• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Pustaka At-Taqwa Aqidah Thahawiyah : Prinsip-Prinsip Aqidah Salaf judul asli : Al Aqidah Ath Thahawiyah.penulis : Imam Abu jafar AthThahawi,Hasyiyah/syarah ringkas: S.. Product #: ATQ-0005 Regular price: Rp 26.000 Rp 26.000

Aqidah Thahawiyah : Prinsip-Prinsip Aqidah Salaf

Harga: Rp 26.000

- +

Diantara kitab yang dianjurkan oleh para ulama untuk dipelajari sebagai dasar-dsar memahami Aqidah seorang muslim, adalah kitab yang ditulis oleh imam Abu ja'far Ath Thahawi -rahimahullah- , seorang ulama abada 3 hijriah yang kitabnya dikenal sebagai  Al Aqidah Ath Thahawiyah.  
Kitab al-Aqidah ath-Thahawiyah adalah salah satu kitab yang memiliki manfaat paling urgen di dunia Islam, yang menggambarkan tegaknya manhaj as-Salaf ash-Shalih di zaman hidup penulis-nya, Imam ath-Thahawi. Ini dari satu sisi. Dari sisi lain, kitab ini juga membuktikan bahwa semua ulama Ahlus Sunnah memiliki akidah yang sama, sekalipun mereka berbeda dalam madzhab fikih. Untuk membuktikannya, kitab ini dapat dibandingkan dengan kitab-kitab akidah yang ditulis oleh ulama-ulama madzhab lain, Seperti : Ashlu as-Sunnah wa itiqad ad-Din, karya Imam Abu Hatim Ar Razi, Syarh Ushul itiqad Ahli as-Sunnah wa al-}ama'ah, karya Imam al Lalika'i,  al Ilbanah 'an Syari'ati  al-Firqah an-Najiyah karya Imam Ibnu Baththah, Aqidah as-Salaf Ashhab al-Hadits karya Imam Abu Utsman ash-Shabuni, al-Ibanah Fi Ushul ad-Diyanah karya Imam al-Asy'ari (kitab yang membuktikan kembalinya beliau ke madzab salaf), dan kitab-kitab akidah lainnya yang sangat banyak untuk disebut satu persatu.
Kitab Aqidah ath-Thahawiyah juga diterima secara luas oleh para ulama, sehinga banyak dj antara mereka yang menulis syarah atasnya. Dan perlu dicatat, bahwa di antara syarah-syarah tersebut ada di antaranya yang justru merusak dan memutarbalikkan kebenaran yang ada di dalamnya.
 Berikut ini adalah di antara para ulama yang menulis syarah atas Aqidah ath-Thaunyah, :
1. Ismail bin Ibrahim asy-Syaibani, yang dikenal dengan Ibn al-Maushili, [w 629 H.]2. Najmuddin Mankubrus bin Yalinqalij Abdullah at-Turki, wafat th. 652 H, kitabnya diberi nama, an-Nur al-Lami wa al-Burhan
3. Hibatullah bin Ahmad bin Mu'alla at-Turkistani, seorang ula¬ma Hanafi, [w 733 H.]4. Mahmud bin Ahmad bin Mas'ud al-Qunawi, juga Hanafi, yang dikenal dengan Ibnus Siraj, wafat th. 771 H.
5. Sirajuddin Umar bin Ishaq al-Hindi al Ghaznawi, wafat th. 773 H.
6. Muhammad bin Muhammad bin Mahmud Akmaluddin al-Babarti, wafat th. 786 H.
7. Ali bin Ali bin Muhammad bin Abil Izz ad-Dimasyqi, juga Hanafi, wafat th. 792 H.
Dan lain-lain., sampai dengan ulama sekarang ini.
[ lihat secara lengkap pada mukadimah Syarh al-Aqidah ath-Thahawiyah yang ditahqiq Syaikh Abdullah at-Turki dan Syaikh Syu'aib al-Arna'uth]   Pujian Para Ulama Terhadap Imam ath-Thahawi -rahimahullah-
1. Ibnu Yunus menukil dari Al-Hafizh Ibnu Asakir dalam kitabnya yang terkenal Tarikh Dimasyq bahwa beliau berkata, "Dia adalah seorang yang terpercaya, memiliki hafalan hebat, ahli fikih, dan  memiliki akal yang cemerlang."
2. Maslamah bin Muslim berkata, sebagaimana yang dikutip oleh al-Hafizh Ibnu Hajar di dalam Lisan Al  Mizan , "Beliau adalah seorang yang kredibel, memiliki hafalan hebat, memiliki kedudukan yang agung, ahli fikih, berilmu luas tentang ikhtilaf-ikhtilaf di antara para ulama, dan memiliki pandangan jeli dengan karya tulisnya"
3. Imam Ibnu an-Nadim yang wafat th. 260 H berkata, "Beliau adalah satu-satunya ulama di zamannya yang sepertinya, dalam ilmu dan kezuhudan."
4. Imam Ibnu Abdil Barr berkata -sebagaimana disebutkan dalam al-Jawahirr al-Mudhiyah-, "Beliau adalah orang yang berilmu tentang biografi ulama-ulama kota Kufah, sejarah tentang mereka dan fikih mereka."
5. Imam as-Sam'ani berkata di dalam al-Ansab, "Beliau adalah seorang yang kredibel, memiliki hafalan dan pemahaman yang hebat, ahli fikih dan memiliki akal yang cemerlang, dan juga berilmu luas."
6. Imam Ibnul Jauzi berkata di dalam al-Muntazham, "Beliau adalah seorang yang kredibel, memiliki pemahaman dan ilmu fikih yang dalam, akal yang cemerlang, dan para ulama sepakat bahwa beliau memang orang utama, jujur, zuhud dan wara'."
7. Imam adz-Dzahabi berkata di dalam Siyar A'lam an-Nubala', "Beliau adalah sorang Imam Allamah , Seorang penghafal ulung yang hebat, Ahli Hadits dan Fikih negeri Mesir."
8. Pujian dan sanjungan serupa terhadap ath-Thahawi juga datang dari Imam Ibnu Katsir, Imam as-Suyuthi dan lain-lain.