga Rp 35.000
  • Cara Pemesanan Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 (kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)

SKS sunnah tarkiyahSunnah Rasulullah adalah panduan hidup umat Islam, sama halnya dengan Al-Quran, Sunnah Rasulullah tidak bisa dikesampingkan karena Posisinya sangat vital.
 
Buku Sunnah Tarkiyah ini termasuk buku pioner yang membahas secara komprehensif hal-hal yang ditinggalkan Rasulullah dimana pada waktu itu ada faktor-faktor yang mendorong beliau untuk melakukannya tapi beliau memilih untuk meninggalkannya.

Buku ini dipuji oleh banyak professor Timur Tengah karena keunggulannya dalam membahas persoalan prinsipil ini secara lugas dengan berlandaskan pendapat para imam madzhab. Penulis yang kerap menyapa audien melalul akun twitternya © dryahyakhalil ini mengerahkan usaha keras mengumpulkan argumen-argumen tak terbantahkan dalam
buku ini demi menjawab gugatan pihak yang kontra terhadap konsep Sunnah Tarkiyah.

Dengan merujuk kitab-kitab klasik dan dengan metode istidlal yang Kuat, buku ini memaparkan bagaimana penerapan konsep Sunnah Tarkiyah dalam segala aspek kehidupan, baik aqidah, ibadah, mu'amalah, adat dan lain sebagainya.

Buku karya Dr, Yahya Ibrahim Khalil Ini merupakan buku yang sangat berbobot sehingga layak untuk Anda miliki sebagai pedoman datam mempelajari sunnah-
Sunnah Tarkiyah.

Sunnah Tarkiyah: yang Sunnah untuk Ditinggalkan
Penulis  : syaikh Dr. Yahya bin Ibrahim Khalil
Penerbit : sukses publishing, Buku tebal
Harga Rp 290.000 Diskon jadi Rp 232.000
Pemesanan : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.,
WA / LINE : 0819.2469.325 ( sebut nama, alamat lengkap )


Info tambahan

  • Judul Asli -
  • Penulis -
  • Dimensi Buku -
  • Tipe Cover Hardcover
  • Jumlah Halaman -
  • Bahasa Indonesia
  • ISBN -
  • Penerbit -
  • Harga Rp
  • Cara Pemesanan Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 , BBM : 5B0FE340 (kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)

