• Hotline: (+62) 819.2469.325

Al Arasy : Singgasana Allah - Azza wa jalla -

Written by Imam Adz Dzahabi - rahimahullah-

PA arasy

Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah adalah aqidah golongan yang mendapat pertolongan, sebagaimana dikabarkan Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam – dalam sabdanya :

"Akan tetap ada segolongan dari umatku yang tetap teguh di atas kebenaran hingga Hari Kiamat.” ( lihat Shahih Muslim bi syarah An Nawawi 13/66]

Yaitu golongan yang selamat, yang mengenainya Rasulullah  - Sholallahu Alaihi Wassalam -  bersabda,
"Kaum Yahudi terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan, kaum Nashrani terpecah  menjadi tujuh puluh dua golongan, dan umat ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan yang semuanya di neraka kecuali satu Ditanyakan kepada beliau "Siapa itu, wahai Rasulullah?”, Beliau menjawab,” Mereka adalah  seperti apa yang aku dan para sahabatku sekarang berada di atasnya. "

[ Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud (5/4 (no. 4596 (4597); At-Tirmidzi (5/25-26 (no. 2640 (2641); Ibnu Majah (2/132 (no. 3991-3993); Ahmad (2/332 (3/120), 145 (4/120); Al Hakim di dalam Al Mustadrak (1/128, dan ia berkata. "Shahih menurut syarat Muslim." dan 2/480), dan ia berkata "Sanadnva shahih")-, Ad-Darimi (2/158 (no. 2521); Ath-Thabarani di dalam Al Kabir (8/321, no. 8035 (8/327 (no. 8051); (8/178 (no. 759, 10/271-272 (no 211) (212) , dan diriwayatkan dalam kitab hadits lain nya ]

Ciri mereka sebagaimana yang dikabarkan oleh Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam - : Mereka diatas apa yang nabi dan para Shahabatnya berada diatasnya.
Inilah  ciri yang membedakan akidah Ahlussunnah wal Jama'ah yang tidak terdapat pada selain mereka. Jadi akidah mereka diwamai oleh pokok-pokoknya yang menjadi sandaran segala masalah dalam ilmu ini.

AI Quranul Karim yang merupakan tali Allah - Subhanahu Wa Ta'ala -  yang kokoh, yang tidak didatangi kebathilan bagi dari depan maupun dari belakangnya, adalah pokok/dasar pertama dari pokok-pokok Ahlussunnah wal Jama'ah.

Pokok kedua adalah As-Sunnah An-Nabawiyyah Ash-Shahihah yang valid dari Rasulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam -  Karena Allah telah mewajibkan atas manusia untuk mengikuti Rasul-Nya dan meniru sunnahnya. Allah - Subhanahu Wa Ta'ala -  berfirman,

"Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah." (Qs. A1 Hasyr [59]: 7)

Allah - Subhanahu Wa Ta'ala - juga berfirman,

" Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu" (Qs. A1 Ahzaab [331: 21).

    Ahlussunah wal Jama'ah, pedoman mereka adalah Al Kitab dan As-Sunnah. "Berbeda dengan ahli bid'ah dan perpecahan, karena sandaran mereka secara batin bukan Al Qur an dan As-Sunnah, tapi di atas dasar-dasar yang diada-adakan oleh para guru mereka yang dijadikan sandaran dalam tauhid, sifat-sifat, takdir, iman kepada Rasul dan sebagainya.  
    Kemudian apa yang mereka kira disepakati Al Quran, maka mereka berhujjah dengannya, dan apa yang menyelisihinya maka mereka menakwilkannya.
Karena itu anda dapati mereka ketika berhujjah dengan Al Quran dan Al Hadits, tidak memperdulikan konotasi pendalilannya, dan tidak meneliti apa yang terdapat di dalam Al Quran dari makna itu, dan ayat-ayat serta hadits-hadits yang menyelisihi mereka, maka mereka langsung menakwilkannya sebagaimana kecepatan orang yang bermaksud menolaknya dengan cara apa pun yang memungkinkan. Jadi maksud mereka bukan memahami maksud Allah - Subhanahu Wa Ta'ala – dan rasul Nya, tapi mendebat yang berseberangan dengan keyakinan mereka.

Ahlussunnah wal Jamaah, pokok-pokok mereka yang menjadi sandaran mereka adalah Al Kitab dan As-Sunnah, dan maksud mereka adalah mengikuti syariat Allah yang disyariatkan-Nya melalui lisan Rasul-Nya, Muhammad  - Sholallahu Alaihi Wassalam - .

