• Hotline: (+62) 819.2469.325

QM airmataSetetes Air Mata Anda Mampu Memadamkan Kobaran Api Neraka

“Setetes air mata yang terjatuh dari pelupuk mata seorang mukmin karena rasa takut kepada Allah lebih baik daripada seluruh dunia seisinya. Sungguh, itu lebih baik baginya daripada beribadah selama satu tahun. Sungguh, merenungkan keagungan dan kekuasaan Allah barang sejenak lebih baik daripada berpuasa dan mendirikan Qiyamul Lail selama enam puluh hari enam puluh malam. Ketahuilah bahwa Allah memiliki sekelompok malaikat yang senantiasa memanggil manusia di siang dan malam hari….” (Abu Nu‘aim)
Saudaraku….
Sempatkanlah dirimu menghadap kiblat barang sejenak, menghadaplah kepada Rabbmu. Cobalah berpaling dari kelalaian dan hawa nafsumu. Gunakanlah sisa usiamu untuk melaksanakan ketaatan kepada-Nya. Bersabarlah menahan diri dari rayuan syahwat yang fana. Larilah… larilah sejauh-jauhnya dari segala perbuatan haram dan kedurhakaan itu. Sungguh, kesabaran dalam ketaatan di dunia lebih ringan daripada harus bersabar atas pedihnya siksa api neraka.

Air Mata Taubat ini merupakan karya ulama terkemuka, Ibnul Jauzi. Beliau banyak menghasilkan karya ilmiah di berbagai bidang keilmuan. Dalam buku ini terkumpul untaian nasihat yang menggugah sekaligus melembutkan jiwa dan hati seorang hamba. Kitab ini sangat cocok bagi siapa pun yang ingin menjadi sosok pribadi yang istimewa di sisi Rabbnya.

“Sungguh, majelis ilmu dan nasihatnya tidak pernah diragukan dan tidak ada orang yang menjumpai majelis ilmu dan nasihat yang serupa dengan majelis Ibnul Jauzi.” (Ibnu Rajab Al-Hanbali)
“Dalam setiap cabang keilmuan, Ibnul Jauzi selalu mengambil peran strategis. Pada bidang tafsir, beliau terkenal sebagai ulama yang paling ahli. Pada bidang hadits, beliau terkenal sebagai ulama yang bergelar Al-Hafizh. Pada bidang sejarah, beliau tergolong sebagai ulama yang memiliki pengetahuan yang luas. Pada bidang fikih, keahlian beliau juga cukup diperhitungkan. Adapun dalam bidang syair dan sajak, beliau adalah ulama yang memiliki kemampuan yang luar biasa.” (Imam Dzahabi)

Additional Info

  • Judul Buku Air Mata Taubat : Nasihat-Nasihat Pelembut Jiwa
  • Judul Asli -
  • Penulis Imam Ibnu Jauzi - rahimahullah-
  • Tahqiq/Takhrij -
  • Ukuran Fisik Buku Buku Ukuran Sedang 15 x 23 cm
  • Format Cover Softcover
  • Jumlah Halaman 290 hlm
  • Penerbit /Publisher Al Qowam
  • Harga Rp 55.000 diskon jadi Rp 44.000 ( Belum Termasuk Ongkos Kirim)
  • Cara Pembelian Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., sms/WA/Telegram : 08192469-325 , BBM : 5B0FE340 ( Pastikan !! tulis nama & Alamat lengkap )
Published in Terbaru

