• Hotline: (+62) 819.2469.325

Tafsir Ibnu Katsir [ 1 Set 10 Jilid Lengkap ]

Written by Imam Ibnu Katsir - rahimahullah-

Tafsir Ibnu Katsir (10 Jilid Lengkap), Terbitan Pustaka Imam Syafii

 
Dijamin !! Anda tidak akan pernah bosan dan menyesal seumur hidup dengan mempelajari Al Quran.
 
      Sesungguhnya ,Kefahaman kita  terhadap makna Al Quran, akan mendatangkan petunjuk dan rahmat dari Allah -Azza Wa Jalla. Dan Allah akan menguatkan iman dan memberi semangat kepada kita untuk segera beramal sholeh, sehingga waktu yang kita gunakan selama hidup menjadi bermanfaat dunia dan akhirat.  karena Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- berfirman, yang artinya,
"Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman." (Qs.Yunus [10]: 57).
      Belajar Al Quran membutuhkan Panduan Dasar, Selain harus dengan duduk di majelis-majelis Ilmu untuk Belajar, juga perlu membaca buku tafsir Al Quran.Buku Tafsir Ibnu Katsir adalah buku Tafsir Al Quran terbaik dan diterima semua kalangan Ummat Islam akan mengantarkan anda memahami Makna kandungan Al Quran.
 
                                                                                                                          KELEBIHAN TAFSIR IBNU KATSIR INI :

pustaka imam syafii tafsir ibn katsir 1set

  • Buku ini hanya merujuk pada tafsir Al Quran yang difahami para Sahabat Nabi dan Ulama setelahnya.
  • Buku ini adalah tafsir Al Quran Terbaik dan memiliki gaya bahasa dan penjelasan materi yang mudah difahami orang awam sekalipun.
  • Buku ini jauh dari Penafsiran makna Al Quran yang menyimpang dari pemahaman Salaf.
  • Konten Font dalam Buku ini Dicetak dalam 2 warna untuk memudahkan pembaca.
  • Buku ini memiliki Kualitas Terjamah dan cetakan yang bagus.
  • Kami berikan GARANSI TUKAR jika ada halaman buku yang cacat karena kesalahan proses cetak.
  • Kami Berikan GARANSI AMAN dan amanah bertransaksi jual beli di toko kami.

 

 HARGA Penerbit Rp 1.400.000 , HARGA Kami Rp 1.030.000 

Segera Pesan Buku TAFSIR IBNU KATSIR (10 Jilid ), Pustaka Imam Syafii

Stok sangat terbatas, dan harga Sewaktu-Waktu Bisa naik, Buruan Beli Sekarang !
SAYA BELI !

 

 

 

=================================================================================================

Allah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- dengan bahasa Arab yang jelas, Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman yang artinya,

"Dan sesungguhnya al-Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam. Dia dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril alaihissalam) Ke dalam hatimu agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan. Dengan bahasa Arab yang jelas."
Q.S. Asy-Syu'ara: 192-195

 Lalu beliau -Sholallahu Alaihi Wassalam- menyampaikan al-Qur'an itu kepada manusia dengan penyampaian yang benar dan tidaklah Allah mewafatkan beliau kecuali setelah beliau telah menyampaikan dan menjelaskan segala apa yang diturunkan kepadanya dalam kitab tersebut sebagaimana firman-Nya,

“ Dan Kami turunkan kepadamu ( wahai Muhammad) Al Qur’an, agar kamu menerangkan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.”
Q.S. An Nahl : 44

“ Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al Kitab ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.”
Q.S. An Nahl : 64
     

     Imam Al Mufassir Ibnu Jarir Ath Thabari -rahimahulloh- berkata dalam menafsirkan ayat ini "Allah yang tinggi penyebutan-Nya berfirman kepada NabiNya, Muhammad ,"  dan tidaklah Kami turunkan kepadamu kitab Kami, dan Kami utus kamu sebagai Rasul kepada makhluk Kami kecuali hanya agar kamu menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan padanya dari agama Allah".