DS shahih fikih sunnahSesungguhnya Allah Ta'ala dengan segala hikmah-Nya telah memutuskan untuk mengutus para rasul kepada manusia, agar para Rasul ini menjadi suri tauladan bagi kaumnya masing-masing. Sehingga manusia dapat mengikuti petunjuk para rasul, mereka beramal seperti amal para rasul. Untuk itu, Allah telah menurunkan kitab kepada para Rosul ini agar diajarkan kepada manusia. Maka jadilah manusia beramal berdasarkan amalan para rasul 'alaihimus salam.
Akan tetapi sebagian orang telah merubah risalah-risalah Allah, dimana mereka diperintahkan untuk menjaga risalah tersebut. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman
"Maka datanglah  sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan." (QS. Maryam: 69)
      Ketika Allah -dengan hikmah-Nya hendak menutup risalah dan mengakhiri nubuwwat/wahyu-Nya, Dia mengutus seorang rasul terakhir , kepadanya Dia turunkan kitab yang berisi hukum-hukum syariat Lalu rasul terakhir itu, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- mengamalkan isi tersebut dan menyampaikannya kepada umat. Sebagian  umatnya mengikuti isi kitab itu.
      Dengan hikmah, ilmu, dan kuasa-Nya pula, Alloh Subhanahu Wa Ta'ala menjaga risalah ini, Allah menjadikan nash al-Qur'an tetap terpelihara, dan nash  as-Sunnah terpraktikkan. Maka manusia saat ini mendapati adanya nash (tulisan) dan praktik sekaligus. Dan para ulama-lah yang mentransfer ajaran al-Qur'an, as-Sunnah, dan pemahaman -sebagaimana telah dijelaskan oleh Rasulullah - kepada orang lain. Para shahabat telah memberikan pemahaman yang baik tentang agama kepada para tabi'in. Manusia mewarisi ilmu dari orang besar yang disampaikan melalui orang besar pula, dari satu generasi ke generasi berikutnya, sedangkan para ulama berjasa karena mereka berusaha agar ilmu mudah untuk dipahami. Dengan itu, maka berkembanglah berbagai macam disiplin ilim syari'at seperti ilmu fiqih dan ilmu ushul fiqih. Dan ilmu mereka tentang al-Qur'an, cara penulisan huruf dan makhrajnya pun berkembang, demikian pula halnya dengan hadits, karena keduanya merupakan sumber hukum.
       Karena itu pula bermunculanlah ilmu fiqih dan madzhab-madzhab fiqhiyah yang berbeda-beda, dan para ulama' berlomba untuk beristhinbath (mengeksplorasi al-Qur'an dan as-Sunnah untuk menentukan suatu hukum) yang benar berdasarkan nash nash al-Qur'an dan as-Sunnah tersebut, dan membatasi pemahaman mereka dengan apa yang telah diamalkan para salafus shalih.
     Para ulama pula yang mengumpulkan nash-nash atau naskah-naskah perkataan, perbuatan, dan taqrir Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- , sehingga ia menjadi rujukan bagi para ulama -di samping al-Qur'an- untuk menentukan dan memahami suatu hukum.
     Akan tetapi, seiring berjalannya sang waktu, maka manusia lebih senang bertaqlid buta ( mengikuti faham seseorang yang dianggap berilmu) tanpa mau memahami dalilnya. Mereka fanatik dengan pendapat para ahli fiqih, seolah-olah para pengikut madzhab setiap madzhab memiliki imam tersendiri yang khusus diutus kepada mereka, hingga berkembanglah sikap taqlid buta dan ta'ashub (fanatisme golongan) yang kronis.
Pemahaman Fiqih juga diwarnai dengan taklid buta dan fanatisme madzab yang mengakibatkan kemerosotan perkembangan ilmu fiqih. Silang pendapat berujung pada sengketa karena taqlid buta dan fanatisme madzab tersebut.
