• Hotline: (+62) 819.2469.325

Tafsir Ibnu Katsir ( Edisi Lengkap 10 Jilid /set)

Harga: Rp 1.350.000  Rp 945.000

- +

Tafsir al-Qur-anul 'Adhim, atau lebih dikenal dengan sebutan Tafsir Ibnu Katsir, merupakan salah satu kitab tafsir yang paling populer dan paling banyak digunakan di tengah ummat ini. Kitab Tafsir ini ditulis oleh Imam al-Hafidz Ibnu Katsir (wafat: 774H).
Imam Ibnu Katsir telah menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya. Maka tidak mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik hadits maupun atsar. Bahkan, hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam kitab tafsir ini. (Syaikh Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).

Di samping dikenal sebagai ulama kenamaan di bidang Tafsir, Imam Ibnu Katsir juga dikenal sebagai imam di bidang hadits, sejarawan dan Ahli fiqih. Ulama-ulama di masa beliau dan di masa setelahnya memuji dan mengakui keluasan ilmunya. Dengan keluasan ilmu yang beliau miliki tersebut menjadikan Tafsir yang beliau tulis unggul atas kitab-kitab tafsir lainnya. Kitab tafsir ini termasuk dalam kelompok Tafsir bil Ma'tsur, yaitu Tafsir yang mengedepankan hadits-hadits Nabi dan riwayat-riwayat lainnya sebagai basis penafsiran ayat al-Quran.

Karenanya, Tafsir bil Ma'tsur lebih unggul dan lebih dekat pada kebenaran dibandingkan dengan Tafsir bir Ra'yi yang lebih mengedepankan logika, sebab sumber penafsirannya adalah Rasulullah dan para sahabatnya. Di mana beliau dan para sahabatnya adalah orang-orang yang paling mengerti tentang al-Quran.

Metode penyusunan tafsir ini adalah dengan cara menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan maknanya secara ringkas dan dengan bahasa yang mudah. Setelah itu, jika memungkinkan beliau menafsirinya dengan ayat lain, lalu membuat perbandingan antara kedua ayat tersebut, agar menjadi jelas makna dan maksudnya. Beliau sangat menaruh perhatian pada penafsiran model ini. Setelah itu beliau melangkah ke tahap berikutnya, yaitu menyebutkan hadits-hadits yang berkaitan dengan ayat tersebut, lalu menjelaskan mana yang layak dijadikan hujjah dan mana yang tidak layak. Kemudian beliau menyertainya dengan perkataan para sahabat, Tabi'in dan ulama salaf berikutnya. Beliau banyak melakukan tarjih terhadap pendapat-pendapat yang beliau nukil. Terkadang beliau melemahkan atau menshahihkan beberapa riwayat hadits, atau mengomentari para periwayatnya. Ini semua karena latar belakang pengetahuan beliau yang sangat mendalam dalam ilmuhadits dan para periwayatnya.

Beliau juga banyak memperingatkan tentang adanya riwayat-riwayat mungkar yang bersumber dari Isra'iliyyat (kisah-kisah dari Bani Israil), berkaitan dengan ayat yang sedang beliau tafsiri. Beliau juga tidak jarang tenggelam dalam perbedaan pendapat fiqih, saat menafsiri ayat-ayat yang berkaitan dengan hukum. Beliau menyebutkan pendapat para ulama dan dalil mereka, kemudian beliau memilih pendapat yang beliau pandang paling kuat dari segi dalil. Secara umum, Tafsir Ibnu Katsir merupakan yang terbaik, di antara Tafsir bil Ma'tsur yang ada. Karenanya, Imam as-Suyuthi dan az-Zarqani berkata, "Belum pernah ada (kitab tafsir) yang ditulis dengan gaya semacam itu". Dengan demikian, siapapun yang ingin mengkaji tafsir al-Quran, mau tidak mau harus merujuk Tafsir Ibnu Katsir ini. Begitu kuatnya pesona kitab tafsir ini, hingga mengundang minat dan kepedulian para ulama dan akademisi, dan waktu ke waktu, untuk menelitinya dan menelitinya kembali. Karenanya, tidak heran jika kita dapatkan banyak sekali versi Tafsir ini. Mulai dari versi aslinya, sebagaimana disusun oleh penulisnya, versi tahqiq dan takhrij (versi yang telah diteliti kembali naskahnya dan derajat hadis-hadis yang terdapat di dalamnya dan diberi catatan kaki oleh penelitinya), dalam hal ini terdapat beberapa versi, juga versi mukhtashar (ringkasan), versi tahdzib (dirapikan kembali susunannya), hingga versi Shahih (yang telah dibersihkan dari berbagai riwayat dha'if).

TAFSIR IBNU KATSIR, cetakan penerbit Insan Kamil ini diterjemahkan dari naskah asli At-Tafsiir Al-Quran al-‘Adziim karya besar Imam Ibnu Katsir - rahimahullah- dan di Tahqiq oleh 4 Pentahqiq;
1. Syaikh Ahmad Abdul Rabbi An-Nabi
2. Syaikh Muhammad ‘Ali
3. Syaikh Syarif ‘Abdullah
4. Syaikh Aiman Nasyir.

Tafsîr Al-Qur’ân Al-‘Azhîm ini adalah cetakan terlengkap dalam versi terjemah.
Terjemah tafsir Ibnu katsir cetakan penerbit Insan Kamil didalamnya disertakan pula kaidah-kaidah tafsir Al-Qur’an yang disusun oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di - rahimahullah- . Dengan adanya kaidah-kaidah tersebut akan memudahkan pembaca untuk memahami tafsir secara utuh dan benar.
Bahkan disertakan juga Mukaddimah Ushûl Tafsîr Ibnu Taimiyyah yang telah disyarah oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin - rahimahullah- , Dengan Mukaddimah ini akan menuntun pembaca untuk mengetahui metode penafsiran dan sejarahnya. Inilah yang menjadi titik pembeda, sehingga tidak berlebihan jika dikatakan bahwa edisi terjamah Tafsîr Al-Qur’ân Al-‘Azhîm (tafsir ibnu katsir) ini adalah cetakan terlengkap versi terjemah.
Selain keunggulan itu, dalam cetakan juga disematkan penjelasan Syaikh Al Muhadits Ahmad Syakir - rahimahullah- , sebagaimana dalam tahqiq Tafsîr Ath-Thabari. Lebih menariknya lagi, shahih dan dha’ifnya hadits dalam cetakan ini telah disandarkan pada kaidah hadits Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani - rahimahullah- Dengan itu, diharapkan pembaca mendapat pengetahuan lebih mendalam; mana riwayat yang shahih, dan mana yang dha’if.

Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Judul Asli Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzim
Judul Buku Tafsir Ibnu Katsir
Jumlah Jilid Lengkap 10 Jilid / Set
Penerbit / Publisher Insan Kamil
Pentahqiq Syaikh Ahmad Abdul Rabbi An-Nabi , Syaikh Muhammad ‘Ali , Syaikh Syarif ‘Abdullah, Syaikh Aiman Nasyir
Pentakhrij Disesuaikan dengan kitab tashih Syaikh Al Albani
Penulis Imam Ibnu Katsir
Ukuran Fisik Buku Buku Ukuran Sedang 18 cm x 24,5 cm