• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Griya Ilmu Sifat Sholat Nabi [1 Set 3 jilid Lengkap ] Penulis ; Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani ,  Penerbit Griya Ilmu .. Product #: GRI-0025-SET Regular price: Rp 340.000 Rp 340.000

Sifat Sholat Nabi [1 Set 3 jilid Lengkap ]

Brand: Griya Ilmu

Harga: Rp 340.000  Rp 272.000

- +

"Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata, (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yting mcnibncakan kmbaran-lembaran yang suci (Al-Qur-an), di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar). Dan tidaklah berpecah belah orang-orang Ahli Kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata. Padahal mereka hanya diperintahkan menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar mereka melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar). " (QS. Al-Bayyinah: 1-5)
Allah Ta'ala juga memerintahkan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam untuk memerangi manusia agar mereka mengucapkan dua kalimat syahadat, mendirikan shalat, dan membayar zakat.
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, dan membayar zakat. Jika mereka telah melakukan hal tersebut, maka mereka telah melindungi darah dan harta mereka dariku, kecuali dengan hak Islam, dan hisab mereka ada pada Allah 'Azza wa Jalla."[ Hadits riwayat Bukhari no 25, dan Muslim no : 22]
Shalat adalah Rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim dan muslimah.
Shalat merupakan tiang agama yang wajib ditegakkan dan dikokohkan,
Shalat adalah sebaik-baik amal
Shalat adalah cahaya kehidupan seorang mukmin.
Shalat adalah amal yang membawa keselamatan di dunia dan akhirat.
Shalat adalah amal yang membawa ketenangan hati dan barakah.
Shalat adalah jalan menuju Surga.
Shalat merupakan hubungan antara hamba dengan Rabb-nya Subhanahu wa Ta'ala yang wajib dilaksanakan lima waktu sehari semalam, sesuai petunjuk Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, sebagaimana sabda beliau,
"Shalatlah, sebagaimana kalian melihat Aku shalat " [ Al Bukhari no : 631,6008,7246, dan selainnya]
Para ulama fiqih telah berbicara dan mcnulis ton tang sifat (tata cara) shalat Nabi shallallanhu 'alaihi wa sallam. Hal itu karena syarat diterimanya ibadah ada dua:
1. Ikhlas karena Allah Ta'ala semata.
2. Ittiba' (mengikuti contoh) Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam.
Tentang ikhlas karena Allah Ta'ala, maka masalah ini dibahas oleh para ulama tauhid dan 'aqidah. Sedangkan masalah ittiba' (mengikuti contoh) Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam dibahas oleh para ulama fiqih.
Lawan dari ikhlas adalah syirik, sedangkan lawan dari mutaba'ah adalah bid'ah.
Oleh karena itu, barangsiapa yang mengikuti contoh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam tanpa keikhlasan maka ibadahnya tidak sah, berdasarkan firman Allah Ta'ala dalam hadits Qudsi:
"Aku tidak butuh kepada semua sekutu. Barangsiapa beramal dengan mempersekutukan-Ku dengan yang lain, maka Aku biarkan dia bersama sekutunya." [Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2985) dan Ibnu Majah (no. 4202) dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu.]
Dan barangsiapa yang iklas karena Alloh Subhanahu WaTa'ala, tetapi tidak mengikuti contoh Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam maka ibadahnya tertolak, berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam,
"Barangsiapa beramal tanpa adanya tuntunan dari kami, maka amalan tersebut tertolak." [Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 2697), Muslim (no. 1718 (18)), dan Ahmad (VI/146,180, 256) dari 'Aisyah radhiyallaahu 'anha.]
Shalat wajib dikerjakan dengan ikhlas dan ittiba' serta shalat wajib dikerjakan dengan khusyu' dan thuma'-ninah. Oleh karena itu, beruntunglah orang yang raengerjakan shalat dengan khusyu' dan thuma'ninah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya." (QS. Al-Mu'-minuun: 1-2)
Sebaliknya merugilah orang-orang yang lalai dari shalatnya dan mengerjakannya dengan tidak khusyu' dan tidak thuma'-ninah.
Allah Ta'ala berfirman, '
"Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya." (QS. Al-Maa'uun: 4-5)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang mengerjakan shalat selama enam puluh tahun, tetapi tidak ada satu shalat pun yang diterima darinya. Barangkali ia menyempurnakan ruku', tetapi tidak menyempurnakan sujud, dan menyempurnakan sujud, tetapi tidak menyempurnakan ruku'."[ Hasan: Diriwayatkan oleh al-Ashbahani ( j 236/2) dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu. Dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 2535)]
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam juga bersabda,
"Alloh Subhanahu Wa Ta'ala tidak akan melihat kepada shalat seorang hamba yang tidak meluruskan punggungnya pada saat berdiri di antara ruku' dan sujudnya (i'tidal)." [Sanadnya Jayyid: Diriwayatkan oleh Ahmad (IV/22) dari Thalq bin 'Ali al-Hanafi radhiyallaahu 'anhu. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 2536).]
Hadits ini adalah ancaman bagi orang yang tidak khusyu' dan tidak thuma'-ninah dalam shalatnya. Hadits ini menunjukkan wajibnya khusyu' dan thuma'-ninah dalam shalat. Dan ini wajib dijaga dalam semua shalat.
Barangsiapa menjaga shalat yang lima waktu dengan khusyu' dan thuma'-ninah serta dengan ikhlas dan sesuai dengan contoh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, maka pada hari Kiamat ia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan. Dan Allah akan menjanjikannya untuk masuk Surga.
Shalat akan mendidik seorang muslim agar selalu cinta, takut, dan mengharap hanya kepada Allah, yang apabila dilaksanakan dengan khusyu' dan thuma'-ninah, maka shalat tersebut akan mencegah seorang hamba dari perbuatan keji dan mungkar.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
"Bacalah Kitab (Al-Qur-an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) sesungguhnya mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaan-nya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-'Ankabut: 45)
Shalat merupakan amalan yang pertama dihisab pada hari Kiamat. Sebagaimana Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Amal seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah shalat, apabila shalatnya baik maka baik pula seluruh amalnya dan apabila shalatnya rusak maka rusak pula seluruh amalnya " [Shahih: Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Mu'jamul Ausath (11/512, no. 1880) dari Shahabat Anas bin Malik radhiyallaahu 'anhu. Dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 1358) ]
Oleh karena itu, wajib bagi setiap individu muslim untuk belajar [kembali] tuntunan dan tata cara sholat yang benar-benar sesuai dengan sholat yang dicontohkan Rosullulloh Sholallahu Alaihi Wassalam , selama ini mungkin sebagian dari muslimin masih beramal sholat dengan amalan sholat yang dia pelajari ketika kecil dulu [ SD, SMP dan lainnya] yang masih banyak kesalahan-kesalahannya, yang lebih celaka lagi amalan salah ini masih dia lakukan sampai sekarang ini.sebuah musibah besar !!!.
Inilah kitab panduan yang menjelaskan detail dan tuntas bagaimana Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam melaksanakan sholatnya, serta mengajarkannya kepda ummat beliau dari takbir hingga salam. Kekuatan pembahasan, baik dari sisi hadits maupun fiqih disertai kelugasan dan kecermatan dalam mengolah alur demi alur bahasan ilmiyyah, argumentasi yang memukau dalam setiap pasal pembahasan, bahkan dalam tiap bab permasalahan adalah karakter kuat yang nampak dalam kitab ini dan kitab lainnya karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani -rahimahullah- , hal ini menunjukkan kedalaman ilmu beliau
Kitab Ashlu Shifat Sholat Nabi karya Syaikh Al Albani -rahimahullah- ini membahas tentang sholat terlengkap dengan dalil dan hujjah, merupakan kitab asal/kitab induk dari kitab beliau lainnya yang sama-sama membahas tentang sholat yakni Shifat Sholat Nabi dan Talkhish Shifat Sholat Nabi, yang keduanya sudah ada terjemahannya.

Shifat Sholat Nabi [ 1 Set 3 jilid ]
judul asli : Al Ashlu Shifat Sholat Nabi Sholallahu Alaihi Wassalam
Penulis ; Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani -rahimahullah-
Fisik : Buku ukuran sedang 15,5 x 24 cm, Hardcover,
Penerbit Griya Ilmu

Detail Info Buku
Bahasa indonesia
Format Cover Hardcover
Judul Asli Al Ashlu Shifat Sholat Nabi Sholallahu Alaihi Wassalam
Judul Buku Shifat Sholat Nabi
Jumlah Jilid Lengkap 3 Jilid /set
Penerbit / Publisher Griya Ilmu
Penulis Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani
Ukuran Fisik Buku Buku ukuran sedang 15,5 x 24 cm