      Karena itu dapat Anda jumpai setiap masa dari masa-masa keemasan Islam, orang yang mengingatkan agar kembali kepada fiqih Islam dan ushulnya, kembali kepada nash-nashnya, sehingga perpustakaan-perpustakaan islam penuh dengan nash-nash fiqih yang terkumpul disana, disamping banyak juga kitab-kitab yang telah disyarah.       
       Para ulama di setiap generasi senantiasa berusaha keras agar ilmu mudah dipahami dan dipraktikkan. Mereka telah menyusun banyak kitab, yang telah tersebar ke seantero dunia.
Buku 'Shahih fikih Sunnah'  karya Syaikh Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim ini merupakan salah satu karya fenomenal. Penulis berupaya mengumpulkan dan menuliskan secara terperinci hukum-hukum fikih berdasarkan dalil dari Al-Qur'an, As-Sunnah, Atsar para shahabat, tabi'in, dan pendapat para ulama.
       Penulis juga merangkum pelbagai kesepakatan dan perbedaan pendapat di kalangan ulama. Langkah ini, bukan hanya akan memperluas wawasan pembaca tentang berbagai sudut pandang dalam ilmu fikih, tetapi juga menentramkan pembaca dalam mengamalkan ibadah dan melakukan praktek muamalh, karena mengetahui adanya perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan ulama.
        keistimewaan lain dari kitab ini adalah adanya terjih (pilihan pendapat yang lebih kuat) dari para ulama ketika menjadi khilaf. sehingga tidak salah jika kitab'Shahih Fikih Sunnah' ini dikategorikan sebagai salah satu kitab perbandingan madzhab. selain adanya pencantuman sumber rujukan hadist secara rinci, ta'liq dan takhrij haidst dari tiga ulama besar; Syaikh Nashiruddin Al-Albani, Syaikh Abdul Aziz bin baz, dan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin turut menambah bobot buku ini.
Pada jilid pertama ini pembahasannya meliputi: Pendahuluan yang mengupas tentang fase dan sejarah pertumbuhan ilmu fikih sejak masa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, para shahabat, tabi'in, tabi'it tabi'in hingga munculnya madzhab-madzhab dalam fikih Islam, serta berbagai permasalahan yang terkait dengannya seperti ittiba', taklid, dan sebagainya; Thaharah yang membahas tentang najis, air, wudhu, tayamum, mandi, serta haid dan nifas dengan segala pembahasan hukumnya; dan shalat yang mengupas tentang permasalahan shalat dari awal hingga bab shalat witir
Pada jilid kedua ini pembahasannya meliputi shalat-shalat (lanjutan), yaitu dari qiyamullalil (tahajud), shalat tarawih, shalat istikharah, shalat tasbih, shalat tahiyatul masjid, shalat taubah, shalat gerhana, shalat istiqa, shalat khauf, shalat berjamaah, shalat jum'at dan shalat hari raya. kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Jenazah, dan ditutup dengan pembahasan zakat
Pada jilid ketiga ini pembahasannya meliputi Puasa, Haji, Umrah, sumpah dan Nadzar, Makanan dan Minuman, Pakaian dan perhiasan, serta hukum-hukum Memandang.
Pada jilid keempat ini pembahasannya meliputi Pernikahan, Perceraian dan warisan
Pada jilid kelima ini pembahasannya meliputi Hudud, Jinayat dan Diyat, serta Buyu' (Jual Beli).
Tak ragu lagi, buku ini layak menjadi bacaan utama bagi pembaca dan kaum muslimin pada umumnya, sehingga benar-benar dapat memeperluas wawasan tentang ilmu fikih untuk selanjutnya diterapkan dalam amaliah ibadahnya.


