• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Buana Ilmu Islam Hilal atau Hisab ? Judul asli : Risalati fil Hilal wal Hisab Al falaki Penulis : Syaikhul Ilsam Ibnu Taimiyah -Rahimahu.. Product #: BII-0009 Regular price: Rp 33.000 Rp 33.000

Hilal atau Hisab ?

Harga: Rp 33.000

- +

Alloh Subhanahu Wa Ta'ala tidak menyulitkan kita, kaum muslimin, untuk menjalankan ajaran agama. Dijadikan Islam sebagai agama yang sangat mudah. Dijadikan waktu-waktu khusus untuk beribadah dan bertaqarrub kepada-Nya dengan tanda-tanda yang sangat jelas yang bisa diketahui segala tingkatan manusia, ulama maupun masyarakat awam, tak terbatas bagi satu golongan saja tanpa golongan yang lain.
Untuk mengetahuinya ticiak diperlukan spesialisasi pada suatu disiplin ilmu tertentu yang rumit dan serba pelik. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala menjadikan perkara-perkara yang teraba dan terasa panca indera sebagai sarana. Bintang gemintang yang bertebaran di langit dapatlah disaksikan oleh orang yang terpelajar ataupun bukan.
Seluruh kaum muslimin bisa melihat pergantian malam dan siang guna menjadikannya sebagai tanda untuk memulai ibadah. Ini adalah nikmat, rahmat, kasih sayang, dan pemberian Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang dilimpahkan kepada para hamba-Nya. Hanya bagi-Nya segala puji dan syukur di alam semesta.
Para ulama telah menulis banyak makalah tentang penetapan hilal (bulan sabit yang muncul sebagai tanda pergantian bulan) dalam kitab-kitab tafsir, hadits, dan fikih. Para ulama telah sepakat bahwa pergantian bulan cukup ditetapkan dengan rukyat saja sebagaimana tersebut dalam konteks syariat. Sementara perhitungan ketinggian munculnya bulan dan bintang sampai sekian derajat sama sekali tidak dianggap, kecuali yang disebutkan dalam mazhab Syafi'i.
Di zaman modern seperti sekarang ini, ketika ilmu falak dan perbintangan telah mencapai taraf yang teramat tinggi, teknologi komunikasi pun sudah sangat maju sehingga mampu menghubungkan jarak-jarak yang jauh dan membuat bumi ini laksana satu negara, dan sementara ada orang yang berusaha memasukkan keragu-raguan ke dalam hati kaum muslimin dalam masalah ibadah dengan mengatakan: "Kini, manusia telah mampu menembus angkasa luar dan mempelajari apa yang ada di dalamnya, maka mengapa kita tidak mengambil perhitungan ilmu perbintangan sebagai petunjuk yang qath'i (pasti) yang berbeda dengan rukyat (melihat dengan mata telanjang) clan nash-nash syariat? Oleh sebab, rukyat dan nash-nnsh synr'i keduanya bersifat zhanni (perkiraan). Tidak mungkin membandingkan yang zhanni dengan yang qath'i. Dalil-dalil zhanni tidaklah mencerminkan kebenaran sedikitpun."
Para ulama terdahulu dan sekarang banyak menulis bantahan terhadap orang-orang semacam ini, dengan bantahan yang terbaik dan terlengkap, dari segi konteks dan hikmah. Yang terkuat cli antaranya adalah bantahan Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim bin Abdussalam Ibnu Taimiyah Al Harrani -rahimahulloh-
Simak pembahasannya dalam buku ini tulisan yang diambil dari Kitab beliau Al Majmu Fatawa.

Hilal atau Hisab ? : Kajian Lengkap Tentang penetapan Awal Bulan dengan RFkyatul Hilal Serta kekeliruan Metode Hisab
Judul asli : Risalati fil Hilal wal Hisab Al falaki
Penulis : Syaikhul Ilsam Ibnu Taimiyah -Rahimahulloh-
Tahqiq : Ibrahim bin Muhammad Al hazimi
Fisik : buku ukuran sedang, Softcover, 193 hal
Penerbit : Buana Ilmu Islami