• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Pustaka Imam Syafii Amalan Penghibur di Alam Kubur : 32 Jenis Amal Jariyah dan Amal Lain yang Bermanfaat bagi Orang yang Telah Meninggal Penulis : Syaikh Fahd bin Abdurrahman Asy Syuwaib; Penerbit : Pustaka Imam Asy Syafii .. Product #: PIS-0108 Regular price: Rp 25.000 Rp 25.000

Amalan selamat Penghibur di Alam Kubur

Di antara rahmat dan karunia Allah yang luas dan agung untuk makhluk adalah setiap satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh sampai tujuh ratus kali lipatnya. Sebagaimana ditegaskan dalam firman-Nya:
"Barang siapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya (QS. Al-An'am [6]: 160)

Di lain pihak, Dia hanya membalas satu keburukan dengan satu keburukan yang sama atau serupa, tidak dilipatgandakan. Sebagaimana firman-Nya:
... Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi)." (QS. Al-An'am [6]: 160)

Salah satu bukti konkret tentang luasnya karunia Allah adalah seseorang yang telah meninggal dan sudah bersiap-siap menerima balasan amalnya masih diberi kesempatan untuk terus mengalirkan pahala kebaikan. Maka Dia menetapkan dua pintu yang bisa membuat pahala amalnya terus mengalir: pintu pertama adalah semasa hidupnya, dan pintu kedua adalah pada akhir hidupnya atau setelah kematiannya.

Pintu pertama:
Pintu ini berupa mengerjakan amal yang pahalanya terus mengalir setelah ajal menjemput. Sebagaimana sabda Nabi - Sholallahu Alaihi Wassalam -
"Tatkala seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amal shalihnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya." [ HR Muslim 3084 ]

Demikian pula, pahala amal yang tidak akan putus dapat diperoleh dengan memberikan petunjuk kepada orang lain secara langsung. Sebagaimana sabda Nabi ,
“Siapa yang mengajak kepada petunjuk akan meraih pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” [ HR Muslim no. 4831 ]

Konsekuensi hadits ini adalah orang yang memberi petunjuk tersebut akan mendapatkan pahala yang sama dengan pahala orang yang diberi petunjuk, serta pahala orang lain yang mengikuti arahannya hingga hari Kiamat, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.
Pintu kedua:
Pintu ini diambil dari intisari hadits riwayat Muslim tersebut: “ Tatkala seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amal shalihnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya." Ia dapat dijadikan dalil bahwa orang yang mengerjakan ketiga amal itu akan terus menerima pahala kebaikan semasa hidup atau setelah kematiannya. Demikianlah kandungan makna sebenarnya dari riwayat tadi.

Adapun amal yang tetap mendatangkan pahala bagi seseorang yang telah meninggal antara lain doa dengan segala jenisnya, sedekah dengan segala bentuknya, dan ilmu dengan segala macamnya.

setiap manusia pasti akan mengalami kematian. Seiring dengan kematiannya, berhenti pula amal ibadahnya. Namun ada amal ibadah yang pahalanya akan terus mengalir meskipun pelakunya telah meninggal dunia, itulah amal jariyah.

Sangat disayangkan bila kesempatan untuk terus mendulang pahala ini kita sia-siakan dan kita abaikan. Dengan amalan ini pelakunya akan terus-menerus menerima keuntungan sekalipun dia telah meninggal. Sebuah deposito abadi yang didambakan setiap orang yang mau berpikir.

Adakah di antara kita yang mau bergabung dengan program ini? Ingin tahukah Anda, amal ibadah apa sajakah yang tergolong amal jariah?

Buku kecil ini membahas amal ibadah yang bernilai amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir kepada pelakunya setelah berada di alam kubur. Tidak kurang dari 32 jenis amal jariyah dan amal bermanfaat lainnya yang dipaparkan di sini disertai dengan landasan dalilnya dari al-Qur-an dan as-Sunnah yang shahih.

Buku ini mengupas berbagai permasalahan terkait tema yang sudah sedikit dipaparkan di atas. Di dalamnya menerangkan tiap bahasan terkait dengan menyertakan dalil-dalilnya dari al-Qur-an dan as-Sunnah, pun menukilkan pendapat dari para ulama sebagai pendukung nash tersebut.

Hadits-hadits yang di jadikan dalil hanya yang dinilai shahih, bukan yang dianggap dhaif. Pasalnya, hadits shahih sudah lebih dari cukup hingga tidak perlu lagi mencantumkan hadits dhaif. Sungguh, milik Allah semata segala pujian dan karunia.

Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Format Cover Softcover
ISBN 978-602-9183-57-3
Judul Asli Jarayanul Hasanat ba’dal Mamat
Judul Buku Amalan Penghibur di Alam Kubur : 32 Jenis Amal Jariyah dan Amal Lain yang Bermanfaat bagi Orang yang Telah Meninggal
Jumlah Halaman 104 hlm
Penerbit / Publisher Pustaka Imam Syafii
Penulis Syaikh Fahd bin Abdurrahman Asy Syuwaib
Ukuran Fisik Buku Buku ukuran sedang 14.5 x 20.5 cm