• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Darul Falah Khutbah-Khutbah Rasulullah Penulis :Muhammad Khalil Al Khatib, Penerbit : Darul Falah .. Product #: DFH-0029 Regular price: Rp 70.000 Rp 70.000

Khutbah-Khutbah Rasulullah, Pustaka Darul Falah

Harga: Rp 70.000  Rp 56.000

- +

         Umat Islam adalah umat yang mulia. Ciri khas syariatnya adalah penghambaan diri umat tersebut hanya kepada Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- dalam menjalankan segala macam aktivitas di muka bumi. Motor utama penggeraknya adalah semangat dakwah mengajak manusia kepada tauhid, serta menyebarluaskan ajaran tauhid itu dengan perkataan dan perbuatan.

       Di saat kata-kata bisa memberikan pengaruh mendalam dalam hati dan menghadirkan kesan positif pada pendengaran seseorang, dan di saat dakwah memerlukan lidah-lidah yang lihai dari dai-dai muslim guna menguatkannya —sehingga ajaran-ajaran Islam tersebar dan prinsip-prinsipnya tersampaikan dengan metode yang sebaik mungkin—, maka justru di saat itulah kesempatan berbicara di hadapan orang banyak sangat jarang terjadi kecuali dalam shalat Jumat dan Id.
Jika kita mencoba menengok ke belakang, barangkali khutbah pertama di dalam Islam adalah seruan yang disampaikan secara terang-terangan oleh Rasulullah Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- di hadapan kaum Quraisy.
Hal itu terjadi setelah Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- menurunkan kepada beliau firman-Nya, "Dan berikanlah peringatan kepada kerabat-kerabat terdekatmu" (Asy-Syuara': 26)

      Tidak lama berselang setelah itu, beliau naik ke bukit Shafa dan berseru, "Ya Shabbahah...!!” . Mendengar seruan itu, orang-orang berkumpul mengerumuni beliau. Ada yang datang sendiri dan ada yang mengirini utusannya. Kemudian Rasulullah bertanya, " Wahai Bani Abdul Muthallib, wahai Bani Fihr, wahai Bani Luaiy... Jika kuberitahu kalian bahwa sepasukan berkuda sedang berada di balik gunung ini hendak menyerang kalian, apakah kalian mempercayaiku?" Serentak mereka menjawab, "Ya." Beliau pun bersabda, "Jika demikian, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan bagi kalian menjelang datangnya siksa yang keras.”. Maka Abu Jahal langsung naik pitam dan berteriak, "Celaka kamu sepanjang hari ini! Untuk inikah kamu mengumpulkan kami?" Setelah itu, Allah menurunkan firman-Nya, yaitu ayat-ayat Al-Qur an surah Al-Lahab [Shahih Al-Bukhari, no. 4801; dan Shahih Muslim, no. 208]

    Belum pernah ada orasi yang menyamai cara orasi Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- pada kesempatan tersebut, dengan perhitungan waktu yang tepat dan keberanian nan luar biasa. Maka dari itu, apa yang beliau sampaikan tersebut menjadi salah satu catatan peristiwa paling penting dan faktor terbesar dimulainya dawah jahriyyah. Itulah era di mana belenggu lidah dilepas dari ikatannya. Sejak itu, khutbah muncul dalam catatan sejarah Islam dari tempat persembunyiannya. Akal manusia sontak terpesona oleh tata bahasa dan keindahannya. Pikiran pun terbuai oleh teknik penjelasannya, hingga mengalahkan keterbuaian terhadap orasi-orasi sastra di zaman jahiliyah.

Setelah turunnya perintah Sholat dan fardhunya shalat Jumat beserta khutbahnya, hubungan antara Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- dengan masyarakat ketika itu menjadi selalu terperbarui pada setiap akhir pekan. Ini semakin menambah pentingnya kedudukan khutbah Jum’at . Sebab, khutbah adalah mimbar pengarahan dan petunjuk. Ditambah lagi, dengan kesempatan khutbah pada shalat Id dan acara-acara lain seperti shalat Kusuf dan shalat Istisqa'.

Kemudian mi diwarisi oleh para Khulafa Rasyidun sepeninggal Rosul -Sholallahu Alaihi Wassalam- . Mereka adalah pilar Ilmu dan kefasihan dalam berbicara/ berdakwah, penopang ketajaman dalam beretorika, sekaligus tokoh dalam keindahan tutur bahasa. Warisan ini terus meluas hingga kepada para ulama besar, para Imam Sunnah dan masyayikh bahkan jangkauannya mencapai lebih dari itu Sehingga di zaman sekarang ini.

 

inilah buku kumpulan khutbah-khutbah Rosul.

Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Format Cover softcover
Judul Buku Khutbah-Khutbah Rasululloh
Jumlah Halaman 422 hlm
Penerbit / Publisher Darul Falah
Penulis Muhammad Khalil Al Khatib
Ukuran Fisik Buku Buku Ukuran Sedang