Shahih Fiqih Sunnah [ 5 Jilid/set ]
judl asli :Shahih Fiqh Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhih Madzahib Al A’immah
Penulis : Abu Malik Kamal bin As Sayyid Salim
Ta’liq : Syaikh Abdul Aziz bin Baaz -rahimahullah-
             Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani -rahimahullah-
             Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin -rahimahullah-
Penerbit : Darus Sunnah
Harga Rp 725.000 diskon Rp 580.000 ( blm oks kirim sesuai nama alamat lengkp)
  Pemesanan : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.,
WA / LINE : 0819.2469.325 ( sebut nama, alamat lengkap )


Info tambahan

  • Judul Asli -
  • Penulis -
  • Dimensi Buku -
  • Tipe Cover Hardcover
  • Jumlah Halaman -
  • Bahasa Indonesia
  • ISBN -
  • Penerbit -
  • Harga Rp
  • Cara Pemesanan Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 , BBM : 5B0FE340 (kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)

PIS ensiklo asmaul cSesungguhnya memahami nama Allah yang baik (Asma'ul Husna) merupakan pintu ilmu yang mulia, bahkan ini termasuk Al-Fiqh Al-Akbar (fikih yang paling agung) dan paling utama serta pertama kali yang masuk dalam sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,
"Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan atasnya, maka Dia akan memberikan kefahaman kepadanya dalam masalah agama." (Muttafaq Alaih)
        Mempelajari ilmu Asma Al Husna merupakan usaha termulia yang dilakukan oleh setiap jiwa dan sebaik-baiknya apa yang diraih oleh orang-orang yang memiliki kecerdasan akal dan petunjuk. Ilmu ini merupakan fondasi jalan menuju Allah dan jalan masuk yang lurus dalam meraih kecintaan dan keridhaan-Nya serta jalan yang lurus bagi setiap orang yang dicintai dan dipilih-Nya.
         Sebagaimana bangunan memiliki fondasi, maka fondasi agama ini adalah iman kepada Allah Ta 'ala dan kepada nama-nama serta sifat-sifat-Nya. Jika fondasi ini kuat, maka dia akan dapat memikul bangunannya dengan kuat dan kokoh serta selamat dari guncangan dan kerobohan.
         Ibnu Al-Qayyim Rahimahullah berkata, "Barangsiapa yang meng-hendaki bangunan yang tinggi, maka diharuskan baginya untuk meguatkan fondasi dan benar-benar memperhatikannya. Karena ketinggian bangunan tergantung pada kokoh dan kuatnya fondasi.
Amal dan derajat adalah bangunan, sedangkan fondasinya adalah iman.
           Apabila fondasinya kuat, maka dia akan dapat memikul bangunan dan meninggikannya. Apabila roboh sebagian dari bangunan itu, maka mudah untuk memperbaikinya dan jika fondasi tidak kuat, maka tidak akan tinggi bangunannya dan tidak akan kokoh dan jika roboh sebagian dari fondasi, maka akan jatuh bangunannya atau hampir jatuh. Orang bijak akan memiliki target yaitu membenarkan fondasi dan menguatkannya, sedangkan orang jahil adalah orang yang meninggikan bangunan tanpa fondasi, maka tidak berselang lama bangunannya pun akan roboh.
Allah Ta'ala berfirman,  
"Maka apakah orang-orang yang mendirikan mesjidnya atas dasar takwa kepada Allah dan keridhaan(-Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam?" (QS. At-Taubah: 109)
     Fondasi bagi bangunan amal seperti kekuatan bagi tubuh manusia. Jika kuat, maka dia dapat membawa badan dengan baik dan menolak segala penyakit. Jika lemah kekuatannya, maka lemah pula dia dalam membawa badannya serta cepat terserang penyakit. Jadikan bangunanmu di atas fondasi iman yang kuat dan jika ada bagian atas atau atapnya yang rusak, maka mudah untuk memperbaikinya daripada kerusakan fondasinya.
Fondasi ini ada dua,
pertama, mengenal Allah, perintah, nama, serta sifat-Nya dengan baik.
 Kedua, tunduk dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya.
Inilah sekuat-kuatnya fondasi yang dibangun oleh seorang hamba bagi bangunannya dan sesuai dengan kekuatan fondasi itulah ketinggian suatu bangunan yang dia inginkan."
    Oleh karena itu, banyak sekali dalil di dalam Al-Qur'an yang menguatkan fondasi ini, bahkan hampir-hampir semua ayat tidak pernah lepas dari penyebutan nama Allah dan sifat-Nya. Ini semua menunjukkan dengan jelas tentang pentingnya ilmu yang berkaitan dengan nama dan sifat Allah serta kebutuhan yang mendesak untuk mengenalnya. Bagaimana dia tidak menempati kedudukan yang tinggi ini, sedangkan dia adalah tujuan utama diciptakannya semua manusia.
     Tauhid yang merupakan tujuan utama diciptakannya manusia terbagi menjadi dua:
Pertama : Tauhid Ma'rifah dan Itsbat; ini mencakup iman kepada rububiyah, nama, dan sifat-Nya.
Tauhid Iradah dan Thalab; ini adalah tauhid ibadah.
 Adapun dalil yang pertama adalah firman Allah,
"Allah lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu." (QS. Ath-Thalaq: 12)
Dan dalil yang kedua firman Allah,
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56).
Yang pertama, Allah menciptakan agar kalian mengenal (Allah) dan yang kedua, Allah menciptakan agar kalian beribadah (kepada-Nya).
