• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Pustaka At-Taqwa Mulia dengan Manhaj Salaf penulis; Ust. Yazid bin Abdul Qodir Jawas; Penerbit Pustaka At Taqwa .. Product #: ATQ-0015 Regular price: Rp 140.000 Rp 140.000

Mulia dengan Manhaj Salaf

Harga: Rp 140.000  Rp 112.000

- +

Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam telah  mcninggalkan Al-Quran dan As-Sunnah kepada umat Islam. Namun pada kenyataannya sampai sekarang ini, setiap firqoh yang sesat mengakui bahwa mereka berpegang kepada Al-Quran dan As-Sunnah, baik Syi'ah, Khawarij, Mu'tailah, Murji'ah, dan firqah-firqah sesat lainnya.
Maka harus ada tolok ukur yang jelas dalam pemyataan berpegang kepada Al-Qur-an dan As-Sunnah tersebut menurut pemahaman siapa??? Karena kalau menurut pemahaman masing-masing golongan atau ra'yu atau pendapat para tokoh, maka yang terjadi adalah seperti yang kita lihat saat ini, yaitu akan timbul ratusan pemahaman bahkan bisa ribuan pemahaman dan perpecahan di tengah kaum Muslimin, dan hal ini akan terus bertambah. Allaahul Musta'aan
Dalam hadits yang lain, dari 'Abdullah bin 'Umar -rodliallohu anhu-
Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam ber¬sabda,
"Jika kalian telah berjual beli dengan sistem 'bai'ul 'iinah dan kalian telah memegang ekor-ekor sapi dan ridha dengan pekerjaan bertani serta meninggalkan jihad (di jalan Allah), niscaya Allah akan menjadikan
kehinaan menguasai kalian, dan Dia tidak akan mencabutnya dari kalian hingga kalian kembali kepada agama kalian." [ Shahih: HR. Abu Dawud (no. 3462) dan al-Baihaqi dalam Sunannya (V/316), dari Shahabat Ibnu 'Umar radhiyallaahu 'anhuma. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahihah (no. 11) ]

Nabi memberikan jalan keluar dari fitnah itu dengan kembali kepada agama Islam, yang bersumber kepada Al-Qur-an dan As-Sunnah menurut pemahaman para Shahabat. Maka kita pun berusaha dalam dakwah ini untuk mengembalikan umat kepada Al-Qur-an dan As-Sunnah menurut pemahaman As-Salafush Shalih yang merupakan satu-satunya pema-haman yang benar, karena di saat ini bertambah banyak pemahaman yang menyimpang sehingga kaum Muslimin bertambah jauh dari agamanya yang benar, mereka ber¬tambah bingung karena banyaknya pemahaman dan aliran yang sesat, dan akibatnya terjadi perpecahan, perselisihan, pertikaian, dan malapetaka, bahkan sampai kepada pertumpahan darah.
Jalan menuju keselamatan dan kejayaan umat Islam telah dijelaskan dalam Al-Qur-an dan As-Sunnah yaitu dengan mcntauhidkan Allah, menjauhkan syirik, me¬laksanakan dan menghidupkan Sunnah dan menjauhkan bid'ah, melaksanakan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya dan menjauhkan larangan-larangan-Nya. Dan tentunya untuk dapat mernahami Islam dengan benar, men-tauhidkan Allah dengan benar, dan melaksanakan Sunnah dengan benar, kita wajib kembali kepada pemahaman yang benar yang telah mendapat jaminan dari Allah dan Rasul-Nya, kita wajib berpegang teguh dengan pemahaman Salafush Shalih, kita wajib kembali kepada pemahaman generasi terbaik dari umat ini yaitu pemahaman para Shahabat. Kita wajib beragama menurut cara beragamanya para Shahabat, bukan beragama mengikuti nenek moyang,
bukan mengikuti tokoh-tokoh masyarakat, bukan mengikuti kyai, habib, ustadz da selainnya.
Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam memerintahkan umat Islam untuk mengikuti pemahaman dan cara beragama para Shahabat -Rodliallohu anhum-
Beliau bersabda, "...Maka wajib atas kalian berpegang teguh kepada Sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Peganglah erat-erat dan gigitlah dia dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah oleh kalian perkara-perkara yang diada-adakan (dalam agama), karena sesungguhnya setiap perkara yang itu adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu adalah sesat." [Shahih: HR Ahmad (IV/126-127), Abu Dawud (no. 4607) dan at-Tirmidzi (nn. 2676), ad-Darimi (1/44), al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (1/205),dan  dishahihkan oleh al hakim (/95) serta disepakati oleh adz-Dzahabi dari Shahabat Tsauban maula Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam .Lihat Irwaaul Ghalil  (no. 2455).]

Buku ini menjelaskan dengan gamblang tentang hujjah-nya manhaj para Shahabat, yang akan mengantarkan kita kepada cara beragama / cara berislam yang benar, menuju kepada kejayaan umat, dan yang paling penting ialah bahwa kita berpegang dengan manhaj Salaf tidak lain tujuan kita ingin MASUK SURGA.

Dijelaskan pula prinsip-prinsip penting manhaj Salaf dalam 'aqidah, manhaj, dakwah, akhlaq dan lainnya. Tentang siapakah orang yang berhak disebut Salafi dan bagaimana cirinya.
Juga tcntang ciri-ciri dakwah hizbiyyah, juga dibongkar syubhat-syubhat seputar dakwah Salaf dan bantahannya. Pada bagian akhir buku ini djelaskan firqah-firqah sesat menurut penjelasan para ulama dan masyaikh dan lainnya agar umat Islam selamat dan tidak mengikuti aliran-aliran sesat yang terus berkembang dimana-mana.

Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Format Cover Hardcover
Judul Buku Mulia dengan Manhaj Salaf
Penerbit / Publisher Pustaka At Taqwa
Penulis ust.Yazid bin Abdul Qodir Jawas
Ukuran Fisik Buku Buku Ukuran Sedang 16 x 24.5 cm