DH tafsir muyassarAllah menurunkan Al Qur’an kepada NabiNya, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- dengan bahasa Arab yang jelas, Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman"Dan sesungguhnya al-Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam. Dia dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril alaihissalam). Ke dalam hatimu agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan. Dengan bahasa Arab yang jelas." (Asy-Syu'ara: 192-195).
Lalu beliau -Sholallahu Alaihi Wassalam- menyampaikan al-Qur'an itu kepada manusia dengan penyampaian yang benar dan tidaklah Allah mewafatkan beliau kecuali setelah beliau telah menyampaikan dan menjelaskan segala apa yang diturunkan kepadanya dalam kitab tersebut sebagaimana firmanNya,
“ Dan Kami turunkan kepadamu ( wahai Muhammad) Al Qur’an, agar kamu menerangkan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.” [ An Nahl : 44]“ Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al Kitab ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” [An Nahl 64] Imam Al Mufassir Ibnu Jarir Ath Thabari -rahimahulloh- berkata dalam menafsirkan ayat ini "Allah yang tinggi penyebutan-Nya berfirman kepada NabiNya, Muhammad , dan tidaklah Kami turunkan kepadamu kitab Kami, dan Kami utus kamu sebagai Rasul kepada makhluk Kami kecuali hanya agar kamu menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan padanya dari agama Allah".
Dan telah jelas sekali sesuatu yang menunjukkan bahwasanya para sahabat -Rodliallahu Anhum- telah menerima dari Rasulullah tafsiran al-Qur'an, di mana seseorang dari mereka apabila mempelajari sepuluh ayat darinya, ia tidak akan berpindah kepada ayat lain kecuali setelah memahami maknanya dan mengamalkannya.
Abu Abdurrahman as-Sulami -rahimahulloh- berkata [ia merupakan pembesar Tabi'in], "Telah meriwayatkan kepada kami orang-orang yang telah membacakan kepada kami bahwasanya mereka meminta agar dibacakan al-Qur'an oleh Nabi dan bila mereka mempelajari sepuluh ayat mereka tidak akan meninggalkannya hingga mereka mengamalkan isinya maka kami pun mempelajari al-Qur'an dan mengamalkannya secara keseluruhan."
Dan para sahabat -Rodliallahu Anhum- itu bila ada suatu kemusykilan/ketidakfahaman yang mereka dapatkan, mereka bertanya kepada Nabi , seperti ketika turun firman Alloh Subhanahu Wa Ta'ala ,
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezhaliman." (Al-An'am: 82)
Maka para sahabat Rasulullah berkata, "Siapakah di antara kami yang tidak menzhalimi dirinya sendiri?" Beliau bersabda,"Tidaklah seperti apa yang kalian katakan, 'Dan mereka tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezhaliman 'maksudnya adalah dengan kesyirikan." [ Al Bukhari no 3360 dan Muslim 2462] Kemudian yang menjelaskan dan menafsirkannya setelah Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- yang merupakan sebaik-baik manusia dalam penjelasan-nya dan paling jujur keimanannya dan paling dalam keilmuannya adalah para sahabat (yaitu orang-orang yang dengan mereka tegak-lah al-Qur'an itu, dan dengannya mereka bergerak, dengan mereka al-Qur'an berbicara, dan dengannya mereka berkata, orang-orang yang dianugerahkan oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala keilmuan dan hikmah yang meru¬pakan keistimewaan mereka terhadap seluruh pengikut para Nabi.
Mereka itulah para sahabatnya -Rodliallahu Anhum- , yang dipilih oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala di antara seluruh makhluk agar menemani Nabi-Nya selama dua puluh tiga tahun, dan al-Qur'an turun kepada mereka dengan bahasa mereka sendiri yang mereka hidup dengannya maka mereka membelanya dan mengamalkannya.
Dan ahli tafsir yang paling terkenal di antara mereka adalah para khalifah ar-Rasyidun, Ubay bin. Ka'b, Zaid bin Tsabit, Abu Musa al-Asy'ari, Abdullah bin az-Zubair -Rodliallahu Anhum--
Dan yang paling terkenal riwayatnya dalam tafsir adalah Abdullah bin Mas'ud -Rodliallahu Anhu- yang berkata tentang dirinya, "Demi Allah yang tidak ada Ilah yang berhak disembah selain diri-Nya, tidaklah satu surat yang diturunkan dari kitabullah, kecuali saya yang paling tahu di mana ia diturunkan, dan tidaklah satu ayat diturunkan dari kitabullah, kecuali saya paling tahu tentang pembahasan yang di¬turunkan, dan apabila saya mengetahui seseorang yang lebih menge-tahui dariku tentang kitabullah di mana unta mampu sampai kepa-danya, pastilah saya akan menungganginya kepadanya."
Dan Abdullah bin Abbas -Rodliallahu Anhu- adalah ahli tafsir al-Qur'an yang telah didoakan oleh Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- seraya berkata,
"Ya Allah! pahamkanlah ia dalam agama, dan ajarkanlah ia tafsir"
Ibnu Mas'ud -Rodliallahu Anhu- berkata tentangnya, "Sebaik-baik ahli tafsir al-Qur'an adalah Ibnu Abbas ."
Kemudian tafsir ini setelah para sahabat dilanjutkan oleh para Tabi'in, khususnya para sahabat Abdullah bin Abbas -Rodliallahu Anhu- di Makkah seperti Mujahid, Said bin Jabir dan semisal mereka -rahimahumulloh- . Mujahid berkata, "Saya ajukan sebuah rnushaf kepada Ibnu Abbas dengan tiga kali pengajuan dari pembukaannya hingga penutupnya dan saya menghentikan pada setiap ayat darinya lalu saya menanyakan tentang ayat itu kepadanya". Oleh karena itu, ats-Tsauri berkata, 'Apabila kamu mendapatkan tafsir dari Mujahid, maka cukuplah bagimu."