Oleh karena itu, tauhid adalah ilmu dan amal. Banyak sekali ayat Al-Qur'an yang menyebutkan tentang perintah untuk mempelajari ilmu yang mulia ini dan untuk memperhatikan pokok yang agung ini.
Allah Ta'ala berfirman,
' serta ketahuilah bahwasannya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." IQS. Al-Baqarah: 231)
"Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (QS. .al-Baqarah: 233)
“ Ketahuilah , bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana." (QS. Al-Baqarah: 209)
Adapun apa yang disebutkan oleh Allah Ta'ala tentang nama dan sifat-Nya dalam Al-Qur'an, maka sangat banyak dan tidak bisa dibandingkan dengan yang lainnya, karena nama dan sifat Allah merupakan seagung-agungnya dan semulia-mulianya serta seutama-utamanya hal yang disebut dalam Al-Qufan.
      Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata, "Di dalam Al-Qur'an, penyebutan tentang nama, sifat, dan perbuatan Allah Ta'ala lebih banyak daripada penyebutan tentang makanan, minuman, serta pernikahan di surga. Ayat-ayat yang berkaitan dengan nama dan sifat  Allah Ta'ala lebih mulia daripada ayat yang berkaitan dengan hari kiamat. Semulia-mulianya ayat di dalam Al-Quran adalah ayat kursi yang berkaitan dengan nama dan sifat Allah.
 Sebagaimana hal ini disebutkan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bahwasanya beliau berkata kepada Ubay bin Ka'ab Radhiyallahu Anhu, "Apakah engkau mengetahui, ayat apa yang termulia di dalam Al-Qur’an? Ubay pun berkata,
"Allah tidak ada Ilah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)," (QS. Al-Baqarah: 255), kemudian Rasulullah memegang dada-nya seraya berkata, "Selamat atas ilmu yang engkau miliki, wahai Abu Mundzir."
    Semulia-mulianya surat dalam Al-Quran adalah Ummul Quran (induk Al-Qur’an, yakni surat Al-Fatihah), sebagaimana yang dise¬butkan dalam hadits Abu Sa'id bin Al-Mu'alla dalam Shahih Al-Bukhari, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda kepada beliau,"Sesungguhnya tidak diturunkan dalam Taurat atau Injil atau Zabur dan di Al-Quran yang semisal dengannya, dia adalah As-Sab'u Al-Matsaani (tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang) dan Al-Quran yang mulia yang diturunkan padaku.  Di dalamnya terdapat penyebutan nama Allah dan sifat-Nya Yang lebih banyak dibanding hari kiamat.
       Telah disebutkan dalam Shahih Al-Bukhari dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bahwasanya surat Al-Ikhlas sebanding dengan sepertiga Al-Qur’an. Selain itu, disebutkan pula bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam memberikan kabar gembira kepada yang membacanya seraya mengatakan, "Saya mencintainya karena itu adalah sifat Allah, maka Allah akan mencintainya."5 Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menjelaskan bahwa Allah cinta kepada orang yang cinta terhadap sifat-sifat-Nya dan pintu ini amatlah luas.
       Ini semuanya membuktikan akan ketinggian ilmu tentang Asma dan Shifat Alloh Subhanahu Wa Ta'ala  dan keagungannya serta banyaknya pelajaran yang bisa dipetik dan bahwasanya dia adalah salah satu fondasi keimanan serta salah satu rukun agama yang di atasnya dibangun kedudukan agama yang tinggi. Bagaimana mungkin perkara syariat akan lurus dan keadaan manusia akan baik tanpa mereka mengenal sang pencipta dan pemberi rezeki mereka dan tanpa mengenal nama-nama Allah yang baik dan sifat-sifat-Nya yang mulia lagi sempurna yang menunjukkan akan kesempurnaan dan kemuliaan serta keagungan-Nya, dan bahwasanya Dia adalah sesembahan yang haq dan tidak ada sesembahan yang haq selain-Nya. Akan tetapi, kebanyakan manusia terlalaikan dengan dunia daripada menyembah-Nya, padahal Allah Ta'ala telah memperingatkan mereka dengan firman-Nya, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi. " (QS. Al-Munaf iqun: 9), Allah Ta'ala-lah tempat kita memohon pertolongan dan Dia-lah yang dapat memberi petunjuk kepada setiap kebaikan.
     PIS ensiklo asmaul bDalam memahami Asmaul Husna ( nama-nama Alloh yang indah sempurna) dan juga shifat-shifat-Nya yang Agung, terdapat kaidah-kaidah didalamnya., Hal ini telah dibahas secara mendetail oleh para ulama Salafush Shalih yang sekaligus menjadi manhaj mereka. Kesalahan dalam memahami Asma al husna ini dapat berakibat sangat fatal, sebab melakukan kesalahan yang berhubungan dengan Dzat yang maha Mulia, Alloh Subhanahu Wa Ta'ala .
      Dalam buku ini, penulis membahas secara jelas, detail dan sistematis tentang Asma Al husna dan shiat-shifat Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dengan menyandarkan setiap bahasannya pada dalil Al Quran, hadits Rosul ynag shahih sesuai manhaj salafush shalih yang benar.
Dan Sesungguhnya Firqoh-firqoh Sesat, Sebagian besarnya tersesat dalam memahami Asma Wa shifat Allah Jalla Wa Allah - Azza Wa Jalla-
Maka pelajarilah Aqidah Asma wa shifat ini, Aqidah yang diajarkan oleh Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam – dan difahami oleh generasi terbaik Islam. Jangan sampai engkau masuk ke jurang kebinasaan yang ditawarkan oleh firqoh sesat karena salah memahami Aqidah ini.