Imam Asy-Syafi'I - rahimahullah-  berkata, "Aku beriman kepada apa-apa yang datang dari Allah, dan apa-apa yang datang dari Rasulullah sesuai maksud Rasulullah."

Karena itu, pemahaman mereka tidak berdiri sendiri, akan tetapi dalam memahami pokok-pokok itu mereka bersandar kepada apa yang dipahami oleh para sahabat Nabi yang hidup di masa turunnya wahyu, dan mengetahui maksud Allah dan maksud Rasul-Nya. Ini ciri kedua.
Karena pokok-pokok Ahlussunnah adalah sama, yaitu Al Kitab dan As-Sunnah, maka demikian juga para imam Ahlussunnah, yaitu para salaf shalih dari kalangan sahabat, tabiin dan tabi'ut tabiin, maka ilmu dan pemahaman mereka itulah yang mereka anut, dan dari perkataan mereka itulah mereka berpendapat.

Imam Ahmad - rahimahullah- berkata, "Pokok-pokok As-Sunnah menurut kami adalah berpegang teguh dengan apa yang dianut oleh para sahabat Rasulullah dan mengikuti mereka dalam masalah agama.”

    As-Sunnah menurut kami adalah atsar-atsar Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam - . As-Sunnah adalah tafsir Al Quran dan As-Sunnah adalah dalil dalil Al Qur an.
    Di dalam As-Sunnah tidak ada qiyas, dan tidak disandingkan dengan perumpamaan-perumpamaan, serta tidak dapat dijangkau dengan akal dan kecenderungan, akan tetapi As-Sunnah adalah mengikuti dan meninggalkan kecenderungan." [ lihat : Syarah ushul Itiqod Ahlus Sunnah, Imam Al Lalikai asy syafii 1/156]

Jadi perkara-perkara agama ini dikembalikan kepada sandaran yang bersambung kepada Nabi.  Karena itu, Ahlussunnah memiliki sandaran yang bersambung.
Dan karena itu dikatakan kepada para ahli bid'ah, "Inilah pokok-pokok kami, dan sanad-sanad kami merujuk kepada Nabi Lalu merujuk kepada apa pokok-pokok mereka para ahli bid'ah ?.

Dari logika ini, maka memperhatikan riwayat yang matsur dari pada pendahulu umat adalah salah satu ciri yang menonjol di kalangan Ahlussunnah wal Jama'ah. Karena itu, karangan-karangan mereka dipenuhi dengan riwayat-riwayat ma'tsur dari perkataan Allah, perkataan Rasul-Nya dan ucapan para salaf dari kalangan sahabat, tabiin serta orang-orang yang berjalan di atas manhaj mereka, mengikuti jalan mereka dan menempuh cara mereka.

Adalah hak bagi setiap Ahlussunnah untuk bangga dengan apa yang diwariskan oleh para ulama sunnah yang berupa warisan peninggalan agung yang berisi manhaj Ahlul Haq, dan mengandung ucapan para ulama dan para imam yang menjelaskan jalan petunjuk, melindungi dan membela akidah yang benar, agar tetap bersih lagi jernih sebagaimana ketika Nabi meninggalkannya untuk kita.

Maka dari itu, sudah selayaknya peninggalan itu dirawat dikeluarkan dari lemari-lemari perpustakaan dan tempat-tempat penyimpanan manuskrip-manuskrip

    Di antara peninggalan salaf untuk kata yarvg layak diperhatikan adalah kitab yang masih tersimpan di dalam manuskrip dalam masa yang cukup lama, yaitu kitab Al Arsy karya Imam Adz-Dzahabi Asy Syafii - rahimahullah- . Sebuah kitab berharga pada masalah ini, di dalamnya pengarang menghimpun puluhan nash dan atsar yang menjelaskan akidah Ahlussunnah wal Jama'ah mengenai suatu masalah di antara masalah-masalah besar dalam mentauhidkan asma wa sifat (nama-nama dan sifat-sifat Allah), yaitu masalah penetapan tingginya Allah di atas para makhluk-Nya, dan istiwa -nya Allah di atas Arsy-Nya.

