• Hotline: (+62) 819.2469.325

Amar Ma'ruf Nahi Munkar Menurut Ahlus Sunnah Wal Jamaah

Written by Ust.Yazid bin Abdul Qodir Jawas

FWD amar maruf Sesungguhnya amar ma'ruf nahi munkar adalah poros yang paling agung dalam agama. la rnerupakan satu tugas penting yang karenanya Allah mengutus para Nabi seluruhnya. Andaikata tugas ini ditiadakan, maka akan muncul kerusakan di mana-mana dan dunia pun akan binasa.

Berbagai maslahat yang hendak diwujudkan oleh syari'at tersebut ialah adh-dharuuriyyatul khams (lima perkara penting) yang telah dikenal. Perkara tersebut adalah : menjaga: Agama, Jiwa, Nasab ( keturunan), Harta, dan Akal.

Kelima perkara tersebut tidak akan tegak dan tidak akan terwujud di lengah umat ini kecuali dengan amar ma'ruf nahi munkar, knrena di dalam menegakkan amar ma'ruf nahi munkar syari'at menjadi tegak dan berbagai maslahat itu dapat terwujud dan terpelihara, dan amar ma'ruf nahi munkar tersebut mencegah segala apa yang membuatnya bercerai-berai atau rusak; baik dari dekat maupun dari jauh.

Allah Ta'ala telah menjadikan perlindungan bagi 'aqidah, benteng bagi sifat keutamaan, kemuliaan bagi umat Islam, dan kemenangan bagi kaum mukminin berrgantung pada pelaksanaan amar ma'ruf nahi munkar yang diwajibkan ini.

Allah Ta'ala berfirman,
" hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang ma'ruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS. All 'Imran: 104)

Orang yang tidak memiliki pengetahuan tentang hakikat syari'at yang dibawa oleh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam mengira bahwa sudah cukup baginya hanya beriman kepada Allah Ta'ala saja, mendekatkan diri kepada-Nya dengan melaksanakan sebagian ketaatan tanpa mau menyibukkan diri dengan menyuruh orang lain kepada perbuatan ma'ruf atau melarangnya dari perbuatan mungkar! Ini adalah kesalahan yang nyata, karena amar ma'ruf nahi munkar termasuk salah satu syari'at-syari'at Islam yang agung sebagaimana ia juga termasuk salah satu asas dan tiang penyangga yang penting dalam mewujudkan dan memperoleh hidayah.

Hal ini didukung oleh pernyataan sebagian ulama Salaf bahwa orang yang diam dari kebenaran adalah setan yang bisu dan orang yang berbicara dengan kebatilan adalah setan yang sedang berbicara. Maka seandainya orang yang diam dari kebenaran mengetahui bahwa ia adalah orang yang dimurkai Allah Ta'ala -meskipun ia menyangka hal itu baik- niscaya ia akan berbicara dan menerangkan kebenaran tersebut. Dan seandainya orang-orang yang selalu mencari keridhaan makhluk yang tidak mengingkari kemungkaran, mereka itu mengetahui bahwa pelaku dosa besar lebih baik keadaannya di sisi Allah

"Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, melaksanakan shalat, menunaikan zakat, dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Mereka akan diberi rahmat oleh Allah. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana." (QS. At-Taubah: 71)

Sebagian besar dari amar ma'ruf nahi munkar ini telah dilecehkan dan disia-siakan sejak beberapa waktu yang cukup lama dan akan senantiasa berkurang beraamaan dengan berlalunya siang dan malam, tidak ada yang tersisa darinya kecuali sangat sedikit sekali. Padahal iia merupakan masalah yang besar dan luas, karena dengannyalah segala urusan menjadi tegak, dengannya keselamatan dan kesejahteraan terus berkesinambungan. Maka apabila tidak diamalkan atau pintunya ditutup, hampir saja Allah meratakan adzab-Nya, baik kepada orang yang shalih maupun yang thalih (fasik).

"..Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul-Nya takut akan mendapat cobaan atau ditimpa adzab yang pedih." (QS. An-Nuur: 63)
"Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zhalim saja di antara kamu. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya." (QS. Al-Anfaal: 25)

Maka sudah selayaknya bagi orang yang mencari keridhaan Allah dan lebih mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia agar memberikan perhatian terhadap pengamalan dari perkara ini baik dalam ilmu dan pengamalan.

inilah buku yang menjelaskan ttg salah satu amalan ibadah yg agung yakni :amar maruf nahi munkar.

Additional Info

  • Judul Buku: Amar Ma'ruf Nahi Munkar Menurut Ahlus Sunnah Wal Jamaah
  • Judul Asli: -
  • Penulis: Ust.Yazid bin Abdul Qodir Jawas
  • Tahqiq/Takhrij: -
  • Ukuran Fisik Buku: Buku Ukuran Sedang
  • Format Cover: Hardcover
  • Jumlah Halaman: hlm
  • Penerbit /Publisher: Khasanah Fawaid
  • Harga: Rp 88.000 diskon jadi Rp 70.000 ( Belum Termasuk Ongkos Kirim)
  • Cara Pembelian: Klik pada tombol BELI, Pertanyaan ? : Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., WA/Telegram : 08192469-325 , ( Pastikan !! tulis nama & Alamat lengkap )
Read 1524 times