Ensiklopedi  Asma’ul Husna
Judul asli : Fiqih Al Asma’ Al Husna
Penulis ; Syaikh Dr Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr
Penerbit : Pustaka Imam Syafii
Harga Rp 120.000
Pemesanan : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.,
WA / LINE : 0819.2469.325 ( sebut nama, alamat lengkap )  


Info tambahan

  • Judul Asli -
  • Penulis -
  • Dimensi Buku -
  • Tipe Cover Hardcover
  • Jumlah Halaman -
  • Bahasa Indonesia
  • ISBN -
  • Penerbit -
  • Harga Rp
  • Cara Pemesanan Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 , BBM : 5B0FE340 (kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)

SKS syarah bulughulKitab Bulughul Maram sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang, bahkan bagi orang awam sekalipun. Siapa yang tidak pernah mendengar Bulughul Maram, sebuah kitab karya al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani. Kehebatan kitab ini terlihat dari cara penyajian hadits-hadits yang merupakan jawamful kalim (ringkas namun mengandung makna yang luas) dan diuraikan secara ternatik dan sisternatik. Dimulai dari hadits yang paling shahih dalam suatu pembahasan tertentu, kemudian dilanjutkan dengan hadits penguat, hadits yang berfungsi sebagai penjelas dari yang masih global, atau hadits yang merupakan pembatas dari hadits sebelumnya yang masih mutiak. Tak pelak, karya agung ini rnendapat banyak pujian dari kalangan ulama pada masa beliau, hingga para ulama pada masa sekarang.
Karena itu muncullah beberapa karya ularna yang menjadikan Bulughul Maram sebagai manuskrip yang disyarah (diperjelas), ditakhrij (diterangkan derajat haditsnya) maupun dita'/iq (dikomentari). Tersebut di antaranya yang terkenalKitab:
1.  Subulus Salam karya Syaikh Muhammad bin Amir ash-Shanfani,
2. Taudhihul Ahkam karya Syaikh Abdullah bin Abdurahman Bassam,
3. Fiqhul Islam karya Syaikh Abdul Qadir Suaibah al-Hamd,
4. al-Badrut Tamam karya Syaikh Husain Muhammad al-Maghribi
5. Fathul  Allam karya Syaikh Muhammad Shiddiq Hasan Khan,
6. Tuhfatul Kiram karya Syaikh Muhammad Luqman As-Salafi,
7. Al-Ifham karya Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi dan masih banyak lagi yang lain.
8. Ithaaful Kiraam Syarah Bulughul maraam min Adillatil Ahkaam, karya Syaikh Shafiyyurahman Al Mubarakfuri -rahimahulloh-  Inilah edisi terjemah.
 Lebih dari pada itu, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, Syaikh Shalih al-Fauzan, Syaikh Muhammad asy-Syinqiti, pun telah menuliskan syarah atas Kitab Bulughul Maram ini.

      Kitab Ithaaful Kiraam Syarah Bulughul maraam min Adillatil Ahkaam, karya Syaikh Shafiyyurahman Al Mubarakfuri -rahimahulloh-ini adalah termasuk kitab yang menggabungkan banyak hal, kelebihan kitab ini diantaranya :
1. terjemah maknawi matan hadits dalam Bulughul maram
2. syarah terhadap Kitab Bulughul Maram
3. Takrij Hadits berdasarkan Kitab-Kitab Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani -rahimahulloh-
4. Dilengkapi dengan Biografi Perawi hadits ( Jarh Wa Ta’dil )
5. Biografi Imam-Imam Ahli Hadits
6. Penjelasan istilah-istilah dalam Ilmu hadits.
Dengan demikian dapat disimpulkan kitab ini menggabungkan penjelasan terhadap Fiqih hadits dalam Bulughul Maram, dilengkapi juga dengan penjelasan yang berkaitan dengan Ilmu Hadits.

Syarah Bulughul Maram
Judul asli : Ithaaful Kiraam Syarah Bulughul maraam min Adillatil Ahkaam
Penulis :  Syaikh Shafiyyurahman Al Mubarakfuri -rahimahulloh-
Penerbit : Sukses Publishing
Harga Rp 245.000 diskon jadi Rp 196.000
Pemesanan : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.,
WA / LINE : 0819.2469.325 ( sebut nama, alamat lengkap )
 


Info tambahan

  • Judul Asli -
  • Penulis -
  • Dimensi Buku -
  • Tipe Cover Hardcover
  • Jumlah Halaman -
  • Bahasa Indonesia
  • ISBN -
  • Penerbit -
  • Harga Rp
  • Cara Pemesanan Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 , BBM : 5B0FE340 (kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)
Halaman 1 dari 15

Apa Kata Mereka ?