• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Darul Haq Penjelasan matan Al Aqidah AthThahawiyah Penulis : Syaikh Dr Shalih bin Fauzan Al fauzan, penerbit : Darul Haq .. Product #: DHQ-0106 Regular price: Rp 60.000 Rp 60.000

Penjelasan Al Aqidah AthThahawiyah

Harga: Rp 60.000  Rp 48.000

- +

Aqidah Tauhid merupakan pegangan pokok yang menentukan bagi kehidupan manusia di dunia dan akhirat, karena tauhid merupakan pondasi bangunan agama, menjadi dasar bagi setiap amalan yang dilakukan oleh hamba-Nya. Tauhid merupakan inti dakwah para Nabi dan Rasul. Mereka pertama kali memulai dakwahnya dengan tauhid dan tauhid merupakan ilmu yang paling mulia.

    Aqidah yang benar adalah perkara yang amat penting dan kewajiban yang paling besar yang harus diketahui oleh setiap muslim dan muslimah, karena diterimanya amal ibadah tergantung dari tauhid yang benar. Kebahagiaan dunia dan akhirat dapat diperoleh oleh orang-orang yang berpegang pada aqidah yang benar ini dan menjauhkan diri dari hal-hal yang menafikan (meniadakan) aqidah tersebut.

    Aqidah yang benar adalah aqidah al-Firqatun Najiyah (golongan yang selamat), aqidah ath-Thahawiyah, Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

Inilah Kitab terjemahan dari kitab yang berjudul at-Tanbihaat al-Lathiifah 'alaa Maa Ihtawat 'alaihi al-Aqiidah al-Waasithiyyah minal Mabaahits.al-Muniifah, karya Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullaah (wafat tahun 1376 H, seorang ulama terkenal di Saudi Arabia dan beliau adalah guru Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin). Beliau men-syarah (menerangkan) kitab al-'Aqiidah al-Waasithiyyah karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullaah (wafat tahun 728 H). Kitab ini membahas tentang aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah menurut pemahaman Salafush Shalih.

    Kitab ini dita'liq (dikomentari) oleh Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baaz rahimahullaah (seorang mufti/ketua Dewan Fatwa seluruh Saudi Arabia di zamannya, wafat tahun 1420 H/1999 M) dan hadits-haditsnya ditakhrij oleh Syaikh 'Ali bin Hasan bin 'Ali bin 'Abdul Hamid al-Halabi al-Atsari, beliau adalah murid utama Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullaah (seorang ulama ahli hadits pada abad ke-20 masehi).

     Kitab al-'Aqiidah al-Waasithiyyah memiliki kelebihan, karena Kitab aqidah ini adalah kitab yang mudah untuk orang-orang yang baru belajar membahas tentang aqidah Salaf dalam tauhid Asma wa shifat,  Jelas uraiannya, Selalu diiringi dalil-dalil dari Al-Qur-an maupun As-Sunnah oleh penulis, dan Sudah diterima oleh kaum muslimin sejak zaman Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullaah dan syarahnya lebih dari sepuluh kitab yang ditulis oleh para ulama dalam menjelaskan Aqidah Salaf, Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

    Mengapa Aqidah Salaf menjadi penting ?, Syaikh Muhammad Alawi As Saqqaf menjelaskan dalam kitab Syarah Aqidah Al Waasitiyah karya Syaikh Khalil harras -rahimahullah- , bahwa dengan aqidah salaf :

     Pertama: Bahwa dengan aqidah Salaf ini, kaum muslimin dan da'i-da'inya akan bersatu, karena aqidah Salaf ini berdasarkan Al-Qur-an dan As-Sunnah menurut pemahaman para Shahabat. Adapun aqidah selain aqidah Salaf ini, maka persatuan tidak mungkin akan tercapai ,bahkan  yang akan terjadi adalah kehancuran.  

      Kedua: Bahwa dengan aqidah Salaf ini seorang muslim akan  mengagungkan Al-Qur-an dan As-Sunnah, adapun Aqidah lainnya disebabkan mashdar (sumber)nya adalah hawa nafsu, maka mereka akan bermain-main dengan dalil, sedang dalil dan tafsirnya mengikuti hawa nafsu.

       Ketiga; Bahwa dengan aqidah Salaf ini akan mengikat seorang muslim dengan generasi yang pertama, yaitu para Shahabat radhiyallaahu 'anhum yang mereka itu adalah Sebaik-baik masa atau generasi.

Shahabat Ibnu Mas'ud -rodliallohu anhu- berkata,

"Sesungguhnya Allah melihat hati hamba- hamba-Nya dan Allah mendapati hati Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam adalah sebaik-baik hati manusia, maka Allah pilih Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam itu sebagai utusan-Nya. Allah berikan kepadanya risalah. Kemudian Allah melihat dari seluruh hati hamba-hamba-Nya setelah hati Nabi-Nya, maka didapati bahwa hati para Shahabat merupakan hati yang paling baik, maka Allah menjadikan mereka pendamping-pendamping Nabi-Nya yang mereka berperang atas agama-Nya. Apa yang dipandang oleh kaum muslimin (para Shahabat) itu baik maka itu baik di sisi Allah dan apa yang dipandang oleh kaum muslimin (para Shahabat) itu jelek maka di sisi Allah itu jelek."

[diriwayatkan oleh Ahmad (1/379), dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Muhammad Syakir]

Dan sabda Rasullulah shallallaahu 'alaihi wa sallam:

"Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian yang sesudahnya, kemudian yang sesudahnya lagi."

Dalam riwayat lain, Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya Allah tidak mengumpulkan umat ini, atau beliau bersabda: Umat Muhammad, di atas kesesatan." (HR. At-Tirmidzi dalam Sunannya, Kitabul Fitan dan Al Albani menshahihkan hadits ini dalam al Misykah 1/61 no 173)

    Keempat: Aqidah Salaf ini jelas, gampang, dan jauh dari ta'wil, ta'thil, dan tasybih. Oleh karena itu, dengan kemudahan ini seseorang akan tenang dengan qadha' dan Qodar Alloh Azza wa Jalla  , serta akan meng-agungkan-Nya.

    Kelima: Bahwa aqidah Salaf akan membawa kepada keselamatan di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu, berpegang kepada aqidah Salaf ini hukumnya wajib.

    Keenam: Aqidah Salaf ini adalah aqidah yang selamat, karena as-Salafush Shalih lebih selamat, lebih tahu, dan lebih bijaksana.

Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Format Cover Softcover
ISBN 9789791286077
Judul Asli at-Ta’liqat al-Mukhtasharah ‘Ala Matni al-Aqidah ath-Thahawiyah.
Judul Buku Penjelasan Matan Al Aqidah AthThahawiyah
Jumlah Halaman 338hlm
Penerbit / Publisher Darul Haq
Penulis Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan
Ukuran Fisik Buku Buku Ukuran Sedang 16 x 24.5 cm