      Dan telah jelas sekali sesuatu yang menunjukkan bahwasanya para Sahabat -Rodliallahu Anhum- telah menerima dari Rasulullah tafsiran al-Qur'an, di mana seseorang dari mereka apabila mempelajari sepuluh ayat darinya, ia tidak akan berpindah kepada ayat lain kecuali setelah memahami maknanya dan mengamalkannya.

      Abu Abdurrahman as-Sulami -rahimahulloh- berkata [ia merupakan pembesar Tabi'in], "Telah meriwayatkan kepada kami orang-orang yang telah membacakan kepada kami bahwasanya mereka meminta agar dibacakan al-Qur'an oleh Nabi dan bila mereka mempelajari sepuluh ayat mereka tidak akan meninggalkannya hingga mereka mengamalkan isinya maka kami pun mempelajari al-Qur'an dan mengamalkannya secara keseluruhan."

Dan para sahabat -Rodliallahu Anhum- itu bila ada suatu kemusykilan/ketidakfahaman yang mereka dapatkan, mereka bertanya kepada Nabi , seperti ketika turun firman Alloh Subhanahu Wa Ta'ala ,
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezhaliman." (Al-An'am: 82)
Maka para sahabat Rasulullah berkata, "Siapakah di antara kami yang tidak menzhalimi dirinya sendiri?" Beliau bersabda,"Tidaklah seperti apa yang kalian katakan, 'Dan mereka tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezhaliman 'maksudnya adalah dengan kesyirikan." [ Al Bukhari no 3360 dan Muslim 2462]
Kemudian yang menjelaskan dan menafsirkannya setelah Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- yang merupakan sebaik-baik manusia dalam penjelasan-nya dan paling jujur keimanannya dan paling dalam keilmuannya adalah para sahabat (yaitu orang-orang yang dengan mereka tegak-lah al-Qur'an itu, dan dengannya mereka bergerak, dengan mereka al-Qur'an berbicara, dan dengannya mereka berkata, orang-orang yang dianugerahkan oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala keilmuan dan hikmah yang meru¬pakan keistimewaan mereka terhadap seluruh pengikut para Nabi.
Mereka itulah para sahabatnya -Rodliallahu Anhum- , yang dipilih oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala di antara seluruh makhluk agar menemani Nabi-Nya selama dua puluh tiga tahun, dan al-Qur'an turun kepada mereka dengan bahasa mereka sendiri yang mereka hidup dengannya maka mereka membelanya dan mengamalkannya.

          Dan ahli tafsir yang paling terkenal di antara mereka adalah para khalifah ar-Rasyidun, Ubay bin Ka'ab, Zaid bin Tsabit, Abu Musa al-Asy'ari, Abdullah bin az-Zubair -Rodliallahu Anhum--
Dan yang paling terkenal riwayatnya dalam tafsir adalah Abdullah bin Mas'ud -Rodliallahu Anhu- yang berkata tentang dirinya, "Demi Allah yang tidak ada Ilah yang berhak disembah selain diri-Nya, tidaklah satu surat yang diturunkan dari kitabullah, kecuali saya yang paling tahu di mana ia diturunkan, dan tidaklah satu ayat diturunkan dari kitabullah, kecuali saya paling tahu tentang pembahasan yang diturunkan, dan apabila saya mengetahui seseorang yang lebih menge-tahui dariku tentang kitabullah di mana unta mampu sampai kepa-danya, pastilah saya akan menungganginya kepadanya."

Dan Abdullah bin Abbas -Rodliallahu Anhu- adalah ahli tafsir al-Qur'an yang telah didoakan oleh Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- seraya berkata, "Ya Allah! pahamkanlah ia dalam agama, dan ajarkanlah ia tafsir"
Ibnu Mas'ud -Rodliallahu Anhu- berkata tentangnya, "Sebaik-baik ahli tafsir al-Qur'an adalah Ibnu Abbas ."

