• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Pustaka Imam Syafii Hasan dan Husain: The Untold Stories Penulis : Al Habib Syaikh Hasan al-Husaini ; Penerbit : Pustaka Imam Syafii .. Product #: PIS-0097 Regular price: Rp 60.000 Rp 60.000

Hasan dan Husein : The Untold Stories

Suatu malam, setelah shalat Isya, Hudzaifah -Rodliallohu Anhu- berjalan mengikuti Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- yang hendak kembali ke rumahnya. Hudzaifah mengisahkan: Di tengah perjalanan, tampak seseorang menghampiri Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- dan berbisik-bisik kepada beliau, lalu orang itu pergi berlalu. Setelah itu, aku kembali mengikuti beliau. Mendengar suaraku, beliau bertanya: Siapa itu?"
"Hudzaifah," jawabku.
"Mengapa kamu mengikutiku?" tanya beliau.
Maka aku menyampaikan keperluanku. Setelah menyimaknya, beliau berkata: "Semoga Allah mengampunimu, juga ibumu ... Apakah kamu melihat sosok laki-laki yang menemuiku tadi?"
"Ya, aku melihatnya," sergahku.
"Itu adalah Malaikat. Dia belum pernah turun ke bumi sebelum malam ini. la meminta izin kepada Rabbnya untuk mengucapkan salam kepadaku, sekaligus menyampaikan kabar gembira untukku bahwa al-Hasan dan al-Husain akan menjadi pemimpin para pemuda penghuni Surga. Sedangkan Fathimah, ia akan menjadi pemimpin kaum wanita penghuni Surga” [HR. Ahmad. Lihat Shahihul Jami no. 1328 ]
Sungguh, itu merupakan kesaksian dan pengakuan yang sangat mulia dan berasal dari manusia terbaik yang pernah ada, Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- , utusan Allah Yang Mahatinggi. Dia tidak pernah memberi kesaksian berdasarkan hawa nafsunya, melainkan berdasarkan wahyu yang diturunkan kepadanya. Sementara, figur yang kedudukannya diakui sedemikian agung itu adalah dua cucu beliau, al-Hasan dan al-Husain –-Rodliallohu Anhuma- dua pemuda terbaik yang akan menorehkan sejarah di muka bumi dan kelak menjadi pemimpin para pemuda penghuni Surga.
Zaid bin Arqam -Rodliallohu Anhu- mengisahkan: Suatu hari Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam- menyampaikan khutbah di hadapan kami. Ketika itu, kami sedang singgah di Khum, sebuah daerah yang mempunyai mata air di antara Makkah dan Madinah. Setelah mengucapkan tahmid dan memuji Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- , beliau pun menasihati dan berpesan kepada kami. Di antara pesannya itu, beliau mengatakan:
"Amma badu. Ketahuilah wahai semua yang hadir, aku ini hanyalah manusia. Sebentar lagi aku akan dijemput oleh utusan Rabbku, dan aku harus memenuhi panggilan-Nya. Karena itu, aku tinggalkan dua hal berat di tengah-tengah kalian: Pertama, Kitabullah yang berisi petunjuk dan cahaya. Ambillah ia, dan berpegang teguhlah kepadanya." (Kemudian beliau me-nyemangati kami untuk mengikuti dan mengamalkannya).
"Dan (kedua) Ahlul Baitku. Aku ingatkan kalian agar bertakwa kepada Allah terkait Ahlul Baitku; aku ingatkan kalian agar bertakwa kepada Allah terkait Ahlul Baitku; aku ingatkan kalian agar bertakwa kepada Allah terkait Ahlul Baitku.” [HR. Muslim (no. 2408)]
Para ulama menjelaskan bahwa al-Qur-an dan Ahlul Bait disebut sebagai dua hal yang berat karena keagungan dan kedudukan keduanya yang besar. Atau, disebut demikian karena mengamalkan pesan Rasulullah terkait keduanya bukanlah hal yang mudah [Lihat Syarh Muslim lin Nawawi (XV/180)]

Berbicara mengenai sejarah dan peran Ahlul Bait dalam dakwah Islam tentu tidak terlepas dari sosok Imam al-Hasan dan al-Husain -Rodliallohu Anhuma- ,Dua cucu kesayangan Nabi Muhammad -Sholallahu Alaihi Wassalam- ini termasuk tokoh yang sangat berpengaruh terhadap perjalanan sejarah umat Islam setelahnya.
Sayangnya, belum banyak episode kehidupan dan peranan mereka yang diungkap dengan benar. Kalaupun ada, sebagiannya disampaikan sepotong-sepotong, atau mengacu pada riwayat yang lemah, atau lahir dari dorongan emosional semata dan cenderung tendensius. Akibatnya, kita memandang keduanya biasa-biasa saja; bahkan mungkin, memberikan penilaian negatif terhadap mereka; atau sebaliknya, bersikap ekstrem dalam mencintai mereka sehingga jatuh ke dalam perbuatan yang dilarang.
Melalui buku Hasan & Husain: The Untold Stories, mudah-mudahan menggugah kesadaran kaum Muslimin untuk membaca sejarah yang lengkap dan benar tentang dua raihanah Nabi -Sholallahu Alaihi Wassalam- itu. Buku yang tersusun dalam lima belas bahasan utama ini memperlihatkan kepada kita seluruh fragmen kehidupan al-Hasan dan al-Husain; mulai dari silsilah Ahlul Bait, kelahiran, keutamaan, dan
kehidupan keduanya di bawah asuhan Rasulullah dan orang tua mereka.
Kita juga akan melihat betapa dua pemimpin para pemuda di Surga tersebut, juga orang tua mereka, All bin Abu Thalib dan Fathimah -Rodliallohu Anhum- , memiliki hubungan yang sangat mesra dengan seluruh Sahabat. Akan terlihat pula peran mereka yang begitu besar pada masa Khulafaur Rasyidin maupun pada masa setelahnya. Dari situ diketahui bahwa al-Hasan dan al-Husain -Rodliallohu Anhuma- tidak pernah absen dalam meninggalkan jejak-jejak kebaikan bagi umat di masa mendatang. Al-Hasan -Rodliallohu Anhu- menjadi tokoh pemersatu umat setelah perpecahan berkepanjangan, sedangkan al-Husain -Rodliallohu Anhu- menjadi figur pembela kebenaran yang ingin menegakkan sunnah dalam suksesi kepemimpinan, hingga berujung pada kematiannya di tragedi Karbala.
Dengan menelaah terjemahan kitab Mausu'atul Hasan wal Husain karya Syaikh Hasan al-Husaini, salah seorang ulama Ahlul Bait, ini kita akan tergugah untuk berpikir kritis dalam menyusun puzzle sejarah hingga menjadi sebuah kisah yang utuh dan dapat memberikan informasi secara benar. Dengan demikian, doktrin-doktrin miring terkait ketidakharmonisan hubungan antara Ahlul Bait dan para Sahabat akan terjawab tuntas. Bersamaan dengan itu pula, kita akan semakin mencintai Rasulullah m dan Ahlul Bait beliau.


Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Format Cover Softcover
ISBN 978-602-9183-47-4
Judul Asli Mausu'atul Hasan wal Husain
Judul Buku Hasan dan Husain: The Untold Stories
Jumlah Halaman 534 hlm
Penerbit / Publisher Pustaka Imam Syafii
Penulis Al Habib Syaikh Hasan al-Husaini
Ukuran Fisik Buku Buku ukuran sedang 15.5 x 23.5 cm