• Hotline: (+62) 819.2469.325
Kategori Buku

fatwa-fatwa-jual-beli

Islam adalah agama sempurna yang menitikberatkan pada masalah 'aqidah dan syari'ah. Sebagaimana ia menjelaskan hubungan antara hamba dan Rabbnya, hubungan antara Rabb dan hamba serta adab-adabnya, ia juga menjelaskan berbagai macam aturan hidup, termasuk di dalamnya muamalah dan sistem perekonomian, khususnya jual beli, bagaimana ketika mereka di pasar, di toko, bercocok tanam dan lain sebagainya. Tidak ada sesuatu pun yang mereka butuhkan dalam kehidupan melainkan telah dijelaskan secara sempurna, dengan aturan yang adil dan susunan yang baik. Sebagian manusia saling membutuhkan dengan sebagian lainnya dalam kehidupan ini, karena manusia merupakan makhluk sosial.
Karenanya, harus ada aturan yang adil, yang mengatur cara bermuamalah dan jual beli. Yang menjelaskan jual beli yang dibolehkan dan yang dilarang, tempat jual beli, jenis barang yang diperjualbelikan, syarat-syarat jual beli, dan ketentuan lainnya berdasarkan al-Qur-an, as-Sunnah, ijma', dan sesuai dengan pemahaman ulama Salafus Shalih. Jika tidak, anarkisme akan muncul di mana-mana, keserakahan dan kejahatan akan menyebar luas, dan tumbuhlah sistem perekonomian yang tidak menentu yang dapat merusak tatanan kesejahteraan manusia, serta kerusakan lainnya.
Aturan-aturan dari Rabb Yang Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana ini mengandung penjelasan bahwa Islam mendorong agar manusia bekerja dan mencintai pekerjaan dengan berbagai macam profesi yang yang dibolhnkan, sebagai upaya untuk menjaga jiwa dan memakmurkan alam ini.
Alloh Azza Wa Jalla berfirman:
Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kalian di muka dan carilah karunia Allah. “ (QS. Al-Jumu'ah: 10)
Dan Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba (Al-Baqarah: 275)
Al-Hasan al-Bashri -rahimahulloh-  berkata:
“Pedagang yang yang dapat dipercaya lagi jujur akan dihimpun pada hari kiamat bersama shiddiqin dan syuhada " (Mushannaf lbnu Abi Syaibah :IV/555 nomor 23089).
Dan Berbagai nash yang senada banyak sekali.
       Dengan hukum-hukum di atas Islam menetapkan muamalah, jual beli dan adab-adabnya. Juga memberikan hak kepada setiap orang yang berhak secara adil dan mengarahkan setiap orang menuju  pekerjaan yang sesuai dengan tabiatnya, dalam rangka memakmurkan alam  ini dengan berbagai jalan kehidupan yang dibolehkan.
     Untuk memahami lebih luas tentang itu prinsip jual beli dan adab nya dalam Islam, inilah buku yang mengupas tentang muamalah dalam jual beli : Fatwa-Fatwa Jual Beli, ,hasil  terjemah dari kitab  Fataawaa al-Lajnah ad-Daa~imah lilBuhuuts al-Ilmiyyah wal iftaa' (Komite Tetap Kajian Ilmiah dan Pemberian Fatwa) yang diketuai asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baaz, dan anggotanya adalah para masyayikh: 'Abdullah bin Ghudayan, 'Abdurrazzaq 'Afifi, Shalih al-Fauzan, 'Abdul cAziz Alusy Syaikh, Bakr Abu Zaid, dan ' Abdullah bin Qu'ud.
     Buku ini merupakan kumpulan bahwa yang ditulis dengan sistematis dan cermat oleh asy-Syaikh Ahmad bin 'Abdurrazzaq ad-Duwaisy, yang dihimpun dalam bentuk tanya jawab tentang persoalan-persoalan sistem jual beli yang berkembang di masyarakat di abad moerdn ini , dari kartu kredit, gadai,  bank konvensional maupun syariah, dan tabungan nya ,  berdagang valuta asing,simpan pinjam , bursa efek, penanam modal dan lain nya yang ditanyakan para muslimin zaman sekarang pada para Ulama tersebut.
     Manfaat yang dapat kita peroleh dari buku ini ialah bisa memahami kaidah yang sangat penting yang ditetapkan oleh para ulama besar dalam bermuamalah, memberikan batasan muamalah dalam transaksi jual beli yang dibolehkan, dan memahami batasan-batasan muamalah dalam praktek jual beli yang diharamkan. Semua cabang-cabangnya kembali ke kaidah asal tersebut. Kaidahnya: Hukum asal dalam muamalah, praktek jual beli berbagai jenis perniagaan dan mata pencaharian ialah halal dan diperbolehkan, kecuali apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya. Selain itu kita dapat mengetahui keluwesan syariat dan keluasannya, relevansinya untuk setiap waktu dan tempat serta segala perkembangannya, juga sesuai dengan tuntutan manusia dan kemaslahatannya.
Ini merupakan prinsip hukum yang besar, yang pijakannya adalah keadilan dan memperhatikan kemaslahatan manusia seluruhnya. Berdasarkan prinsip-prinsip agung yang diuraikan dalam buku ini, dapat diketahui bahwa muamalah dalam jual beli tidak dapat dikeluarkan dari mubah kepada haram kecuali jika ada sesuatu yang diperingatkan, misalnya karena menjurus kepada kezhaliman terhadap salah satu pihak, berupa riba, kedustaan, penipuan dengan berbagai ragamnya, ketidaktahuan dan pengecohan dengan segala jenisnya. Semua itu adalah contoh kezhaliman terhadap salah satu pihak. Inilah gambaran secara globalnya. Insya Allah uraian lebih luasnya dapat pembaca temukan dalam buku yang mudah dicermati ini di setiap babnya.

 

Pemberi fatwa : Komite Tetap Kajian Ilmiah dan Pemberian Fatwa yang diketuai asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baaz, dan anggotanya adalah para masyayikh: 'Abdullah bin Ghudayan, 'Abdurrazzaq 'Afifi, Shalih al-Fauzan, 'Abdul Aziz Alusy Syaikh, Bakr Abu Zaid, dan ' Abdullah bin Qu'ud

Detail Info Buku
Bahasa Indonesia
Format Cover hardcover
ISBN 979-3536-51-9
Judul Asli Fataawaa al-Lajnah ad-Daa~imah lilBuhuuts al-Ilmiyyah wal iftaa' : Kitab Al Buyu’
Judul Buku Fatwa-Fatwa Jual Beli
Jumlah Halaman 576 hlm
Penerbit / Publisher Pustaka Imam Syafii
Penyusun Syaikh Ahmad bin 'Abdurrazzaq ad-Duwaisy
Ukuran Fisik Buku buku ukuran sedang 17x24cm