• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku
Pustaka Imam Syafii Hanya Untukmu Anakku : Panduan lengkap pendidikan Anak sejak dalam kandungan Hingga Dewasa Penulis : Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah, Tahqiq: Syaikh Salim bin Ied Al Hilali; Penerbit : Pustaka .. Product #: PIS-00065 Regular price: Rp 140.000 Rp 140.000

Hanya Untukmu Anakku : Panduan lengkap pendidikan Anak sejak dalam kandungan Hingga Dewasa

      Anak keturunan merupakan salah satu karunia yang dianugerahkan oleh Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala-. Allah memerintahkan kedua orang tua untuk mensyukuri, merawat, dan menjaganya agar mereka menjadi kekayaan yang baik bagi mereka di dunia dan simpanan pahala di akhirat. Oleh karena itu, orang yang cerdas akan berusaha mengutamakan hal tersebut dan memberikan perhatian yang cukup berupa kesungguhan (dalam membina mereka). Itu semua dicapai dengan menghubungkan kehidupan sang anak dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah -Sholallahu Alaihi Wassalam-  serta perjalanan hidup para ulama Salafus Shalih, agar tumbuh berkembang dalam naungan syari'at Islam dalam setiap tingkatan perkembangan hidupnya dan terbiasa mengerjakan ketaatan pada fase-fase usianya hingga ia memiliki kepribadian yang stabil dan komprehensif.

        Sungguh, syari'at Islam mencakup semua faktor pembentukan kepribadian tersebut. Manakala seseorang melihat dengan seksama, ia pasti menemukan bahwa dari sekian banyak agama dan aturan tidak ada satu pun yang dapat menandingi syari'at Islam, baik dahulu maupun sekarang.
    Ketahuilah, bahwa anak keturunan merupakan ungkapan jeritan hati yang terus bergetar. Hal ini sesuai dengan fitrah setiap manusia. Adalah Nabi Zakariya -Alaihissalam-  yang tulangnya telah lemah dan rambutnya sudah beruban, hatinya menjerit di saat usianya telah senjaa. Sebagaimana firman-Nya:
"(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rabmat Rabbmu kepada hamba-Nya, Zakariya, yaitu tatkala ia berdo'a kepada Rabbnya dengan suara yang lembut. la berkata: 'Ya Rabbku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdo'a kepada Engkau, ya Rabbku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawali-ku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya'qub; dan jadikanlah ia, ya Rabbku, seorang yang diridhai.' Hai Zakariya, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia." (QS. Maryam: 2-7)

     Betapa pun banyak harta dunia dimiliki seorang hamba, belumlah mencukupi kehidupannya daripada kehadiran seorang anak. Lihatlah Fir'aun—Raja Mesir—dan permaisurinya, ia menguasai seluruh penjuru negeri Mesir beserta perbendaharaan sungai (Nil) dan istananya yang megah. Namun, keduanya masih membutuhkan kehadiran seorang anak. Renungilah dengan seksama ratapan sang permaisuri ketika dihadapkan kepadanya seorang bayi, Musa -Alaihissalam- , sebagaimana diinformasikan oleh Alloh Azza Wa Jalla dalam firman-Nya:
"Dan berkatalah isteri Firaun: '(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak', sedang mereka tiada menyadari." (QS. Al-Qashash: 9)

      Perhatikan pula dialog seorang Perdana Menteri Mesir kepada isterinya (pada masa Nabi Yusuf -Alaihissalam- ), seperti yang tertuang dalam firman-Nya:
"Dan orangMesi ryang membelinya berkata kepada isterinya: 'Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak. ' Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya takbir mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya." (QS. Yusuf: 21)
     Oleh karena itulah, kemuliaan kehidupan dan perhiasan dunia adalah dengan adanya harta dan anak, firman-Nya:
"Harta. dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalih adalah lebih baik pahalanya di sisi Rabbmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. " (QS. Al-Kahfi: 46)

     Islam memberikan porsi perhatian yang cukup besar terhadap pemeliharaan dalam setiap fase perkembangan hidup seorang anak. Di mulai dari masa pembentukan janin di dalam kandungan, masa menyusui, masa kanak-kanak, masa remaja hingga masa dewasa. Kebutuhan-kebutuhan fitrah dirinya merupakan aspek terpenting yang harus mendapatkan perhatian dan pemeliharaan, sehingga hak-haknya terpenuhi dengan baik dan setiap fase perkembangan hidupnya terjaga dan terpelihara. Pasalnya, fitrah manusia menyukai rasa kasih sayang. Dan, itu tidaklah terjadi kecuali pada tipe manusia yang menyadari hakikatnya dan ingin menyempurnakan kehidupannya dan harapan-harapannya di masa mendatang. Oleh karenanya, Nabi Zakariya -Alaihissalam- ; memanjatkan do'anya yang tetap terukir abadi hingga akhir zaman, diabadikan dalam kitab yang mulai Al Quran:
"Dan (ingatlah kisah) Zakariya, tatkala ia menyeru Rabbnya: 'Ya Rabbku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang paling baik.'" (QS. Al-Anbiyaa': 89)

      Dalam rangka mewujudkan itu semua, setiap anak memerlukan seseorang yang membantu perkembangan dirinya, pemeliharaan fitrahnya, dan pemenuhan segala kebutuhan dirinya dengan baik. Di samping itu juga kondisi lingkungan yang tepat dan sesuai dalam pergaulannya dan perkembangan psikologisnya serta pembinaan dirinya dengan pendidikan yang baik.
     Dengan demikian, seorang pendidik dan pembina yang sukses adalah yang memahami dengan baik berbagai aspek hukum pendidikan anak, agar ia berhasil dalam aktivitasnya dan beruntung dalam usahanya. Di samping itu, secara khusus seorang pendidik merupakan pusat percontohan dan suri teladan, yang setiap generasi melihatnya sebagai pembina dan penasihatnya.

       Inilah terjemah kitab Tuhfatul Mauduud fii Ahkaamil Mauluud, karya Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah -rahimahulloh- , ditahqiq oleh Syiakh Salim bin Ied Al Hilali Diperuntukkan kepada semua orang tua dan para pendidik yang sangat membutuhkan pengetahuan tentang metodologi pendidikan dan peningkatan mutu perkembangan anak dengan sistem pendidikan yang benar. Buku ini diperlukan oleh setiap orang yang telah diberikan karunia anak oleh Alloh -Subhanahu Wa Ta'ala- atau orang yang diminta oleh Allah untuk merawatnya. Materi-materi yang ada di dalamnya sangat menarik dan begitu berharga, dalil-dalinya berasal dari al-Quran dan as-Sunnah serta atsar Salafush Shalih, bukti-buktinya diambil dari hasil uji coba dan penelitian mendalam terhadap kehidupan keluarga. Penulis menyebutkan semua perkara yang terkait dengan kelahiran seorang anak manusia. Dimulai dari masa kelahirannya ke alam dunia hingga ia menetap di alam akhirat.

Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Format Cover Hardcover
ISBN 978-602-8062-61-9
Judul Asli Tuhfatul maudud bi ahkamil maulud
Judul Buku Hanya Untukmu Anakku : Panduan lengkap pendidikan Anak sejak dalam kandungan Hingga Dewasa
Jumlah Halaman 561 hlm
Penerbit / Publisher Pustaka Imam Syafii
Pentahqiq Salim bin Ied Al Hilali
Penulis Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah
Ukuran Fisik Buku Buku Ukuran Sedang 17 x 24 cm