Syaikh Islam Ibnu Taimiyah -rahimahulloh- berkata, "Oleh karena itulah yang bersandar kepada tafsirnya adalah asy-Syafi'i dan Bukhari serta selain mereka berdua dari para ulama, demikian juga Imam Ahmad dan lain-lainnya dari orang-orang yang mengarang tafsir selalu mengulang-ulang jalan dari Mujahid lebih banyak dari jalan selainnya."
Demikian juga para sahabat Abdullah bin Mas'ud -Rodliallahu Anhu- seperti Alqamah, Masruq dan semisal mereka -rahimahumulloh- , Ibnu Mas'ud berkata, "Tidaklah saya membaca sesuatu dan tidak pula saya mengetahui-nya kecuali Alqamah membacanya dan mengetahuinya."
Dan al-Hafizh Ibnu Hajar -rahimahulloh- memiliki perincian yang memadai yang tidak mungkin dapat ditinggalkan oleh seorang yang membaca buku-buku tafsir agar mengetahui isnad-isnad yang paling populer yang diriwayatkan dari para Tabi'in dan orang-orang setelahnya, beliau menjelaskan dalamnya kondisi orang yang meriwayatkan tafsir dari para Tabi'in dan orang-orang setelahnya.
Maksudnya adalah kita dapat mengetahui bahwasanya para sahabat dan Tabi'in telah menafsirkan al-Qur'an, mereka telah menjelaskan lafazh beserta makna-maknanya, maka kewajiban kita adalah mereferensikan perkataan mereka apabila kita tidak mendapatkan suatu tafsir dari al-Qur'an atau Sunnah. Adapun perselisihan yang terjadi di antara mereka dalam hal ini sangat sedikit sekali, bahkan jarang terjadi, dan sebagian besar perselisihan yang ada di antara mereka itu adalah perselisihan bentuk dan bukan perselisih¬an yang saling bertentangan, hal ini sebagaimana disebutkan dan dijelaskan oleh syaikh Islam Ibnu Taimiyah -rahimahulloh- pada "Muqaddimah at-Tafsir".
Kemudian para ulama memfokuskan perhatiannya kepada kompilasi agar dapat mengumpulkan tafsir-tafsir para sahabat adapun para Tabi'in yang bersandar kepada mereka seperti Ibnu Jarir ath-Thabari, Ibnu al-Mundzir, Ibnu Abi Hatim, dan Abd bin Humad. Ibnu Hajar berkata, "Tafsir-tafsir yang empat ini sedikit sekali ada sesuatu yang menyimpang dalam tafsir yang marfu' dan mauquf pada para sahabat dan maqthu' dari para Tabi'in."
Kemudian berturut-turutlah setelah itu para ulama mengarang tafsir dengan perbedaan-perbedaan yang ada di antara mereka da¬lam madzhab-madzhab mereka, akidah-akidah mereka, dan perhatian ilmiah mereka. Dan di antara mereka yang mengarang dalam bidang itu adalah Abu Muhammad bin al-Husain al-Baghawi yang meninggal pada tahun 516 H, Abu al-Faraj Abdurrahman bin al-Jauzi yang meninggal pada tahun 596 H, Abu Abdullah Muham¬mad bin Umar ar-Razi yang meninggal pada tahun 606 H, Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad al-Qurthubi yang meninggal pada tahun 671 H, Abu Abdullah Muhammad bin Yusuf bin Hayyan an-Nahwi al-Andalusi yang meninggal pada tahun 745 H, al-Hafizh Imaduddin Abu al-Fida' Ismail bin Umar bin Katsir yang meninggal pada tahun 774 H, Abdurrahman ats-Tsa'alabi yang meninggal pada tahun 876 H, Jalaluddin Abdurrahman as-Suyuthi yang meninggal pada tahun 911 H, Muhammad bin Ali asy-Syaukani yang meninggal pada tahun 1250 H, Mahmud Syihabuddin al-Alusi yang meninggal pada tahun 1270 H, Muhammad Jamaluddin al-Qasimi yang meninggal pada tahun 1332 H, Muhammad al-Amin bin Muhammad al-Mukhtar al-Jakni asy-Syinqithi yang meninggal pada tahun 1393 H, dan lain sebagainya dari para ulama kaum muslimin yang telah menulis dalam ilmu tafsir.
Inilah salah satu tafsir kontenporer, Tafsitr Al Quran Al Muyassar yang hadir pada abad 14 Hijriah memperbanyak khazanah pustaka tafsir Al Quran yang tetap merujuk pada tafsir yang difahami generasi Salaf, sebuah tafsir Al Quran yang ringkas, mudah difahami orang awam sekalipun.
Tafsir Muyassar ini merupakan salah satu tafsir yang paling simpel, mudah, dan jelas. Di antara keistimewaan Tafsir Muyassar ini:
1. Menafsirkan ayat-ayat sesuai dengan manhaj as-Salaf ash-Shalih dalam masalah akidah.
2. Mengedepankan tafsir berdasarkan riwayat ma`tsur yang shahih.
3. Menggunakan kalimat-kalimat yang ringkas dan mudah disertai dengan menjelaskan makna-makna dari kata-kata yang asing di tengah-tengah penafsiran.
4. Hanya menafsirkan sesuai dengan ayat bersangkutan, dan menghindari penambahan yang ada di ayat lain, agar ditafsirkan di tempatnya masing-masing.
5. Penafsiran dilakukan sesuai dengan riwayat qira`ah Hafsh dari Ashim, dan ini adalah yang dianut di Indonesia dan sebagian besar negeri-negeri Muslim.
Tafsir ini disusun oleh satu tim ahli tafsir yang telah diseleksi para ulama yang berwenang di Mujamma’ Raja Fahd untuk penerbitan al-Qur`an, dan juga di bawah pengawasan dan arahan seorang ulama yang mumpuni, Syaikh Dr. Shalih Alu asy-Syaikh yang menjadi pembimbing utama di lembaga tersebut. Bersama itu, penyusunan tafsir ini telah melalui berbagai proses dan langkah yang sangat hati-hati serta pengkajian yang mendalam.