       Kemudian tafsir ini setelah para sahabat dilanjutkan oleh para Tabi'in, khususnya para sahabat Abdullah bin Abbas -Rodliallahu Anhu- di Makkah seperti : Mujahid, Said bin Jabir dan semisal mereka -rahimahumulloh- . Mujahid berkata, "Saya ajukan sebuah rnushaf kepada Ibnu Abbas dengan tiga kali pengajuan dari pembukaannya hingga penutupnya dan saya menghentikan pada setiap ayat darinya lalu saya menanyakan tentang ayat itu kepadanya". Oleh karena itu, ats-Tsauri berkata, 'Apabila kamu mendapatkan tafsir dari Mujahid, maka cukuplah bagimu."

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahulloh- berkata, "Oleh karena itulah yang bersandar kepada tafsirnya adalah asy-Syafi'i dan Bukhari serta selain mereka berdua dari para ulama, demikian juga Imam Ahmad dan lain-lainnya dari orang-orang yang mengarang tafsir selalu mengulang-ulang jalan dari Mujahid lebih banyak dari jalan selainnya."

        Demikian juga para sahabat Abdullah bin Mas'ud -Rodliallahu Anhu- seperti : Alqamah, Masruq dan semisal mereka -rahimahumulloh- , Ibnu Mas'ud berkata, "Tidaklah saya membaca sesuatu dan tidak pula saya mengetahui-nya kecuali Alqamah membacanya dan mengetahuinya."

       Dan al-Hafizh Ibnu Hajar -rahimahulloh- memiliki perincian yang memadai yang tidak mungkin dapat ditinggalkan oleh seorang yang membaca buku-buku tafsir agar mengetahui isnad-isnad yang paling populer yang diriwayatkan dari para Tabi'in dan orang-orang setelahnya, beliau menjelaskan dalamnya kondisi orang yang meriwayatkan tafsir dari para Tabi'in dan orang-orang setelahnya. Maksudnya adalah kita dapat mengetahui bahwasanya para sahabat dan Tabi'in telah menafsirkan al-Qur'an, mereka telah menjelaskan lafazh beserta makna-maknanya, maka kewajiban kita adalah mereferensikan perkataan mereka apabila kita tidak mendapatkan suatu tafsir dari al-Qur'an atau Sunnah. Adapun perselisihan yang terjadi di antara mereka dalam hal ini sangat sedikit sekali, bahkan jarang terjadi, dan sebagian besar perselisihan yang ada di antara mereka itu adalah perselisihan bentuk dan bukan perselisihan yang saling bertentangan, hal ini sebagaimana disebutkan dan dijelaskan oleh syaikh Islam Ibnu Taimiyah -rahimahulloh- pada "Muqaddimah at-Tafsir".

        Kemudian para ulama memfokuskan perhatiannya kepada kompilasi agar dapat mengumpulkan tafsir-tafsir para sahabat adapun para Tabi'in yang bersandar kepada mereka seperti : Ibnu Jarir ath-Thabari, Ibnu al-Mundzir, Ibnu Abi Hatim, dan Abd bin Humad.  

       Ibnu Hajar berkata, "Tafsir-tafsir yang empat ini sedikit sekali ada sesuatu yang menyimpang dalam tafsir yang marfu' dan mauquf pada para sahabat dan maqthu' dari para Tabi'in."

         Kemudian berturut-turutlah setelah itu para ulama mengarang tafsir dengan perbedaan-perbedaan yang ada di antara mereka dalam madzhab-madzhab mereka, akidah-akidah mereka, dan perhatian ilmiah mereka. Dan di antara mereka yang menulis  dalam bidang tafsir Al Quran  adalah :

     Abu Muhammad bin al-Husain al-Baghawi ( 516 H )

     Abu al-Faraj Abdurrahman bin al-Jauzi  ( 596 H )

     Abu Abdullah Muhammad bin Umar ar-Razi ( 606 H)

     Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad al-Qurthubi ( 671 H )

    Abu Abdullah Muhammad bin Yusuf bin Hayyan an-Nahwi al-Andalusi ( 745 H )

    Al-Hafizh Imaduddin Abu al-Fida' Ismail bin Umar bin Katsir ( 774 H) ,    dan ulama lain setelah masa tersebut.

Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yang kandungan isinya tidak dibaurkan dengan ilmu lain. Dengan demikian, tafsir ini diharapkan dapat mencapai tujuan yang tinggi dan mulia, yaitu menyampaikan maksud firman Allah Ta'ala melalui manhaj yang lurus dan valid serta jalan pemahaman ulama Salafush Shalih yaitu penafsiran al-Qur-an dengan al-Qur-an, penafsiran al-Qur-an dengan hadits, dengan merujuk kepada pendapat para ulama Salafush Shalih dari kalangan para Sahabat dan Tabi'in dengan konsep dan kaidah bahasa Arab.

PIS tafsir ibnkatsir jld5Inilah Terjemah dari tafsir Ibnu Katsir yang telah diringkas oleh Syaikh Dr. 'Abdullah bin Muhammad bin 'Abdurrahman bin Ishaq Alu Syaikh, berjudul : Lubaabut Tafsiir .

Dalam melakukan peringkasan kitab ini, beliau melihat cara terbaik adalah dengan membiarkan apa adanya kalimat-kalimat yang ditulis oleh Ibnu Katsir sendiri, dan menghilangkan beberapa hal yang dianggap tidak perlu, seperti cerita, hadits-hadits dha'if, dan lain sebagainya.


Setelah dilakukan peringkasan, beliau melakukan beberapa penambahan:

1. Penafsiran tiga ayat dari surat al-Maidah. Nomor ayat-ayat tersebut adalah 97,98,99, dan akhir dari ayat 96

2. Mentakhrij lebih dari 300 hadits yang dikemukakan penulis tafsir ini (Ibnu Katsir) tanpa ada komentar darinya.

3. Menisbatkan qira'at dan riwayatnya kepada para tokohnya secara rinci dan teliti, yang oleh penulis buku ini disampaikan secara ijmal (ringkas)

4. Menafsirkan lafadz-lafadz yang ditulis dalam kitab ini yang sulit difahami maksudnya oleh para penuntut ilmu.

5. Melakukan ralat terhadap sedikit kesalahan dalam kitab berkenaan dengan qira'at atau pun yang lain.

inilah Terjemah Tafsir Ibnu Katsir, Edisi Lengkap 10 Jilid/set

PIS tafsir ibnkatsir set2

 

Harga Dari Penerbit Rp 1.400.000 , harga kami Rp 1.030.000 saja ( Selama Stok masih Ada !. Buruan Saja )

Segera Pesan Buku TAFSIR IBNU KATSIR (10 Jilid ), Pustaka Imam Syafii

Stok sangat terbatas, dan harga Sewaktu-Waktu Bisa naik, Buruan Beli Sekarang !
SAYA BELI !

 

 

Additional Info

  • Judul Buku: Tafsir Ibnu Katsir [ 1 Set 10 Jilid Lengkap ]
  • Judul Asli: Lubaabut Tafsiir
  • Penulis: Imam Ibnu Katsir
  • Tahqiq/Takhrij: Syaikh Dr. Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ishaq Alu Syaikh
  • Ukuran Fisik Buku: Buku Ukuran Sedang, Hardcover, 10 jilid Plus Box
  • Format Cover: Hardcover
  • Jumlah Halaman: -
  • Penerbit /Publisher: Pustaka Imam Syafii
  • Harga: Rp 1.400.000 diskon jadi Rp 1.030.000
  • Cara Pembelian: Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., sms/WA/Telegram : 08192469-325 , BBM : 5B0FE340 ( Pastikan !! tulis nama & Alamat lengkap )
Login to post comments