Diantara pembahasan dalam kitab ini :

Bab Pertama : Pendapat-pendapat manusia mengenai nama-nama dan sifat-sifat Allah - Subhanahu Wa Ta'ala - .
   Pasal pertama : Keyakinan Ahlus Sunnah mengenai nama dan sifat Allah - Subhanahu Wa Ta'ala –
1.    Definisi Ahlus Sunnah Wal Jamaah
2.    Keyakinan Ahlus Sunnah mengenai nama dan shifat Allah - Subhanahu Wa Ta'ala –
 Pasal kedua : Pendapat-pendapat Muathilah (golongan sesat yang meniadakan, mengingkari nama-nama dan shifat Allah)
1.    Pengertian Muathilah
a.    Para pemikir filsafat/ Filosof
b.    Para Teolog ( ahli kalam)
2.    Tingkatan-tingkatan Ta’thil (peniadaan, pengingkaran) kaum Muathilah
a.    Tingkatan Ta’thil mereka dalam masalah nama dan shifat secara umum
b.    Tingkatan Ta’thil mereka  masalah Asma Al Husna
c.    Taingkatan Ta’thil mereka dalam masalah Shifat-shifat Allah - Subhanahu Wa Ta'ala –
Pasal ketiga : Musyabihah ( Golongan yang menyerupakan Allah dengan Makhluk Nya)
1.    Definisi Tamtsil dan Tasybih
2.    Definisi Musyabihah

Bab Kedua : Pendapat-pendapat mengenai sifat Tinggi dan Istiwa’
Pasal pertama: pendapat-pendapat mengenai sifat linggi
1.    Pendapat Ahlussurwah wal Jama'ah dan yang menyepakati mereka.
2.    Pendapat-pendapat yang menyelisihi mereka.

Pasal kedua: Pendapat-pendapat mengenai sifat istiwa’
1.    Madzhab salaf mengenai istiwa’
2.    Pendapat-pendapat yang menyelisihi mereka.
          Golongan pertama: Menafikan istiwa ‘
          Golongan kedua: Pendapat tafwidh (menyerahkan kepada Allah).
          Golongan ketiga: Pendapat musyabbihah.

Pasal ketiga: Masalah-masalah yang terkait dengan ketinggian dan istiwa’
1.    Apakah Arsy kosong dari-Nya ketika turun-Nya.
2.    Masalah-masalah batas dan persentuhan.
a.    Hukum lafazh-lafazh global
b.    Masalah batas.
c.    masalah persentuhan

Bab ketiga: Definisi Arsy
Pembahasan Pertama : Makna bahasa untuk kata Arsy
Pembahasan kodua: madzab-madzhab dalam mendefinisikan Arasy

Pasal kedua : Dalil-dalil yag menetapkan Arasy dari Kitabullah dan Sunnah Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam - .
1.    dalil Al Quran
2.    2. Dalil dari hadits Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam –
3.    
Pasal ketiga:  Sifat Arsy dan kekhususan-kekhususannya.
1.    Penciptaan Arsy dan keadaannya
2.    Tempat Arsy.
3.    Kekhususan-kekhususan Arsy.

Pasal keempat: Pembicaraan mengenai para pemangku 'Arasy dan Kursi.
1.    Pembicaraan mengenai para pemangku Arsy.
2.    Pembicaraan mengenai Kursi.

Dan detail pembahasan lain nya

 

 

Stok Sangat Terbatas

Anda TIDAK AKAN pernah RUGI dengan membaca dan belajar buku-buku dasar Aqidah seperti buku ini, Saat ini hanya dicetak oleh Penerbit Azzam saja dan dengan jumlah exemplar terbatas, ayo buruan pesan !!
PESAN SEKARANG !

 

Additional Info

  • Judul Buku: Al Arasy : Singgasana Allah - Azza wa jalla -
  • Judul Asli: Kitab Al Arasy
  • Penulis: Imam Adz Dzahabi - rahimahullah-
  • Tahqiq/Takhrij: -
  • Ukuran Fisik Buku: Buku ukuran sedang 15.5 x 23 cm
  • Format Cover: Hardcover
  • Jumlah Halaman: 908 hlm
  • Penerbit /Publisher: Pustaka Azzam
  • Harga: Rp 215.000 diskon 20% = Rp 172.000 ( Belum Termasuk Ongkos Kirim)
  • Cara Pembelian: Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., sms/WA/Telegram : 08192469-325 , BBM : 5B0FE340 ( Pastikan !! tulis nama & Alamat lengkap )
Read 1121 times