==============================================================================

Tafsir Muyassar : Memahami Al Quran dengan Terjemahan dan Penafsiran paling Mudah

Judul asli : At Tafsir Al Muyassar
Penyusun : Dr. Hikmat basyir, Dr. Hazim haidar, Dr. Musthafa Muslim, Dr. Abdul Aziz ismail
Dikaji ulang oleh sejumlah Ulama dibawah arahan : Syaikh Dr. Shalih bin Muhammad Alu-syaikh.
Fisik : Buku ukuran sedang 16 x 24.5 cm, hardcover 2 Jilid lengkap
Penerbit : Pustaka darulhaq
Harga Rp 300.000 diskon 30% = Rp 210.000 ( berlaku sampai 31 Maret 2016)

Pemesanan :

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / sms,WA,Telegram : 0819.2469.325 , BBM : 5B0FE340

(kami hanya menjawab pesan singkat yang dlengkapi nama dan alamat lengkap)

==============================================================================

Additional Info

  • Judul Buku Tafsir Muyassar : Memahami Al Quran dengan Terjemahan dan Penafsiran paling Mudah
  • Judul Asli At Tafsir Al Muyassar
  • Penulis Dr. Hikmat basyir, Dr. Hazim haidar, Dr. Musthafa Muslim, Dr. Abdul Aziz ismail Dikaji ulang oleh sejumlah Ulama dibawah arahan : Syaikh Dr. Shalih bin Muhammad Alu-syaikh
  • Tahqiq/Takhrij -
  • Ukuran Fisik Buku Buku ukuran sedang 16 x 24.5 cm
  • Format Cover Hardcover
  • Jumlah Halaman -
  • Penerbit /Publisher Darul Haq
  • Harga Rp 300.000 diskon Rp 240.000 ( Belum Termasuk Ongkos Kirim)
  • Cara Pembelian Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., sms/WA/Telegram : 08192469-325 , BBM : 5B0FE340 ( Pastikan !! tulis nama & Alamat lengkap )
Published in Terbaru