• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Darul Falah 42 hadits shalat tahajjud dan Qiyamullail Disertai Takhrij dan Syarah Judul asli : Arba’una haditsan fi At tahajjudi wa Qiyam Al lail; Penulis : Dr Muhammad bin Azzuz ;Fi.. Product #: DFH-0078 Regular price: Rp 26.000 Rp 26.000

42 hadits shalat tahajjud dan Qiyamullail Disertai Takhrij dan Syarah

Brand: Darul Falah

Harga: Rp 26.000

- +

Sesungguhnya shalat adalah tiang agama Islam dan sebaik-baik amalan keimanan. Shalat adalah perantara yang akan mendekatkan diri kita kepada Allah Ta'ala. Shalat adalah sarana perlindungan bagi orang-orang yang ingin bertaubat, tempat berlindung bagi orang-orang yang takut. Cahaya shalat dapat membersihkan hati-hati manusia serta senantiasa akan menyinari wajah-wajah mereka. Shalat terbagi menjadi beberapa bagian, di antaranya shalat fardhu yang wajib dikerjakan dan shalat sunnat yg dianjurkan. Sedangkan shalat yang paling dicintai oleh  Allah dari ibadah sunnat setelah ibadah yang wajib adalah shalat malam, shalat ini adalah bentuk ketaatan yang paling  agung, ibadah yang paling bermanfaat dan sarana yang paling  mulia untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala.
    Para Salafus Shalih senantiasa menjaga shalat malam dan sedikit sekali tidur di waktu malam, mereka lebih banyak menggunakan waktu malam mereka untuk melakukan shalat Tahajjud, "Mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (shalat). " (QS. Ali 'Imran: 113)
Akan tetapi, setelah berubahnya keadaan manusia dan melemahnya hubungan mereka dengan Allah, maka sedikit sekali manusia yang melaksanakan shalat malam sehingga pahala yang besar ini pun terlewatkan begitu saja. Karena itulah, semakin hari ummat Islam semakin terbelakang dan jadilah keadaan mereka menjadi sangat memprihatinkan, padahal sebelumnya ummat ini adalah ummat yang paling mulia.
Alloh Azza wa Jalla berfirman,
"Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada sebagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. " (QS. Huud: 114)
Dan Allah Ta'ala juga berfirman:
"Apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Rabb-mu-lah hendaknya kamu berharap. " (QS. Al-Insyirah: 7-8)
Ibnu Mas'ud -rodliallohu anhu-  menafsirkan, "Yaitu, jika engkau telah selesai mengerjakan amalan yang wajib maka bersungguh-sungguhlah untuk melaksanakan shalat malam."
Sedangkan Imam Mujahid -rahimahullah- menafsirkan, "Jika engkau telah menyelasaikan urusan duniamu maka segeralah beramal dengan sungguh-sungguh untuk Rabb-mu, yaitu dengan mengerjakan shalat."
   Ummat Islam ini tidak akan menjadi baik kecuali dengan sesuatu yang menjadikan baik ummat terdahulu. bahwa baiknya ummat terdahulu adalah dikarenakan baiknya hati-hati mereka dan kuatnya hubungan mereka dengan Allah, sebab mereka senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan melaksanakan shalat malam. Inilah buku yang menjelaskan 42 hadits tetnag sholat lail dan tahajjud sebagai tambahan ilmu dan penyemangat untuk kita mengamalkannya karena begitu banyak manfaatnya dunia dan akherat setelah kita mengetahui hadits-hadits tersebut.