• Hotline: (+62) 819.2469.325

Kisah-Kisah Para Nabi

Harga: Rp 155.000  Rp 108.500

- +

Kisah para Nabi adalah sesuatu yang ghaib, yang tidak diketahui melalui wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam , al-Quran dan As-Sunnah.
Alloh Azza wa Jalla berfirman:
" Padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa." (QS. Ali 'Imran: 44)
Dia juga berfirman:
"itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaum-mu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa. " (QS. Hud: 49)
Selain itu, Dia Alloh Azza wa Jalla juga berfirman:
"tidaklah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa, dan tiada pula kamu termasuk orang-orang yang menyaksikan. Tetapi Kami telah mengadakan beberapa generasi, dan berlalulah atas mereka masa yang panjang, dan tiadalah kamu tinggal bersama-sama penduduk Madyan dengan membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka, tetapi Kami telah mengutus para Rasul." (QS. Al-Qashash: 44-45)
Tujuan dari penyajian kisah para Nabi ini adalah untuk memberikan pelajaran bagi orang-orang mukmin sepanjang waktu, agar generasi setelah mereka yang setia lagi penuh ketulusan memiliki bekal yang membuat ruh-ruh mereka hidup, hati dan akal mereka bisa mengambil manfaat darinya, sehingga bekal itu tertanam dalam diri mereka yang mendorong mereka untuk berbuat kebaikan, memotivasi untuk selalu bersabar dan bertakwa, serta rindu untuk beramal shalih dan berkata-kata baik. Dan buku terbaik di antara buku-buku yang membahas masalah kisah para Nabi adalah karya Imam al-'Allamah, seorang Salaf Al hafizh, 'Imaduddin Ibnu Katsir ad-Dimasyqi -rahimahullah- , yang berjudul: Qishashul Anbiyaa', yang disarikan dari bukunya yang sangat menakjubkan, al-Bidaayah wan Nihaayah.

Buku Kisah-Kisah Para Nabi dan Rasul ini menceritakan tentang kehidupan para Nabi dan Rasul tersebut sepantasnya dibaca oleh setiap muslim karena akan memberikan manfaat di dalam hidupnya, dan ia akan mengetahui bagaimana para Nabi dan Rasul tersebut menghadapi kesulitan dan pembangkangan dari kaumnya di dalam menyampaikan dakwah kepada Allah, bagaimana pendustaan mereka terhadap Rasul-Nya, bagaimana bentuk adzab Allah kepada orang-orang yang mendustakan para Rasul tersebut.

Adalah Abul Fida’ Ibnu Katsir rahimahullah seorang yang kuat hafalannya dan cerdas, di mana dia mampu memaparkan kisah-kisah tersebut sebagaimana yang disebutkan di dalam al-Qur’an, sunnah Nabi, dan perkataan para Salaf rahimahullah.

Dan segala yang bertentangan dengan pemahaman para salaf, atau kisah tersebut asing (gharib), atau Israiliyyat yang menyelisihi kebenaran yang ada dalam agama kita (Islam), maka Ibnu Katsir langsung mengkritiki, membatilkannya, dan tidak melewati satu pun tanpa memberi keterangan.

Sesungguhnya kisah-kisah yang disebutkan di dalam al-Qur’an adalah kisah-kisah yang benar dan tidak perlu diragukan kebenarannya, karena al-Qur’an diturunkan dari sisi Allah Tabaraka wa Ta’ala, Dia-lah yang menceritakan dan memutuskan kebenaran tersebut. Allah Ta’ala berfirman,

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَىٰ وَلَٰكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (Surat Yusuf: 111)

Ingatlah, kisah-kisah yang disebutkan di dalam al-Qur’an bukan untuk hiburan, akan tetapi ia disebutkan agar menjadi peringatan dan nasehat, serta petunjuk kepada jalan yang lurus, sehingga para da’i (orang yang menyeru kepada Allah) dapat mengambil manfaat di dalam menyampaikan dakwahnya, bersabar sebagaimana kesabaran para Rasul, dan orang-orang muslim mengetahui bahwa kemenangan itu berada di tangan Allah. Dia-lah yang memudahkan kesulitan, menolong orang-orang terdhalimi, meninggikan agama-Nya atas kebatilan, dan membinasakan orang-orang kafir karena kekufuran mereka, serta menjadikan kesudahan yang baik itu atas orang-orang yang bertakwa, sebagaimana yang dialami oleh para Rasul dan kaum mereka. Oleh karena itu, hendaklah kaum muslimin kembali kepada Rabb mereka dan sunnah Nabi-nya, sehingga dengan itu mereka berhak mendapatkan janji Allah Ta’ala.

Dan kitab ini telah ditahqiq oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, beberapa keterangan riwayatnya mengacu pada penjelasan yang ada di dalam kitab-kitab Imam Al-Albani. Dan ini menjadi keunggulan tersendiri dari cetakan-cetakan yang lain

Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Format Cover Hardcover
Judul Asli Qoshshoshul Anbiya
Judul Buku Kisah-Kisah Para Nabi
Penerbit / Publisher Insan Kamil
Pentakhrij Dirujuk pada kitab tashih Syaikh Al Albani
Penulis Imam Ibnu Katsir
Ukuran Fisik Buku Buku Ukuran Sedang 17 x 24 cm